Comments
Timelines
Contact
Social Media
Timeline Cover
Showing posts with label Bakul Jamu. Show all posts
Showing posts with label Bakul Jamu. Show all posts

Sunday, April 7, 2019

Kemana Hari Ketujuh Dalam QS. 7:54? Sunday, April 7, 2019



Kemana Hari Ketujuh Dalam QS. 7:54?

Judul di atas ini muncul sebagai respons saya untuk "analisis telek" Lurah Bakul Jamu yang sedang nyaru menjadi Marek Andrzej Rejniak di bawah ini:


Klik gambar di atas untuk menyimak konten original post dan komentar responden
yang menyebabkan munculnya posting "sok'sokan bahasa inggris" berikut ini.



I see you didn't do your home work at all, kid!

As the matter of fact, you have 2 ridiculous things to proof to me that they're not as ridiculous, namely:

  1. You understand English as good as your very self-proclaim, and certainly perfectly understood whatever you've copy paste from English texts into your analisis telek,
  2. You're able to find for me your claim of "missing seventh day" in the universe creation process mentioned by the Quran which lasted only in 6 periods.

I don't want to hear any more stupid excuses from you and therefore I give you another chance.
So, do yourself a favor kiddo! 

Make sure you can translate the English translation of the hadits you're talking about into bahasa Indonesia accordingly.

Ref: Asbab Al-Nuzul by Al-Wahidi

"And verily We created the heavens and the earth, and all that is between them, in six Days, and naught of weariness touched Us." [50:38].

Al-Hasan and Qatadah said: " .... bla .... bla ..... ba ......."

And of course, convince me that "YAWM" in the QS 50:38-39 are days within a week as you claimed, by showing me where the 7th day is standing in those verses.

For your info, there is no answer for such a silly question like, "apa bahasa TS gua ketinggian?" in this group.

Everybody here speaks bahasa Indonesia and obviously expects to read whatever you write in bahasa Indonesia as well.

Do I make myself clear?

So, you shall see for yourself how high actually is your self-positioning and how painful it is when you fall off from there then.

OK, that's all kid!
Remember, I'm waiting!







Sunday, October 29, 2017

Hal Ikhwal Roh Menurut Keyakinan Umat Kristen Sunday, October 29, 2017


Perhatikan SS di bawah ini. 
Ini adalah "rebuttal" dik Marek Andrzej Rejniak terhadap salahsatu TS GM yang mempertanyakan ROH menurut doktrin kristen di sini.  Menurutnya, GM harus baca penjelasannya ini supaya mengerti "ilmu tingkat tinggi" kristen tentang ROH, dan supaya GM jangan bego terus kalau sudah bicara tentang ROH yang sangat dipahami seluk-beluknya oleh semua umat Krsiten. 

Lihat TS aslinya di sini, atau klik nama pemilik TS di bawah ini.


Tanpa perlu mempersoalkan penggunaan bahasa dan pilihan kata sebagai ungkapan rasa frustrasi yang sarat dengan ad-hominem kepada GM -- sebab itu adalah bukti betapa "halusnya" AJARAN KASIH Kristen -- maka membaca tulisan ini komentar pertama saya adalah, PENJELASAN YANG LUAR BIASA!

Tapi sayangnya masih mengundang banyak tanya, paling tidak pertanyaan kofirmasi untuk setiap paparannya, sebab dik Marek sudah terlanjur menganggapnya sebagai dalil-dalil shahih tentang definisi berbagai Roh berdasarkan informasi dari kitabnya.

Dalam TS bahkan disebutkannya bahwa Al-Quran "menyontek" informasi tentang Roh dari alkitab.  Jujur saja, saya kagum dan inilah sebabnya kenapa sejak awal tadi saya sudah tidak ragu untuk menybut penjelasannya tsb sebagai hal yang luar biasa!

Dik Marek memulai penjelasannya dengan menyatakan -- jadi ini pernyataan -- bahwa Roh adalah kehidupan.  Sebelum Tuhan memulai penciptaan yang melengkapi langit dan bumi, maka yang ada hanyalah ROH ALLAH sendiri di atas air. Tidak menyebutkan dalil kitabnya, tapi kita semua bisa langsung faham yang dimaksud tentulah Kejadian 1:2 yang sudah puluhan kali dibahas di banyak grup debat dan selalu saja berakhir dengan penuh gelak tawa karena TERBUKTI merupakan ayat ERROR!

Tapi kali ini kita tidak sedang mentertawai ayat ini, melainkan lebih fokus pada pembuktian klaim "pintar" dik Marek bahwa ROH ALLAH yang melayang-layang di atas permukaan samudra itu adalah ALLAH.

Bagaimana rata-rata pengikut Paulus mengartikan ROH ALLAH adalah ALLAH?
Salahsatu dalil yang masih sangat kuat mereka imani adalah ayat Kejadian 1:2 tadi.

Di sana tertulis begini: 

Bumi belum berbentuk dan kosong ; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.

Kita bisa melihat dengan jelas bahwa rangkaian kata ROH ALLAH itu terdiri dari 2 suku kata, dan masing-masing kata sebetulnya menerangkan dirinya sendiri-sendiri sebagai dua objek yang berbeda. Yang satu adalah ROH dan yang lainnya adalah ALLAH. Artinya ROH dan ALLAH bukan ALLAH. Tapi pengikut Paulus tidak mau perduli. Pokoknya ROH ALLAH adalah ALLAH, titik!

Jadi kalau misalnya kita ganti kata ROH dalam kalimat itu dengan SENDAL JEPIT,  sehingga susunannya menjadi;

" ....... dan SENDAL JEPIT ALLAH melayang-layang di atas permukaan air",

maka umat tersesat ini akan tetap meyakini bahwa SENDAL JEPIT adalah ALLAH!

Dengan demikian, demi menjunjung tinggi nalar semua orang waras di muka bumi ini, klaim dik Marek bahwa ALLAH adalah ROH dalam "preambule" penjelasannya yang menggebu-gebu tentang ROH, terpaksa dinyatakan langsung ROBOH alias NYUNGSEP, cuma oleh sepasang sendal jepit!

Selanjutnya dik Marek menjelaskan bahwa "ternyata" ROH itu ada DUA. Yaitu ROH ALLAH dan ROH SEGALA MAKHLUK HIDUP.  Sedangkan dalam konteks ini, ROH ALLAH adalah "sumber segala roh mahluk hidup." 

Untuk menguatkan penejelasannya dia merujuk Bilangan 16:22 dan Bilangan 27:16 dalam  kitabnya sbb:

Tetapi sujudlah mereka berdua dan berkata: "Ya Allah, Allah dari roh segala makhluk! Satu orang saja berdosa, masakan Engkau murka terhadap segenap perkumpulan ini? " 

"Biarlah TUHAN, Allah dari roh segala makhluk, mengangkat atas umat ini seorang .. "

Memperhatikan dua ayat ini, maka seandainya kita tanya (sekedar untuk konfirmasi saja) bagaimanakah kitab adik kita ini mendefinisikan MAKHLUK? 

Saya yakin dia akan bingung sendiri, sebab kitabnya tidak pernah mejelaskan definisi "makhluk" seperti yang dipahami oleh umat manusia pada umumnya. Apalagi jika  kita minta kepastian, apakah Bilangan 16:22 dan 27:16 itu termasuk bicara tentang maklhluk-makhluk di sekitar kita, misalnya saja tumbuhan? 

