Comments
Timelines
Contact
Social Media
Timeline Cover
Showing posts with label Riwayat. Show all posts
Showing posts with label Riwayat. Show all posts

Friday, October 14, 2016

Riwayat Para Imam Ulama Hadits Friday, October 14, 2016

Ahlul Hadits, atau ulama ahli hadits adalah orang-orang atau golongan yang dalam menetapkan hukum berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan hadits Nabi Muhammad Shallahu'alaihi wassalam. Mereka juga umum disebut golongan Atsari, tradisionalis dan Hanbali (berkaitan tapi tidak selalu sama dengan mazhab Hanbali di ranah fiqih). Istilah ini timbul pada masa ke dua dari sejarah pembinaan hukum Islam, dimulai sejak wafatnya Rasulullah dan diakhiri pada pertengahan abad ke-2 Hijriyah. Masa ini dinamai pula dengan periode sahabat.

Dalam menetapkan hukum, sebagiaan para sahabat Nabi dan pengikutnya membatasi diri pada sumber hukum yang terdiri dari Al-Quran dan Hadits. Mereka berpegang teguh pada dalil naqli (Al-Qur’an dan Hadits) untuk memurnikan ajaran Islam dari masukknya sumber-sumber yang tidak jelas. Adapun jika suatu permasalahan tidak memiliki dalil, maka mereka akan menggunakan ijtihad dan juga qiyas yang tentunya memiliki syarat-syarat yang ketat sebagai bentuk kehati-hatian ekstra dalam membuat cabang hukum baru.

Sejak jaman Rasulullah SAW hingga kini, diperkirakan ada ratusan, ribuan, bahkan mungkin jutaan penghafal hadits yang tersebar di seluruh dunia, dan boleh jadi beberapa di antaranya masih hidup di antara kita sekarang ini. Tidak sedikit di antara para penghafal tsb yang semasa hidupnya sempat menyusun riwayat hadits-hadits Rasulullah SAW ke dalam berbagai kitab sebagaimana yang dewasa ini kita kenal sebagai kitab-kitab Sirah yang masyhur.

Kendati demikian, seiring dengan berjalannya waktu dan sejarah hadits-hadits itu sendiri, dewasa ini kita hanya mengenal beberapa orang saja di antara mereka sebagai para imam yang periwayatan haditsnya diyakini kredibel dan menjadi rujukan utama bagi mayoritas umat Islam di seluruh dunia.
 
Di antara Para Imam Ahlul Hadits tsb adalah sbb:  
Riwayat Para Imam Ulama Hadits


Monday, July 25, 2016

Para Sahabat Monday, July 25, 2016

Tidak semua teman dari Nabi Muhammad SAW dapat disebut sebagai sahabat Nabi. Definisi dari sahabat Nabi Muhammad seringkali salah tafsir karena banyak yang mengira bahwa dengan mengenal saja sudah cukup untuk menjadi sahabat Nabi.

Dalam buku"Al-Iṣābah fī Tamyīz al-Ṣaḥābah", Ibnu Hajar al-Asqalani (w. 852H/1449M) dijelaskan maksud 'sahabat Nabi' adalah orang yang sudah pernah berjumpa langsung. Selain itu, orang-orang yang menjadi sahabat Nabi ini sudah lebih dulu hidup bersamanya sampai ikut berhijrah serta turut berjuang dan bukan hanya sesekali menemui Nabi.

Ada banyak nama yang telah ditetapkan sebagai sahabat Nabi Muhammad. Mereka diketahui dari berbagai kasta dan mazhab tertentu. Nama-nama sahabat Nabi Muhammad akan dibahas dalam artikel ini. Mereka yang menjadi sahabat Nabi merupakan orang-orang adil dan sudah disebut namanya oleh Allah dalam Alquran, serta mendapat pujian di beberapa surah Alquran.

