Comments
Timelines
Contact
Social Media
Timeline Cover
Showing posts with label Kristen (Teologika Biblika). Show all posts
Showing posts with label Kristen (Teologika Biblika). Show all posts

Tuesday, April 10, 2018

Alkitab Dan Sains Tuesday, April 10, 2018

Alkitab dan Sains

Tuesday, February 6, 2018

Masalah Seputar Perjanjian Baru Tuesday, February 6, 2018

Perjanjian Baru (bahasa Yunani Koine: Ἡ Καινὴ Διαθήκη, HÄ“ Kainḕ DiathḗkÄ“), atau biasa disingkat PB, merupakan bagian utama kedua kanon Alkitab Kristen, yang bagian pertamanya adalah Perjanjian Lama (PL) yang utamanya didasarkan pada Alkitab Ibrani. Perjanjian Baru berbahasa Yunani ini membahas ajaran-ajaran dan pribadi Yesus, serta berbagai peristiwa dalam Kekristenan pada abad ke-1. Umat Kristen memandang PB bersama-sama dengan PL sebagai kitab suci. PB (baik sebagian maupun secara keseluruhan) telah seringkali menyertai penyebaran agama Kristen di seluruh dunia. Selain itu PB juga dianggap mencerminkan dan berfungsi sebagai suatu sumber bagi moralitas dan teologi Kristen. Berbagai frase dan bacaan yang diambil langsung dari PB juga dimuat (bersama dengan bacaan-bacaan dari PL) ke dalam beragam liturgi Kristen. PB telah mempengaruhi berbagai gerakan keagamaan, filosofis, dan politik dalam dunia Kristen.

Perjanjian Baru merupakan sebuah antologi, yakni koleksi karya-karya Kristiani yang ditulis dalam bahasa Yunani yang umum digunakan pada abad pertama, pada waktu yang berbeda-beda oleh berbagai penulis yang adalah murid-murid Yahudi pertama kali dari Yesus. Dalam hampir semua tradisi Kristen masa kini, PB meliputi 27 kitab. Teks-teks aslinya dituliskan pada abad pertama dan mungkin abad kedua Era Kristen, dan secara umum diyakini tertulis dalam bahasa Yunani Koine, yang mana merupakan bahasa umum (lingua franca) di Mediterania Timur mulai dari masa Penaklukan Aleksander Agung (335–323 SM) sampai evolusi dari bangsa Yunani Bizantium (kr. 600 M). Semua karya yang pada akhirnya tergabung dalam PB ini tampaknya dituliskan paling akhir kr. 150 M, dan beberapa akademisi menganggapnya tidak lebih dari 70 M atau 80 M.

Koleksi teks-teks terkait seperti surat-surat dari Rasul Paulus (suatu koleksi utama yang telah ada pada awal abad ke-2) dan Injil kanonik dari Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes (ditegaskan oleh Ireneus pada akhir abad ke-2 sebagai Keempat Injil) secara bertahap bergabung dengan karya tunggal dan koleksi lainnya dalam beragam kombinasi yang berbeda untuk membentuk berbagai kanon Kitab Suci Kristen. Seiring berjalannya waktu beberapa kitab yang diperdebatkan seperti Kitab Wahyu dan beberapa Surat-surat Umum dimasukkan ke dalam kanon, yang mana pada awalnya karya-karya ini tidak dianggap sebagai Kitab Suci. Karya-karya lainnya yang pada awalnya dianggap sebagai Kitab Suci, seperti 1 Klemens, Gembala Hermas, dan Diatessaron, tidak dimasukkan dalam kanon Perjanjian Baru. Kanon Perjanjian Lama tidak sepenuhnya seragam di antara semua kelompok Kristen utama seperti Katolik Roma, Protestan, Ortodoks Yunani, Ortodoks Slavia, dan Ortodoks Armenia. Namun demikian kanon Perjanjian Baru yang berisikan 27 kitab ini, setidaknya sejak Abad Kuno Akhir, telah diakui hampir secara universal dalam Kekristenan (lihat: Perkembangan kanon Perjanjian Baru).

Perjanjian Baru memuat:
  • empat narasi kehidupan, ajaran, kematian, dan kebangkitan Yesus, disebut "Injil" (atau "kabar baik");
  • sebuah narasi tentang pelayanan para Rasul dalam Gereja perdana, disebut "Kisah Para Rasul", dan mungkin ditulis oleh penulis yang sama seperti Injil Lukas;
  • dua puluh satu surat, disebut juga "epistola" dari bahasa Yunani epistole, yang dituliskan oleh berbagai penulis, memuat penanganan konflik, pengajaran, nasihat, dan doktrin Kristiani;
  • suatu Apokalipsis, yakni Kitab Wahyu, yang mana merupakan sebuah kitab nubuat, memuat beberapa petunjuk kepada tujuh jemaat setempat di Asia Kecil, tetapi kebanyakan mengandung semiotika kenabian tentang akhir zaman.

Kitab-kitab
Dalam naskah-naskah kuno sampai abad ke-5, kitab-kitab ini terbagi atas 4 bagian, untuk memudahkan penggunaan, di mana kitab Kisah Para Rasul selalu digabung dan ditempatkan sebelum Surat-surat Am (atau Surat-surat Umum).

Beberapa catatan terkait kitab Perjanian Baru yang tersedia di blog ini antara lain adalah seperti dalam daftar di bawah ini.