Tumbuhan yang jelas-jelas adalah makhluk hidup, apakah menurut kitabnya juga memiliki roh?

Atau jika kita minta dia untuk menyebutkan objek-objek apa sajakah yang dimaksud sebagai "makhluk" menurut Bilangan 16:22 dan 27:16? Saya yakin dia akan ngarang bebas sebebas-bebasnya!

Sekedar referensi, umat di luar lingkar doktrin kristen mengenal definisi "makhluk" antara lain sbb:

Makhluk [makh·luk]  adalah sesuatu yang dijadikan atau yang diciptakan oleh Tuhan, seperti manusia, binatang, tumbuhan dlsb.

Contoh: 

  • Makhluk Dini (makhluk beragama): yaitu makhluk religius yang menjelaskan seorang anak manusia bukan saja makhluk jasadi, makhluk akhlaki, tetapi juga makhluk dini, 
  • Makhluk Halus: yaitu makhluk yang dianggap hidup di alam gaib yang berada di luar alam fisik, misalnya setan, jin, iblis dlsb, 
  • Makhluk  Ijtimaiah (makhluk sosial):  Makhluk  ijtimaiah berkewajiban membantu tetangga yang sedang mendapat musibah, 
  • Makhluk Rohaniah: yaitu makhluk yang tidak mempunyai nafsu, tidak memerlukan makan dan minum, bukan laki-laki dan bukan perempuan; contohnya malaikat, 
  • Makhluk Sosial: yaitu manusia yang berhubungan secara timbal-balik dengan manusia lain, 
  • Makhluk Syahsiah (makhluk individu):  yang menegaskan bahwa sebagai individu, setiap orang mempunyai kewajibannya sendiri-sendiri  terhadap Allah.

CATATAN: Jadi, untuk mengerti apa itu "makhluk" dalam konteks ini tidak perlulah melihat berbagai definisi terkait "Makhluk"  menurut ajaran Islam yang jauh lebih kompleks, tapi cukup lihat definisi "MAKHLUK" menurut KBBI saja dulu.

Nah, kembali ke masalah ROH, dik Marek menyebutkan bahwa ROH CIPTAAN mudah sekali diketahui karena dapat rusak. Segala yang dapat rusak pasti ciptaan, demikian dia menjelaskan.

Membaca ini, tentu saja pembaca terdorong untuk segera bertanya, bagaimanakah caranya kau mengetahui mana yang ROH ALLAH dan mana ROH CIPTAAN?

Jika untuk membedakan kedua Roh ini saja tidak ada satu pengikut Paulus pun yang mampu, lalu bagaimana pula caranya kau dapat membuktikan bahwa ada roh ciptaan yang rusak?

Dengan penuh percaya diri dia "mencontek" apa yang dia pikir adalah ajaran Islam, bahwa Roh yang bisa rusak ini adalah Nyawa. Ya! Dia mengartikan Roh Ciptaan Allah sebagai nyawa! Artinya, harap dicatat! Paparannya tentang roh sudah bergeser menjadi nyawa!

Dan hebatnya, merujuk ayat Imamat berikut ini dia menegaskan BUKTI bahwa nyawa manusia ada dalam darahnya.

Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa. 

Ini dikuatkannya dengan penjelasan lebih pede lagi, bahwa untuk membuktikannya, dia menyarankan; "cobalah habiskan darahmu!"  karena jika manusia kehabisan darah, maka dipastikan dia akan mati!

Tentu saja! Dan tentang "mati kehabisan darah" ini tidak perlu alkitab untuk menjelaskannya, sebab setiap paramedis, apalagi Medikal Dokter, pasti dapat menjelaskannya dengan sangat rinci!

Rupanya adik kita ini sama sekali tidak menyadari FAKTA bahwa di atas penjelasannya itu, sejak jaman Adam dulu hingga hari ini, ada jutaan, bahkan milyaran manusia yang mati tanpa perlu mengeluarkan setetes darahpun dari tubuhnya. Artinya, manusia-manusia ini mati karena menurut Allah, Sang Penciptanya, memang sudah saatnya mereka harus mati!

Dan kalau dik Marek mengira penjelasannya tentang "Roh yang bergeser menjadi Nyawa" tadi berasal dari ajaran Islam, maka berbeda dengan angan-angannya, sesungguhnya Islam punya "logical explanation" tersendiri kenapa dan bagaimana prosesnya sehingga seorang manusia yang tadinya hidup kemudian mati. Sama sekali berbeda dengan apa yang diimani oleh umat Paulus!

Ini membuktikan bahwa "bergesernya" penjelasan adik kita tentang Roh yang berobah menjadi nyawa tadi, apalagi dengan mengandalkan dalil Imamat 17:11, praktis JEBOL, alias NYUNGSEP, karena tidak sesuai dengan kenyataan!

Kita lanjut ke wilayah yang lebih menakjubkan lagi, yaitu dimensi dunia ghaib, di mana semua jenis "makhluk halus" seperti Malaikat, Iblis, Jin, Setan, dan "hantu belau" lainnya hidup dan menjalankan segala aktifitasnya sehari-hari.

Dik Marek menjelaskan bahwa karena "makhluk halus" ini tidak memiliki darah, daging, dan tubuh sebagai wadah, maka yang tinggal ya, cuma rohnya doang! Artinya, semua makhluk halus ini dipastikannya BERWUJUD ROH! Itu sebabnya kenapa tidak dapat dilihat oleh manusia.

Sekali lagi adik kita luput memperhitungkan bahwa penjelasannya ini pasti mengundang pertanyaan sangat krusial seperti yang sejak awal tadi sebetulnya sudah ditanyakan oleh pemirsa;

"Jika kau tak kuasa melihat wujud masing-masing makhluk halus ini, lantas bagaimana pula caranya kau bisa membedakan mana Iblis, mana Malaikat, mana Jin, mana Setan, dan mana hantu belau lainnya? 

Jelas ini akan sangat sulit untuk dijawab, bukan saja oleh dik marek, tapi oleh 10 orang pendeta sekalipun! Kenapa? Karena kitab mereka tidak menjelaskan apa-apa tentang ini!

Sekali lagi, sangat jauh berbeda dengan Al-Quran yang membekali umat Islam dengan pengetahuan cukup tentang ini.

Dengan demikian, penjelasan dik Marek tentang wujud "maklhluk halus" bergenre Malaikat, Iblis, Jin, Setan, dan "hantu belau" lainnya dianggap GAGAL TOTAL, alias NYUNGSEP, karena tidak dapat bergeser lebih jauh lagi dari stigma konyol bahwa wujud mereka adalah Roh!

Masih berbekal segala dalil NYUNGSEP tadi, adik kita ini nekad melanjutkan penjelasannya dengan "promosi gila" bahwa kalau kita menerima Yesus sebagai Tuhan, maka Roh kita yang konon katanya tercemar akan dibersihkan, tapi entah oleh siapa!

Jadi ceritanya balik lagi dari yang tadinya sempat locat ke Nyawa, sekarang kembai ke Roh, dan kali ini dia bicara tentang wadah Roh pengikut Paulus yang mati, yang katanya kelak akan diganti dengan tubuh baru yang 100% anti rusak.

Sekalipun  tentang "tubuh baru" itu tidak disebutkan dalil kitabnya, tapi kita langsung mengerti bahwa maksudnya tentulah doktrin tentang "tubuh baru" yang akan digunakan oleh pengikut Paulus, termasuk rombongan dari Indonesia, kelak di sorga. Tapi sekedar info saja, sori nih, tidak jelas entah di sorga yang mana! 