Kelompok Sahabat Nabi
Sahabat Nabi merupakan orang-orang adil dan sudah disebut namanya oleh Allah dalam Al-Quran. Menurut imam ulama hadis yaitu Al-Hakim yang menyusun kitab Al-Mustadrak pada zamannya menjelaskan, bahwa kelompok sahabat Nabi terdiri atas 12 kelompok yaitu:
  • Sahabat Khulafa'ur Rasyidin
  • Sahabat yang Masuk Islam di Mekkah
  • Sahabat yang Ikut Berhijrah
  • Sahabat Kaum Anshar dalam Bai'at Aqabah Pertama
  • Sahabat Kaum Anshar dalam Bai'at Aqabah Kedua
  • Sahabat Kaum Muhajirin
  • Sahabat dalam Perang Badar
  • Sahabat yang Berhijrah antara Perang Badar dan Perjanjian Hudaibiyyah
  • Sahabat yang Ikut Baiat Ridwan
  • Sahabat yang Masuk Islam Pasca Perjanjian Hudaibiyyah
  • Sahabat yang Masuk Islam Pasca Fathu Mekah
  • Sahabat Anak-anak yang Melihat Nabi setelah Fathu Makkah


Bahkan, ada tiga kasta tertentu dengan status istimewa atau yang lebih tinggi dan diperkirakan jumlahnya lebih dari seratus, yaitu sahabat dengan banyak fatwa, sahabat pertengahan dalam fatwa, dan sahabat dengan sedikit fatwa.

Menurut Ka'ab bin Malik RA,nama-nama sahabat Nabi Muhammad sangat banyak dan tersebar hingga ke berbagai negara, yang terdiri dari perempuan dan laki-laki.

Penjelasan Ka'ab tersebut tertulis dalam hadis berikut:

"Dan kaum Muslimin yang saat itu beserta Rasulullah amatlah banyak, dan tidak mungkin menghimpun mereka dalam buku besar atau dokumen."


[Hadis Riwayat Al-Bukhari (4418) dan Imam Muslim (2769), dan Al-Hafidh Abu Zar'ah (Guru dari Imam Muslim) mengatakan jumlah sahabat Nabi mencapai 114.000 orang. Diriwayatkan Al-Khuthaib Al-Baghdadi di kitab Al-Jami (2/293)]


Karena jumlahnya yang banyak, urutan dari nama sahabat Nabi tersebut tidak dapat dirinci satu per satu. Beberapa di antaranya sempat ditulis Ibnu Hisyam yaitu seseorang yang memperbaiki biografi Muhammad. Ibnu menulis 40 nama pemeluk Islam pertama (as-sabiqun al-awwalun) yaitu:
 
  1. Khadijah binti Khuwailid
  2. Zaid bin Haritsah
  3. Ali bin Abi Thalib
  4. Abu Bakar Al-Shiddiq
  5. Bilal bin Rabah
  6. Ummu Aiman
  7. Hamzah bin Abdul Muthalib
  8. Abbas bin Abdul Muthalib
  9. Abdullah bin Abdul-Asad
  10. Ubay bin Ka'ab
  11. Abdullah bin Rawahah
  12. Abdullah bin Mas'ud
  13. Mus'ab bin Umair
  14. Mua'dz bin Jabal
  15. Aisyah
  16. Umar bin Khattab
  17. Utsman bin Affan
  18. Arwa' binti Kuraiz
  19. Zubair bin Awwam bin Khuwailid
  20. Abdurrahman bin Auf
  21. Sa'ad bin Abi Waqqas
  22. Thalhah bin Ubaidillah
  23. Abdullah bin Zubair
  24. Miqdad bin Aswad
  25. Utsman bin Mazh'un
  26. Sa'id bin Zaid
  27. Abu Ubaidah bin al-Jarrah
  28. Waraqah bin Naufal
  29. Abu Dzar Al-Ghiffari
  30. Umar bin Anbasah
  31. Sa'id bin Al-Ash
  32. Abu Salamah bin Abdul Asad
  33. Abu Abdillah al-Arqam bin Abi al-Arqam
  34. Yasir bin Amir
  35. Ammar bin Yasir
  36. Sumayyah binti Khayyat
  37. Amir bin Fuhairah
  38. Ja'far bin Abi Thalib'
  39. Khabbab bin 'Art
  40. Ubaidah bin Harits
  41. Ummu al-Fadl Lubaba
  42. Shafiyyah binti Abdul Muthalib
  43. Asma' binti Abu Bakar
  44. Fatimah bin Khattab
  45. Suhayb Ar-Rummi
  46. Qudamah bin Mazh'Jun