[Sumber: Wikipedia - Baca Selengkapnya]
INJIL

Kisah Para Rasul

Surat Surat Para Rasul

Kitab Kitab Apokalipsis


Monday, February 5, 2018

Masalah Seputar Perjanjian Lama Monday, February 5, 2018

Perjanjian Lama adalah bagian pertama dari Alkitab Kristen, yang utamanya berdasarkan pada Alkitab Ibrani, berisikan suatu kumpulan tulisan keagamaan karya bangsa Israel kuno. Bagian ini merupakan pasangan dari Perjanjian Baru, bagian kedua dari Alkitab Kristen. Terdapat variasi kanon Perjanjian Lama di antara Gereja-gereja Kristen; kalangan Protestan dan Orang Suci Zaman Akhir hanya menerima kitab-kitab yang terdapat dalam kanon Alkitab Ibrani, yang mana terbagi dalam 39 kitab, sedangkan kalangan Katolik Roma, Ortodoks Timur, dan Ortodoks Oriental menerima sekumpulan tulisan dengan jumlah yang sedikit lebih banyak.

Perjanjian Lama terdiri dari banyak kitab berbeda yang ditulis, disusun, dan disunting oleh berbagai penulis selama kurun waktu berabad-abad. Alkitab Ibrani merupakan dasar dari Perjanjian Lama Kristen, namun tidak ada kejelasan sepenuhnya pada titik mana parameter-parameter dari Alkitab tersebut ditetapkan. Beberapa akademisi mengajukan pendapat bahwa kanon Alkitab Ibrani ditetapkan pada sekitar abad ke-3 M, atau bahkan setelahnya.

Semua kitab dalam Perjanjian Lama ditulis sebelum kelahiran Yesus, yang mana 97% isinya ditulis dalam bahasa Ibranidan sisanya dalam bahasa Aram. Kitab-kitab Perjanjian Lama secara umum dapat dibagi menjadi beberapa bagian:

  1. Kelima kitab pertama atau Taurat (Pentateukh, Torah)
  2. Kitab sejarah yang menceritakan sejarah bangsa Israel sejak penaklukan Kanaan sampai pembuangan ke Babilonia
  3. Kitab puisi dan hikmat yang dalam beragam bentuknya berhubungan dengan masalah kebaikan dan kejahatan di dunia ini
  4. Kitab nubuat atau para nabi yang berisi peringatan-peringatan terkait konsekuensi jika berpaling dari Allah.

Perjanjian Lama berisikan 39 (Protestan), 46 (Katolik), atau lebih (Ortodoks dan lainnya) kitab-kitab yang secara luas terbagi dalam Taurat, kitab sejarah, kitab hikmat, dan kitab para nabi.

Beberapa catatan terkait kitab Perjanian Lama yang tersedia di blog ini antara lain adalah seperti dalam daftar di bawah ini.

[Sumber: Wikipedia - Baca Selengkapnya]
Masalah Seputar Perjanjian Lama


Thursday, February 1, 2018

Kitab Kitab Apokripa Thursday, February 1, 2018

Apokripa Alkitab

Apokrif (atau dalam bahasa Inggris Apocrypha) berasal dari kata apokryphos dalam bahasa Yunani, artinya rahasia, tersembunyi atau tidak kanonik. Dengan demikian, istilah ini merujuk kepada tulisan-tulisan yang diragukan keasliannya.

Istilah apokrif biasanya digunakan oleh Gereja Kristen Protestan untuk merujuk kepada kitab-kitab yang dianggap tidak kanonik, tidak termasuk ke dalam kanon Perjanjian Lama ataupun Perjanjian Baru. Contohnya adalah kitab 1 dan 2 Makabe, Tobit, Yudit, Hikmat Salomo, Ecclesiasticus, Barukh, dan tambahan kitab Esther dan Daniel.

Deuterokanonika

Untuk kitab-kitab yang dipandang sebagai Apokrif dalam Perjanjian Lama oleh Kristen Protestan, istilah yang umum digunakan sekarang adalah Deuterokanonika, artinya kanon yang kedua, atau kanon yang kurang begitu penting. Meskipun dianggap kurang begitu penting, kitab-kitab di dalam "Deuterokanonika" tetap bermanfaat karena memberikan banyak informasi mengenai tradisi hikmat dan sejarah Yahudi sekitar masa pembuangan di Babel hingga menjelang kelahiran Yesus.

Namun dalam Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks Timur, Deuterokanika tetap termasuk dalam Kanon Alkitab sejak awal. Kristen Protestan memandang kitab-kitab Deuterokanonika sebagai apokrif sejak terjadinya Reformasi Protestan.

Istilah Deuterokanonika juga digunakan dalam Alkitab bahasa Indonesia yang diterbitkan bersama oleh Lembaga Alkitab Indonesia dan Lembaga Biblika Indonesia
Kitab Kitab Apokripa


Saturday, October 29, 2016

Masalah Seputar Surat Surat (Epistel) Para Rasul Saturday, October 29, 2016

.
Masalah Seputar Surat Surat (Epistel) Para Rasul

Monday, October 10, 2016

Kitab Apokalipsis Monday, October 10, 2016

Sastra apokaliptik adalah jenis tulisan mengenai penyataan Ilahi yang berasal dari masyarakat Yahudi kurang lebih antara tahun 250 SM dan 100 M yang kemudian diambil alih dan diteruskan oleh Gereja Kristen.
Kitab Apokalipsis

Contact Form

Name

Email *

Message *