Kenapa? 
Karena sepanjang yang diajarkan oleh Yesus dalam seluruh khidmatnya, jelas sorga yang beliau maksud hanya untuk bangsa Israel, dan itupun jumlahnya sangat terbatas hanya untuk 144.000 orang saja!

Adapun tentang "tubuh baru" dan hidup di sorga ini, junjungan umat Kristen sendiri, yakni Paulus; dan pengarang injil mereka, Matius; menjelaskannya begini:

Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa. 

Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.

Tahukah anda di mana letak CACAT NALAR penjelasan dik Marek tentang ini?

Begini:
Di awal cerita tadi dik Marek sudah menjelaskan dengan demikian menggebu-gebu bahwa karena tidak ada wadahnya, alias tidak ada tubuhnya, maka wujud makhluk halus bergenre Malaikat itu adalah seperti Roh yang notabene: tidak dapat dilihat oleh manusia.

Sedangkan dalam salahsatu doktrinnya Paulus menegaskan bahwa tubuh kedagingan manusia tidak akan mendapat tempat di sorga!

CATAT!
Menurut adik kita ini malaikat itu TIDAK MEMILIKI TUBUH!
Tapi kemudian dia bercerita bahwa kelak pengikut Paulus yang menuhankan Yesus akan dibangkitkan dengan "tubuh baru" guna menjalani hidup SEPERTI MALAIKAT di sorga! 

Nah, bayangkanlah dengan segenap kemampuan olah pikir akal sehat anda; bagaimanakah bentuk "tubuh baru" seperti milik Malaikat yang "tidak ada tubuhnya" itu?

Jadi DUA MIMPI INDAH dik Marek mewakili umat kristen seluruh Indonesia tentang "tubuh baru" dan hidup "happily ever after" di Sorga sekaligus AMBROL alias NYUNGSEP, sebab terbukti melawan dalil kitabnya sendiri!

Puncaknya, dik Marek menantang GM untuk debat melawan keyakinanya bahwa ALLAH ADALAH ROH!

Guna memuaskan nafsunya yang sejak dulu memang demikian besar untuk membuat GM rersungkur dalam debat,  maka saya ikuti kemauannya dengan cara megajaknya mencari dalil paling shahih dari ALLAH sendiri dalam kitabnya, di bagaian mana Bibelkah ALLAH pernah berfirman bahwa wujud-Nya adalah ROH?

Seperti semua pengikut Paulus tiap kali diminta untuk menunjukkan dalil alkitab terkait iman mereka yang langsung berputar-putar seperti anak anjing mengejar ekor sendiri, maka adik kita ini juga melakukan aksi serupa! (Lihat selengkapnya di sini)

Terlepas bagaimana keras pun dik Marek berdolah-dalih, bahkan sampai nekad menuding GM kehabisan amunisi dan karenanya keok dalam debat, namun semua aksi "menghibur diri sendirinya" itu sama sekali tidak merobah kenyataan bahwa tetap saja dia tidak mampu menunjukkan BUKTI bahwa ALLAH pernah menyatakan DIRI-NYA sebagai ROH!

Dan untuk mengakhiri omong kosong dengannya sekaligus membuktikan bahwa sejatinya ALLAH BUKAN ROH seperti yang selama ini diimaninya, GM hanya menunjukkan 3 dalil saja dari kitabnya sendiri, yaitu:

Tidak ada yang seperti Allah, hai Yesyurun. Ia berkendaraan melintasi langit sebagai penolongmu dan dalam kejayaan-Nya melintasi awan-awan. 

Sebab sekali ini Aku akan melepaskan segala tulah-Ku terhadap engkau sendiri, terhadap pegawai-pegawaimu dan terhadap rakyatmu, dengan maksud supaya engkau mengetahui, bahwa tidak ada yang seperti Aku di seluruh bumi. 

Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? firman Yang Mahakudus. 

Jadi jika sejak awalnya dik Marek sudah menjelaskan dengan mulut sampai berbusa-busa bahwa Malaikat, Iblis, Jin, Setan, dan "hantu belau" lainnya adalah Roh, maka di akhir cerita tentu menjadi MUSTAHIL baginya untuk menyatakan bahwa ALLAH adalah ROH.

Sebab selain ALLAH TIDAK PERNAH MENYATAKAN DIRI-NYA SEBAGAI ROH, Apa yang justru ALLAH jelaskan ternyata demikian sangat terang benderang bahwa TIDAK ADA YANG SEPERTI DIA!

Artinya, ALLAH TIDAK SAMA DENGAN SEGALA CIPTAAN-NYA YANG DAPAT KALIAN BAYANGKAN, TERMASUK TENTU SAJA TIDAK SAMA DENGAN APA YANG KALIAN SEBUT-SEBUT SEBAGAI ROH!

TEGASNYA: Jika ada ciptaan-Nya yang berbentuk ROH, maka dengan sendirinya ALLAH BUKAN ROH!

Sudah faham sekarang?

Kalau sudah, coba hitung sendiri, ditambah penutup cerita ini, sudah berapa banyak kau NYUNGSEP di lapak sendiri seperti kebiasaan Laskar Bakul Jamu yang kau wakili, dik Marek Andrzej Rejniak?

Jadi nasehatku, PELAJARILAH KITABMU LEBIH SERIUS DAN LEBIH GIAT LAGI!
Okeh?


[Catatan Ringan Gus Mendem] 

Friday, September 8, 2017

Singgasana Allah Di Atas Air Yang Bagaimana? Friday, September 8, 2017



Singgasana Allah Di Atas Air Yang Bagaimana?

Dagelan Bakul Jamu kita hari ini .... 😂

KITAB KEJADIAN 1:1-2 VS QS. 7:11 [Ralat: seharusnya QS 11:7]

Perhatikan imej diatas ini dengan seksama.

Ini adalah "visualisasi" dari apa yang disebut oleh NASA sebagai "observable universe" alias sebagian dari alam semesta ini (jadi belum seluruhnya) yang dapat diamati oleh manusia dengan menggunakan berbagai perangkat teknologi terkini yang sanggup dipikirkan untuk kemudian diciptakan oleh manusia guna membantunya mencari jawaban dari milyaran rahasia kekuasaan Allah swt yang selama milyaran tahun meliputi seluruh alam semesta ini. Silahkan simak penjelasannya disini
Untuk diketahui saja, saking kecilnya, dalam imej tsb sebetulnya bumi sama sekali tidak terlihat, dan karenanya, secara random saya terpaksa coba menandai salahsatu ruang kosong disana dengan lingkaran merah, sekedar "memvisualisasikan" posisi bumi terhadap milyaran benda benda langit ciptaan Allah swt lainnya yang tersebar di seluruh penjuru alam semesta ini, sekaligus untuk benar benar DICATAT bahwa menurut sains modern, jutaan diantaranya ternyata memiliki ukuran sampai berjuta juta kali lebih besar dari ukuran bumi!

Kita persingkat saja. 
Artinya kita sedang bicara tentang DUA OBJEK YANG SANGAT BERBEDA disini. 

Objek yang pertama adalah BUMI, sedangkan objek yang kedua adalah JAGAD RAYA.