40 nama tersebut memang tidak berurutan karena secara pribadi mereka memiliki sejarah perjalanan masing-masing dalam memeluk agama Islam. Kemudian, keempatpuluh orang itu juga berasal dari berbagai kaum di antaranya Muhajirin, Anshar, dan masih banyak lagi.

Bahkan profesi para pemeluk Islam pertama ini sangat beragam, mulai dari golongan orang miskin hingga kaya, budak sampai majikan.

Untuk itu, nama-nama sahabat Nabi Muhammad di atas memang tidak ditulis menyeluruh, namun mereka merupakan orang-orang terdekat Nabi yang juga mendapat jaminan surga Allah. (avd/fjr)

Riwayat beberapa di antara mereka adalah sbb:
Para Sahabat


Monday, March 21, 2016

Kisah Teladan Para Nabi Dan Rasul Allah Monday, March 21, 2016

.
Kisah Teladan Para Nabi Dan Rasul Allah


Sunday, July 25, 2010

Khulafaur Rasyidin Sunday, July 25, 2010

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga kita diatas agama yang lurus, agama yang Haq dan yang di ridhoi-Nya. “Inad-diina indal laahil islam”.

Segenap puji dan syukur diperuntukkan hanya bagi Allah ‘Azza wa alla,Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita, utusan Allah yang menjadi rahmat bagi sekalian alam, yaitu baginda Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassallam, juga kepada keluarga beliau serta seluruh umat yang setia mengikuti risalah yang dibawa oleh beliau Shalallaahu Alaihi Wassallam sampai akhir jaman.

SAHABAT-SAHABAT YANG PALING UTAMA
DAN MASA KEKALIFAHANNYA

Para pembaca rahimakumullah,
Khalifah merupakan  kedudukan yang sangat agung dan sebuah tanggung jawab yang begitu besar. Karena dengan jabatan tersebut seorang khalifah berkewajiban untuk mengurusi dan mengatur berbagai urusan kaum muslimin. Khalifah lah orang pertama yang paling bertanggungjawab dalam hal ini. Adanya khilafah ini merupakan kewajiban yang sifatnya fardhu kifayah. Sebab urusan umat manusia tidak akan terurusi dengan baik kecuali dengannya.

Imam Nawawi menerangkan bahwa yang dimaksud Khulafa’ur Rasyidin adalah para khalifah yang merupakan empat sahabat Rasulullah yang paling utama yaitu: 
  • Abu Bakar Ash Shiddiq, 
  • Umar Ibnu Khattab, 
  • Utsman bin Affan, 
  • Ali bin Abi Thalib.

Mereka adalah para khalifah yang mendapat petunjuk, yang kekhalifahan mereka diberitakan oleh Nabi shallallahu'alaihi wa sallam dengan sabdanya:

"Kekhalifan sesudahku berlangsung selama tiga puluh tahun" (Kemudian beliau menambahkan: Abu Bakar memegang pemerintahan selama 2 tahun, Umar 10 tahun, Utsman 12 tahun dan Ali 6 tahun). [1]

Setelah masa pemerintahan mereka, urusan dikuasai oleh penguasa-penguasa yang jahat sebagaimana diberitakan oleh Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam. [2]

Ash-habul Hadits menetapkan kekhalifahan Abu Bakar radhiallahu 'anhu setelah kematian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdasarkan pemilihan, kesepakatan dan pendapat mereka yang kompak.
    Mereka menyatakan:
    "Kalau Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah meridhai Abu Bakar untuk urusan agama maka kami ridha kalau Abu Bakar mengurusi permasalahan dunia bagi kami" (Yakni Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengambil pengganti untuk mengimami manusia dalam shalat fardhu ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sakit dan ini merupakan urusan agama, maka kami ridha Abu Bakar sebagai pengganti Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam urusan dunia kami)."
     