Nah, kedua OBJEK SANGAT BERBEDA inilah yang coba DISAMAKAN oleh Theos Anner dalam upaya mati matian seorang laskar kristus ber-IQ tiarap yang nekad membela amburadulnya kitab Kejadian 1:1-2 dengan cara mengemis ayat suci Al-Quran dalam QS 11:7 lewat ANALISIS TELEKNYA yang diposting berulang ulang, antara lain disini.

Siapapun tahu bahwa kitab Kejadian 1:1-2 (dan ayat ayat selanjutnya) melulu bicara tentang BUMI, tentang SAMUDRA yang ada di BUMI, dan penciptaan lain lain yang sangat terbatas hanya meliputi urusan di BUMI, alias cuma seputar apa yang ada dalam lingkaran merah pada imej dibawah ini saja. 

Singkatnya, kitab Kejadian 1 hanya bicara tentang objek yang TERLALU AMAT SANGAT KECIL! 

Sementara di lain pihak, setiap umat Islam tahu betul bahwa QS 11:7 bicara tentang penciptaan JAGAD RAYA, termasuk tentu saja BUMI dan benda benda langit lainnya, baik yang oleh NASA dikategorikan sebagai "observable universe" maupun yang karena keterbatasan kemampuan akal manusia sendiri, masuk dalam kategori "unobservable universe", alias meliputi SELURUH titik titik yang ada dalam imej dibawah ini termasuk milyaran titik titik lain diluarnya! 

Subhanallah! 
LUAR BIASA BESAR DAN SUNGGUH TIDAK PERNAH TERUKUR LUASNYA!

Baru sampai sini saja SUDAH SANGAT JELAS TERLIHAT BETAPA SIGNIFIKAN PERBEDAAN antara Kitab Kejadian 1:1-2 dan QS 11:7 bukan? 

Lalu, mana BUKTI bahwa "dari sononya" laskar kristus berinisial Theos Anner ini memang aslinya ber-IQ tiarap? 

Perhatikan lagi ANALISIS TELEKNYA yang saya tautkan diatas. Perhatikan bagaimana gigihnya komedian asal desa Bakul Jamu ini coba menyamakan kalimat, 

"Roh Allah melayang layang DIATAS PERMUKAAN AIR" dalam kejadian 1:1-2 (yang jelas menunjukkan bahwa "AIR" pada ayat ini adalah SAMUDRA), dengan kalimat,

"Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, DAN ADALAH SINGGASANA-NYA (SEBELUM ITU) DI ATAS AIR." dalam QS 11:7

Memperhatikan sedemikian MAHALUASNYA ruang lingkup penciptaan alam semesta menurut QS 11:7 dan demikian KECILNYA UKURAN BUMI seperti digambarkan dalam imej diatas tadi, ditambah pula dengan FAKTA bahwa Al-Quran TIDAK PERNAH sekalipun menyebut kata "roh Allah melayang layang diatas permukaan samudra", maka JELAS SEKALI QS 11:7 tidak bicara tentang yang diceritakan dalam "Kitab Suci" bertabur CERITA CERITA KONYOL milik Theos Anner seperti contohnya Kejadian 1:1-2.

Lalu apa maksud kata "AIR" dalam QS 11:7?

Karena firman Allah swt dalam QS.2:41 & QS. 5:44 dan guru guru saya juga MELARANG kami mengutip ayat ayat Al-Quran, apalagi untuk manusia sejenis Theos Anner (karena itu sama artinya dengan membuang mutiara ketumpukan kotoran babi), maka saya pilih untuk melanjutkannya dengan merujuk pada jurnal NASA tentang "AIR" yang relevans dengan QS 11:7 seperti dijelaskan disini:

** Theos Anner yang biasa mengutil teks teks berbahasa inggris guna menunjang warna warni ANALISIS TELEKNYA mudah mudahan bisa mengerti dimana letak "keterkaitan" antara penemuan saintifik yang dilaporkan oleh NASA pada abad ini dengan yang sudah lebih dulu dikabarkan oleh QS 11:7 lebih dari 14 abad lalu itu! 

Singkatnya, "AIR" dalam QS 11:7 BUKAN SAMUDRA seperti yang diceritakan dalam Kejadian 1:1-2!

NASA melaporkan bahwa 2 kelompok astronom mereka "menemukan" reservoir air terbesar dan terjauh YANG PERNAH TERDETEKSI di alam semesta. Volume airnya, setara dengan 140 triliun kali lebih besar dari semua air yang ada di samudra dunia, mengelilingi sebuah lubang besar, memenuhi lubang hitam (black hole), disebut "quasar", lebih dari 12 miliar tahun cahaya jauhnya dari bumi. 

BTW, Theos Anner tahu tidak bahwa 1 tahun cahaya itu setara dengan sekitar enam triliun mil, atau kira kira menurut hitungan IQ tiarap sama dengan berapa kilometer ya? 

Dilaporkan bahwa kedua kelompok astronom ini mempelajari sebuah quasar bernama APM 08279 + 5255, yang menurut mereka memiliki lubang hitam 20 miliar kali lebih masif daripada matahari dan menghasilkan energi sebanyak seribu triliun kali lebih besar dari energi matahari!

Nah, itu baru dari SATU quasar yang pernah TERDETEKSI oleh manusia, sementara masih ada milyaran benda benda langit BELUM TERDETEKSI lainnya yang ratusan atau ribuan diantaranya tidak mustahil menyerupai APM 08279+5255 atau boleh jadi, bahkan ribuan kali lebih besar lagi!

Inilah yang lebih pantas diartikan sebagai "AIR" menurut QS 11:7, Theos Anner!

Jadi sekali lagi, BUKAN SAMUDRA DI BUMI seperti yang diceritakan dalam Kitab Kejadian 1:1-2!

Makanya, kalau IQ masih tiarap, JANGAN TERLALU BANYAK OMONGLAH!
Anda itu tiap hari kerjanya cuma BIKIN MALU KRISTEN saja!


Ha ha ha ....... * saya NGAKAK abis! 


PS: 
Untuk diketahui, Theos Anner akhirnya memilih memblokir akun saya sebagai pernyataan terbuka bahwa dia SUDAH TIDAK SANGUP LAGI tiap hari menerima tabokan dijidat sebagai konsekuensi dari mengimani dogma "melawan akal" yang terus menerus dijejalkan kedalam kepalanya oleh kroni Paulus sang pencipta ajaran Kristen!


[Thread Starter Pamungkas | Grup Mari Berpikir & Terbuka]


Tuesday, June 27, 2017

Al-Quran: Tafsir QS. Al-Haaqqa [69]:15-17 Tuesday, June 27, 2017



Arti Dan Tafsir QS. Al-Haaqqa [69]:15-17


Ketika keotentikan kabar dari bibel bahwa bumi berbentuk datar dan memiliki 4 sudut sebagai cerminan visualisasi dari "flat earth" diangkat ke permukaan, dan tentunya menjadi tertawaan pemirsa, maka Theos An-Naar, produsen Analisis Telek kita pun buru-buru menerbitkan tulisan berjudul PENJURU - PENJURU LANGIT berdasarkan terjemah Indonesia QS. 69:15-17 berikut tafsir-tafsir dalam bahasa Inggris dari Jalalain, Ibnu Abbas, Ibnu Kathir, dan Al-Tustari 

Mungkin tulisan itu -- lihat di sini -- dimaksudkannya sebagai "tandingan" menjawab dagelan bibel perkara "flat earth", bahwa menurut nalarnya yang payah, ternyata error serupa juga ditemui di dalam Al-Quran!

Guna mengukuhkan anggapannya ini, dia menambahkan lagi informasi ekstra bahwa arti kata "arjāihā" yang tertulis sebagai "edge" dalam terjemah bahasa Inggris QS. 69:17 adalah TEPI, dengan menafikan arti lain yang juga "applied", yaitu UJUNG, atau BATAS AKHIR.  

Blunder lagi!

Perhatikan (1) Judul, (2) Pengantar, (3) Dalil Al-Quran, (4) Sorot Kata, (5) Tafsir, dan (6) Pembahasan dalam konstruksi tulisannya yang seperti biasa; tidak pernah nyambung antara judul, konten, dan kesimpulan, alias seperti kata mang Tubagus Bontot dan om Andry Chakra dalam SS di sini; wira-wiri dari Pasar Senen, ke Pasar Rebo, lalu ke Pasar Minggu, lanjut  ke Pasar Baru, namun tetap saja berakhir NYUNGSEP di Pasar Induk!

Puncaknya, sebagai bukti kenapa tulisannya ini, demikian pula semua tulisannya yang lain selalu kena stempel ANALISIS TELEK adalah karena dia melakukan logical fallacy cukup parah dengan mengaitkan informasi tentang 8 malaikat pengusung arsyi - yang tidak ada hiubungannya sama sekali - dengan kosmologi masyarakat purba tentang bentuk bumi!

Artinya, jika ditanya apa hubungan judul tulisannya PENJURU - PENJURU LANGIT dengan apa yang saya quote dalam kotak kuning di atas, saya yakin dia akan mengajak kita untuk mondar-mandir lagi dari satu pasar ke pasar lainnya karena bingung tidak tahu bagaimana harus menjelaskan tulisannya sendiri!

Kenapa?
Karena QS. 69:15-17 bercerita tentang peristiwa luar biasa dahsyat pada hari kiamat di mana bentuk alam semesta ini sudah tidak jelas lagi akibat porak poranda dalam prosesnya menuju kehancuran massif yang paling akhir!

Lantas kondisi ini ingin dikaitkannya dengan pemahamannya yang payah bahwa bentuk bumi - sejak awal hingga kiamat nanti - adalah datar?

Gagal faham kronis!
Perhatikanlah bagaimana sebenarnya QS. 69:15-17 itu harus dimaknai. Dan karena dalam konteks ini produsen ANALISIS TELEK kita selalu mengutip teks dalam bahasa Inggris, maka untuknya sengaja saya pilihkan terjemah bahasa Inggris dari Muhammad Picktal yang lumayan dikenal luas, berikut tafsir dari Al-Maududi yang dikenal lebih luas lagi sebagaimana tergambar di bawah ini.

Coba perhatikan dengan seksama, adakah pembahasan yang menyiratkan kata "penjuru-penjuru langit" dalam seluruh narasi berikut?

Saya kira yang sedikit ini sudah lebih dari cukup untuk mementahkan lagi segala bentuk usaha sutradara Dagelan Bakul Jamu yang masih belum kapok-kapok juga coba mencari celah kesalahan Al-Quran yang tentu saja mustahil akan dapat dibuktikannya!

Semoga bermanfaat!
Salam bagi umat yang mengikuti petunjuk!






Saturday, February 25, 2017

Islam Tidak Mengenal Doktrin Penebusan Dosa Saturday, February 25, 2017



Islam Tidak Mengenal Doktrin Penebusan Dosa

MENJAWAB "AN-NUSHUBI" THEOS AN-NAAR AL-NYUNGSEBI

ane demen nih buktiin bahwa hayalan tingkat dewa mang tepos emang selalu pas kalo distempel dengan cap "trade mark" ANALISIS TELEK!

mari kita "review" (minjem bahasa analis telek kita yang suka ngutil bhs inggeris tapi kagak ngeh apa maksud yang dia kutil) 

A. PENGANTAR 
sebejad2nya orang bejad pasti bakal bingung sendiri kalo ditanya, maksud pengantar analisis telek sang analis kita ini sebetulnya apa? putra2 nabi Adam mempersembahkan "kurban" mereka di altar yang harusnya masih ada di ka'bah? begitukah? 


B. DALIL ALQURAN 
seperti biasa, analis telek kita memutilasi terjemah ayat AlQuran lagi 

Seharusnya tertulis lengkap begini:

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ ٱلْمَيْتَةُ وَٱلدَّمُ وَلَحْمُ ٱلْخِنزِيرِ وَمَآ أُهِلَّ لِغَيْرِ ٱللَّهِ بِهِۦ وَٱلْمُنْخَنِقَةُ وَٱلْمَوْقُوذَةُ وَٱلْمُتَرَدِّيَةُ وَٱلنَّطِيحَةُ وَمَآ أَكَلَ ٱلسَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى ٱلنُّصُبِ وَأَن تَسْتَقْسِمُوا۟ بِٱلْأَزْلَٰمِ ۚ ذَٰلِكُمْ فِسْقٌ ۗ ٱلْيَوْمَ يَئِسَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن دِينِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَٱخْشَوْنِ ۚ ٱلْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلْإِسْلَٰمَ دِينًۭا ۚ فَمَنِ ٱضْطُرَّ فِى مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍۢ لِّإِثْمٍۢ ۙ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ
dan terjemah indonesianya begini: 
"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS 5:3)

atawa kalo mo gaya pake terjemah inggeris segala, mustinya ditulis lengkap sesuai pemikiran Ibnu Kathir & Mokhsin Khan seperti ini:

"Prohibited to you are dead animals, blood, the flesh of swine, and that which has been dedicated to other than Allah, and [those animals] killed by strangling or by a violent blow or by a head-long fall or by the goring of horns, and those from which a wild animal has eaten, except what you [are able to] slaughter [before its death], and those which are sacrificed on stone altars, and [prohibited is] that you seek decision through divining arrows. That is grave disobedience. This day those who disbelieve have despaired of [defeating] your religion; so fear them not, but fear Me. This day I have perfected for you your religion and completed My favor upon you and have approved for you Islam as religion. But whoever is forced by severe hunger with no inclination to sin - then indeed, Allah is Forgiving and Merciful." (QS. 5:3) 

C. TAFSIR 
mengusung nama Ibnu kathir, Jalalain, dan Sayyid Abul Ala Maududi ..... konsentrasi analis telek kita adalah menggiring opini pembacanya supaya ikut terheran2 dengan "hilangnya" dalam terjemah indonesia kata "stone altar" atau "altar batu" (yang berasal dari kata "an-nusub" dalam QS. 5:3), yang artinya kurang lebih adalah tempat menyembelih kurban. 

D. ASAL USUL TRADISI AN-NUSUB 
nekad mengutip ayat QS. 37:18-18, analis telek kita berusaha membangun image bahwa peristiwa "berkurban" yang pernah dilakukan oleh nabi Ibrahim atas perintah (tepatnya ujian) dari Allah adalah untuk keselamatan umat manusia setelahnya.

lebih spesifik lagi, dia coba menggambarkannya mirip2 dengan apa yang diimani umat kristen, yaitu sebagai ritual penebus dosa umat manusia dengan cara menumbalkan Yesus!

untuk mimpinya ini analis telek kita bahkan bergelayut pada apa yang konon merupakan pemahaman kaum syiah untuk urusan ini. 