    • Kemudian Kekhalifahan Umar bin Khatab yang dipilih oleh Abu Bakar dan disepakati oleh para Sahabat yang lain. Dengan kekhalifahannya itu Allah merealisasikan janji-Nya untuk meninggikan dan mengagungkan syi'ar Islam.
    • Kemudian Kekhalifahan Utsman bin Affan melalui ijma' majelis syura dan ijma para sahabat secara keseluruhan.
    • Kemudian kekhalifahan 'Ali yang dibaiat oleh para sahabat, setelah melihat bahwa 'Ali adalah yang paling berhak dan paling mulia pada masa itu untuk memegang kekhalifahan dan tidak membolehkan tindakan menentang dan menyelisihi pemerintahan beliau. Mereka adalah empat Khulafa' ar-Rasyidin yang dengannya Allah memenangkan agama-Nya, mengalahkan orang-orang kafir, dan kedudukan Islam menjadi kokoh.Allah berfirman:

    وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَ اتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ
    وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْناً

    "Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan beramal shalih bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di Bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar keadaan mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa.."(QS An-Nuur [24]:55)

    Allah juga berfirman:

    وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاء عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاء بَيْنَهُمْ

    "...dan orang-orang yang bersama dia (Rasulullah) adalah keras terhadap orang kafir tetapi berkasih sayang sesama mereka.." .....sampai kepada firman-Nya:

    كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَى عَلَى سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ

    "..yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus diatas pokoknya, tanaman itu menyenangkan hati para penanamnya karena Allah hendak membuat jengkel hati orang-orang kafir..."(QS Al-Fath [48]:29)

    Maka siapa yang mencintai mereka, berwala' kepada mereka, mendoakan dan memelihara hak mereka serta mengakui keutamaan mereka, maka ia termasuk orang-orang yang menang.

    Sebaliknya, siapa yang membenci dan mencaci mereka, menuduh kepada mereka seperti yang dituduhkan oleh orang-orang Rafidhah (syiah imamiah) dan khawarij -semoga Allah melaknat mereka-, maka ia termasuk orang-orang yang binasa.

    Catatan Kaki:
    [1]: Hadits yang di Diriwayatkan oleh Ahmad, Tirmidzi dan lainnya, dihasankan oleh Ibnu Abi 'Ashim.[2] Diriwayatkan oleh Ahmad dan lainnya dengan sanad hasan].

    Berikut beberapa catatan seputar Khulafa Ur Rasyidin:
    Khulafa Ur Rasyidin

    Tuesday, June 8, 2010

    Beberapa Tokoh Dalam Sejarah Islam Perdana Tuesday, June 8, 2010


    Berikut adalah daftar dan riwayat TOKOH ISLAM yang tersedia dalam blog ini.
    Daftar Tokoh Dalam Sejarah Islam Perdana

    Pada zamannya, Aisyah ra. yang memiliki julukan Humairah dikenal sebagai perempuan yang sangat cerdas. Begitu cerdasnya, hingga Rasulullah sendiri memberikan kepercayaannya kepadanya untuk memberikan jawaban atas sebagian dari masalah umat. Sejarah mencatat ada 1.210 hadis Rasulullah diriwayatkan oleh Aisyah ra. Dan sekitar 300 diantaranya bahkan telah diriwayatkan kembali secara bersama oleh ahli hadis Al Bukhari dan Muslim .....
    Muslimah Generasi Peradana

    Contact Form

    Name

    Email *

    Message *