E. PEMBAHASAN 
dalam bahasa yang pabaliut, urusan an-nusub tadi tiba2 saja lenyap dari ocehan analis telek kita, tapi berganti dengan pemaksaan kehendak agar pembaca menerima hayalannya bahwa perintah "berqurban" dari Allah (yang kemudian menjadi bagian dari tradisi ritual turun temurun umat islam diseluruh dunia) sebenarnya adalah bentuk lain dari prosesi penebusan dosa!

dan cerita analis telek kita pun brenti cuman sampe disitu. kagak ada kesimpulan sama sekali karena nampaknya dia udah kapok bikin kesimpulan dari analisis teleknya yang selalu saja jadi bulan2an bully dari pembaca! 

jadi, ane aja yang buatin deh. 

F. KESIMPULAN 
kesimpulan dari notes theos annar berjudul ALAN NUSUBI adalah ........ 
teteub wae ANALISIS TELEK mang! 
wkwkwkwk!

ALASAN 
(1). sekalipun Paulus idup lagi dan ngajak semua sahabatnya, keluarga besar iblis dari neraka, atau berpura2 dan mengaku sebagai orang arab (seperti yang dilakukannya dulu di depan kaum farisi) lalu dia juga ngajak semua orang arab yang ada didunia ini untuk bantu ente mencari kata "an-nusub" yang artinya "altar batu" dalam naskah asli QS. 5:3, dijamin kagak bakal nemu mang! karena emang kagak ada tertulis disana!

kagak percaya? coba tunjukin dimana dalam naskah asli QS. 5:3 itu ada kata 'an-nusub" sebagai kata ganti "alan nasubihi" yang artinya adalah "untuk berhala"? 

jadi, masalah lu sebetulnya apa, sembarangan nuding2 para penyusun AlQuran terjemah indonesia telah dengan sengaja menghilangkan kata "an-nusub" dari QS. 5:3? 

(2). dalam ritual keagamaan islam, mau dilakukan di atas batu altar atau kagak, yang namanya berqurban teteub aja berqurban mang. boleh dimana saja sepanjang bukan ditempat yang terpapar najis. artinya batu altar yang ente ributin itu sama sekali bukan hal prinsip, kecuali bila berqurban itu dimaksudkan untuk persembahan kepada berhala, kaum pagan seperti ente emang butuh altar batu! 

(3). dalam ajaran islam, kagak ada tuh yang namanya penebusan dosa! 
dan supaya ente nyadar, dalam ajaran Yesus, Musa, Daud, Salomo, Abraham dan semua nabi2 leluhur mereka juga sama aja, KAGAK ADA tuh yang namanya ajaran penebusan dosa dengan cara mengorbankan nyawa manusia!

BUKTI-BUKTI 
supaya laen kali ente tau diri dikit dan mau belajar jujur kagak mutilasi ayat AlQuran, ini nih sekalian baca yang betul tafsir QS 37:106-111

(107) Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.(QS. 37:107) 
Ash Shaaffaat 106 - 107 

إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ (106) وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ 107 

Dalam ayat ini Allah SWT menegaskan bahwa apa yang dialami Ibrahim as dan putranya itu merupakan batu ujian yang amat berat. Memang adalah hak Tuhan untuk menguji hamba-Nya yang dikehendaki-Nya dengan bentuk ujian yang dipilih-Nya berupa beban dan kewajiban yang berat. Bila ujian itu telah ditetapkan, tak seorangpun yang dapat menolak dan menghindarinya. Di balik cobaan-cobaan yang berat itu, tentulah terdapat hikmah dan rahasia yang tidak terjangkau oleh pikiran manusia.

Ismail as yang semula dijadikan kurban untuk menguji ketaatan Ibrahim as, diganti Allah dengan seekor domba besar yang putih bersih yang tidak ada cacatnya. Peristiwa penyembelihan kambing oleh Nabi Ibrahim as ini yang menjadi ibadah kurban untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, dilanjutkan oleh syariat Nabi Muhammad saw. Ibadah kurban ini dilaksanakan pada hari raya haji/raya kurban atau pada hari-hari tasyriq yakni tiga hari berturut-turut sesudah hari raya kurban yakni tanggal 11,12,13, Zulhijah.

Binatang-binatang kurban itu dari binatang-binatang ternak seperti unta, sapi, kerbau, kambing. Diisyaratkan binatang kurban itu tidak cacat badannya, tidak sakit, dan cukup umur. Menyembelih binatang untuk kurban ini hukumnya sunah muakkadah. 

Firman Allah SWT: 

فصل لربك وانحر 

Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah. (Q.S. Al Kausar: 2) 

Dengan disyariatkannya ibadah kurban itu dalam agama Islam, maka peristiwa Ibrahim akan menyembelih anaknya itu tetap dikenang selama-lamanya. Ibadah kurban juga menyemarakkan agama Islam karena daging-daging kurban itu dibagi-bagikan kepada masyarakat terutama kepada fakir miskin. 

(108). Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,(QS. 37:108)

(109). (yaitu:)` Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim `.(QS. 37:109)

(110). Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.(QS. 37:110)

(111). Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.(QS. 37:111)

Ash Shaaffaat 108 - 111


وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ (108) سَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ (109) كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (110) إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ 111 
Dalam ayat-ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa umat manusia dari berbagai agama (samawi) dan golongan mencintai Nabi Ibrahim as, sepanjang masa. Penganut agama Yahudi, Nasrani dan Islam semuanya menghormatinya dan memuji namanya, bahkan kaum musyrikin Arab mengakui bahwa agama mereka juga mengikuti agama Islam (Ibrahim).

Demikianlah Allah SWT memenuhi permohonan Ibrahim as ketika dia berdoa seperti difirmankan Allah SWT: 

واجعل لي لسان صدق في الآخرين واجعلني من ورثة جنة النعيم 

dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan, (Q.S. As Syu'ara: 84-85) 

Kemudian Allah SWT menyebutkan lagi penghargaan kepada Ibrahim as bahwa Dia memberikan salam kesejahteraan kepadanya dan salam kesejahteraan untuk Ibrahim as ini terus hidup di tengah-tengah umat manusia bahkan juga di kalangan malaikat. Dengan demikian ada tiga ganjaran yang telah dianugerahkan Tuhan kepadanya, pertama seekor kambing besar yang didatangkan kepadanya, kedua pengabdian keharuman namanya sepanjang masa dan ucapan salam sejahtera dari Tuhan dan manusia.

Begitulah Allah SWT memberikan ganjaran kepada hamba-hamba-Nya yang berbuat kebaikan. Semua ganjaran itu sebagai imbalan ketaatannya melaksanakan perintah Allah SWT.

Ibrahim as mencapai prestasi yang tinggi itu adalah karena dorongan iman yang kuat dan keikhlasan ibadahnya kepada Tuhan sehingga dia termasuk hamba-hamba Allah yang beriman.

sedangkan tafsir plesetan ente untuk QS. 29:12 mustinya difahami begini: 

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al 'Ankabuut 12 

وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا اتَّبِعُوا سَبِيلَنَا وَلْنَحْمِلْ خَطَايَاكُمْ وَمَا هُمْ بِحَامِلِينَ مِنْ خَطَايَاهُمْ مِنْ شَيْءٍ إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ 12 

Menurut Mujahid, ayat ini diturunkan untuk mengungkapkan usaha-usaha orang Quraisy membujuk kaumnya yang telah beriman dengan mengatakan: "Kami dan kamu tidak akan dibangkitkan kembali". Karena itu ikutilah langkah-langkah kami. Andaikata kamu berdosa lantaran pekerjaan ini, kamilah yang memikul dosa itu". Oleh karena itu Allah memperingatkan orang-orang beriman bahwa orang-orang kafir itu berdusta. Sebab pada Hari Kiamat kelak, tidak ada seorangpun diperkenankan memikul dosa orang lain. Allah menegaskan:

ولا تزر وازرة وزر أخرى وإن تدع مثقلة إلى حملها لا يحمل منه شيء ولو كان ذا قربى 

"Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikitpun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya." (Q.S. Fatir: 18) 

Dan firman Allah: 

يبصرونهم يود المجرم لو يفتدي من عذاب يومئذ ببنيه 

"Sedang mereka saling melihat. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya." (Q.S. Al Ma'arij: 11)

Keterangan tentang ini diperkuat-lagi bahagian akhir ayat ini bahwa mereka itu adalah orang-orang behong. Imam Az Zamakhsyary menafsirkan bahwa di antara mereka yang mengajak rekan-rekannya berbuat dosa itu terdapat juga orang-orang yang mengaku beragama Islam. Mereka menjanjikan untuk menanggung siksaannya sehingga orang-orang bodoh dan lemah imannya tergoda dengan bujukan dan rayuan halus itu. 

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al 'Ankabuut 12

وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا اتَّبِعُوا سَبِيلَنَا وَلْنَحْمِلْ خَطَايَاكُمْ وَمَا هُمْ بِحَامِلِينَ مِنْ خَطَايَاهُمْ مِنْ شَيْءٍ إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ 12 

"Dan berkatalah orang-orang kafir kepada orang-orang yang beriman: `Ikutilah jalan kami, dan nanti kami akan memikul dosa-dosamu`, dan mereka (sendiri) sedikitpun tidak (sanggup), memikul dosa-dosa mereka. Sesungguhnya mereka adalah benar-benar orang pendusta." (QS. 29:12)

(Dan berkatalah orang-orang kafir kepada orang-orang yang beriman, "Ikutilah jalan kami) maksudnya cara mereka dalam beragama (dan nanti kami akan memikul dosa-dosa kalian") karena kalian menuruti kami jika memang kalian berdosa. Lafal Amar sekali pun sebagai kalimat Insya' akan tetapi menunjukkan makna Khabar atau kalimat berita. Maka Allah berfirman (dan mereka sendiri sedikit pun tidak sanggup memikul dosa-dosa mereka. Sesungguhnya mereka adalah benar-benar pendusta) dalam perkataannya itu.


udah jelas mang? 

DALAM ALQURAN, 
KAGAK ADA YANG NAMANYA DOKTRIN PENEBUSAN DOSA! 

jadi, (pinjem istilah dikelas minggu ane), sori2 aja tusei nih, ente memang asli analis telek mang! 
wkwkwkwkwkwk!



Tuesday, November 1, 2016

Perihnya "Sentilan" Dua Orang Nabi Terhadap Kedunguan Umat Paulus! Tuesday, November 1, 2016

Sudah dibaca baik-baik apa yang nekad dijadikan sebagai "masalah" oleh pasangan sejati duo OMBES Bakul Jamu; Pul Sibabanion dan Theos An-Naar dalam TS di atas?

Ya, tentang ayat-ayat Al-Qur'an yang mengisahkan riwayat Nabi Zakaria as, ketika mengetahui doa beliau untuk memperoleh keturunan di usia tuanya ternyata dikabulkan oleh Tuhan! 

Yang pertama, dia menganggap kisahnya tidak masuk akal, lalu yang kedua, dia menuding sang nabi pikun, dan ketiga -- jadi tripple dekker nih -- ayat-ayat Al-Quran dalam riwayat tsb ditertawakannya sebagai ayat Jaka Sembung!

Padahal saya percaya, siapa pun yang mengerti bagaimana membaca Al-Qur'an dan belajar filosofi di balik riwayat-riwayat yang diceritakan di dalamnya, termasuk yang satu ini pasti tidak menemukan sedikitpun alasan untuk menganggapnya ganjil.

Tapi karena saya tahu betul bahwa TS ini dibuatnya cuma sebagai "akal-akalan" untuk NGACIR sejauh-jauhnya dari TS saya yang menuntut pertanggungjawaban moralnya di lapak lain, maka saya ikuti saja apa maunya.

Hanya saja karena TS ini saya anggap tendensius melecehkan, sekaligus juga ada unsur "menyesatkan" pembaca di dalamnya, maka supaya terjawab untuk kepentingan kedua belah fihak, yakni yang nekad melecehkan dan yang coba dilecehkan, saya ajak dia untuk Tadabbur sebentar seperti berikut:
Sudah diberi "petunjuk" bagus seperti di atas pun, tapi nampaknya kafir satu ini tidak mau ambil pusing karena demikian besar dorongan nafsunya untuk membangun imej bahwa Al-Qur'an itu "lucu" dan umat Islam yang mengimaninya dengan sepenuh hati adalah umat yang luar biasa lucu bodohnya!

Perhatikanlah betapa yakinnya dia menulis pernyataan-pernyataan "ngasal" seperti berikut:

Sampai di sini adakah yang memperhatikan bahwa isu TS ternyata sudah bergeser ke arah nabi Ibrahim as, yang -- sekali lagi -- dengan keyakinan penuh diklaimnya TIDAK PERNAH berdoa untuk mendapatkan keturunan, apalagi di hari-hari tuanya!

Malah ironisnya, anak ini begitu kurang ajar menanyakan siapa di antara 2 nabi Allah yang disebut-sebut dalam TS ini yang patut dikasihani?
Pada stage ini, sebetulnya saya sudah siap-siap untuk menampar mulutnya keras-keras dengan kitabnya sendiri, tapi karena memang event ini berlangsung menjelang dinihari, dan dia sudah keburu excuse untuk mengundurkan diri, sementara saya sendiri juga sudah ngantuk, maka saya pikir okelah! Kita tunda dulu moment "menyakitkan" yang pantas diterimanya dari TS nya sendiri ini nanti.

Sampai di sini, saya cuma mengingatkan saja bahwa dia punya 2 PR untuk dikerjakan dengan baik sebagai kelanjutan dari 2 TS yang tidak diselesaikannya dengan tuntas karena coba "melarikan diri" dari keduanya!
Nah, berikut ini adalah cerita pada "keesokan malamnya", di mana tidak seperti yang ditulisnya sendiri, ternyata dia hanya menyelesaikan 1 dari 2 PR yang dijanjanjikannya, yaitu "BANTAHAN PUL SIBA" terhadap tudingan bahwa Tuhan alkitab PERLU DIBELA seperti ditulisnya di sini.

Tampaknya dia pura-pura lupa pada topik ini yang jelas-jelas ditulisnya sendiri akan dibuatkan kronologisnya di akhir komentarnya seperti bisa anda lihat sendiri pada bagian akhir SS di atas.

Sementara itu, perhatikanlah betapa gigihnya dia coba "membenarkan" label gagah yang merepresentasikan dirinya; "BANTAHAN PUL SIBA" untuk TUHAN PERLU DIBELA, yang bahkan sebelum ditulis sekalipun sebetulnya sudah jelas tidak mungkin bisa dibantahnya lagi!

Jelas saja PR yang dikerjakan sepanjang hari kemarin itu dengan mudah dibikin "knocked out!"

Saking putus asanya coba menyelamatkan muka yang sudah KEPALANG NYUNGSEP tanpa perlu berbantahan lagi di lapaknya itu, maka mengandalkan modus BASI anak-anak kampung Bakul Jamu, dia pun segera membuat TS baru, masih omong topik yang sama, tapi dengan metode "putar balik fakta" yaitu merobah pertanyaan GM dari "Satpam digaji untuk melakukan apa?" menjadi pernyataan "(Semua) yang melakukan pemembelaan adalah orang bayaran!", di sini.

Ya, untuk topik yang sama dia merasa perlu membuat 2 TS. Satu yang tak tertolong lagi karena nyungsep telak, satu lagi untuk menyelamatkan muka dengan cara memutar balik fakta!

Tahukah anda kenapa?
Untuk mengecoh dan membawa pembaca dan pemerhati dari lapak pertama di mana terbukti dia NYUNGSEP, agar memusatkan perhatian di lapak kedua di mana dia mencoba seluruh kemampuannya untuk tampil seolah-olah sebagai pahlawan yang menang perang!

Sayangnya, di lapak kedua ini pun metode jaman batunya itu tetap mengalami nasib yang sama: NYUNGSEP LAGI!

Tentang Tuhan alkitab yang menurut alkitab sendiri PERLU DIBELA ini, nanti deh kita obrolin pada lain kesempatan.

Kembali ke topik kita di sini, yang sangat boleh jadi diam-diam sudah disadarinya akan menjadi tamparan keras untuknya sendiri -- sehingga kemudian dia pura-pura lupa bahwa saya masih menunggu 1 PR lagi yang tidak diselesaikannya -- maka supaya sekalian tuntas, coba perhatikan yang berikut ini:

TENTANG NABI ZAKARIA AS,.
Alkitab juga sebenarnya "meriwayatkan" kisah yang sama, bahwa nabi Zakaria berdoa untuk mendapatkan keturunan, lalu "kaget sendiri" (baca: hampir tidak percaya) ketika mendapat kabar dari malaikat utusan Tuhan; Gabriel, bahwa doanya terkabul seperti berikut:

INJIL LUKAS 1

HEBREW
13 εἶπεν δὲ πρὸς αὐτὸν ὁ ἄγγελος, μὴ φοβοῦ, ζαχαρία, διότι εἰσηκούσθη ἡ δέησίς σου, καὶ ἡ γυνή σου ἐλισάβετ γεννήσει υἱόν σοι, καὶ καλέσεις τὸ ὄνομα αὐτοῦ ἰωάννην

KJV
13 But the angel said unto him, Fear not, Zacharias: for thy prayer is heard; and thy wife Elisabeth shall bear thee a son, and thou shalt call his name John.

LAI *BIS 1985
13 Tetapi malaikat itu berkata, "Jangan takut, Zakharia! Allah sudah mendengar doamu. Istrimu Elisabet akan melahirkan seorang anak laki-laki. Engkau harus memberi nama Yohanes kepadanya.

HEBREW
18 καὶ εἶπεν ζαχαρίας πρὸς τὸν ἄγγελον, κατὰ τί γνώσομαι τοῦτο; ἐγὼ γάρ εἰμι πρεσβύτης καὶ ἡ γυνή μου προβεβηκυῖα ἐν ταῖς ἡμέραις αὐτῆς.

KJV
18 And Zacharias said unto the angel, Whereby shall I know this? for I am an old man, and my wife well stricken in years.

LAI *BIS 1985
18 "Bagaimana saya tahu bahwa hal itu akan terjadi?" tanya Zakharia kepada malaikat itu. "Saya sudah tua, dan istri saya juga sudah tua."
Lalu kita pun bertanya: Apa bedanya cerita alkitab ini dengan kisah serupa dalam Al-Qur'an yang ditertawakannya dalam TS di atas? Bukankah dengan mengolok-olok Al-Qur'an untuk cerita yang sama seperti juga ditemui dalam Alkitab sebenarnya dia sedang mentertawai imannya sendiri?

Apa pun jawabannya, yang paling benar adalah bahwa sejatinya kafir ini memang dungu! Tidak mengerti isi kitabnya sendiri yang sarat dengan error tapi sotoy coba menyalahkan kitab umat Islam yang terbukti bebas error!

Tidak percaya?
Coba lihat lagi catatan GM di sini. 

TENTANG NABI IBRAHIM AS,
Sama saja tragisnya dengan FAKTA di atas!
Kafir dungu ini dengan sangat pede menegaskan bahwa Nabi Ibrahim as,. tidak pernah berdoa untuk mendapatkan keturunan, padahal baik Al-Qur'an maupun Alkitab sama-sama mencatat bahwa beliau pernah dan selalu sungguh-sungguh berdoa kepada tuhan agar memperoleh keturunan!

Al-Qur'an mengisahkan doa beliau tsb dalam surah As-Syafaat:

وَقَالَ إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّي سَيَهْدِينِ 
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ 
فَبَشَّرْنَاهُ بِغُلَامٍ حَلِيمٍ 

Dan Ibrahim berkata: "Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhanku dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku. "Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar. (QS. As-Syafaat: 99-101)

Sedangkan dalam Alkitab, doa beliau tercatat dalam Kejadian 15:2-5 seperti berikut:

KITAB KEJADIAN

HEBREW

2 וַיֹּ֣אמֶר אַבְרָ֗ם אֲדֹנָ֤י יֱהוִה֙ מַה־תִּתֶּן־לִ֔י וְאָנֹכִ֖י הֹולֵ֣ךְ עֲרִירִ֑י וּבֶן־מֶ֣שֶׁק בֵּיתִ֔י ה֖וּא דַּמֶּ֥שֶׂק אֱלִיעֶֽזֶר׃

3 וַיֹּ֣אמֶר אַבְרָ֔ם הֵ֣ן לִ֔י לֹ֥א נָתַ֖תָּה זָ֑רַע וְהִנֵּ֥ה בֶן־בֵּיתִ֖י יֹורֵ֥שׁ אֹתִֽי׃

4 וְהִנֵּ֨ה דְבַר־יְהוָ֤ה אֵלָיו֙ לֵאמֹ֔ר לֹ֥א יִֽירָשְׁךָ֖ זֶ֑ה כִּי־אִם֙ אֲשֶׁ֣ר יֵצֵ֣א מִמֵּעֶ֔יךָ ה֖וּא יִֽירָשֶֽׁךָ׃

5 וַיֹּוצֵ֨א אֹתֹ֜ו הַח֗וּצָה וַיֹּ֙אמֶר֙ הַבֶּט־נָ֣א הַשָּׁמַ֗יְמָה וּסְפֹר֙ הַכֹּ֣וכָבִ֔ים אִם־תּוּכַ֖ל לִסְפֹּ֣ר אֹתָ֑ם וַיֹּ֣אמֶר לֹ֔ו כֹּ֥ה יִהְיֶ֖ה זַרְעֶֽךָ

KJV
2 And Abram said, Lord GOD, what wilt thou give me, seeing I go childless, and the steward of my house is this Eliezer of Damascus?

3 And Abram said, Behold, to me thou hast given no seed: and, lo, one born in my house is mine heir.

4 And, behold, the word of the LORD came unto him, saying, This shall not be thine heir; but he that shall come forth out of thine own bowels shall be thine heir.

5 And he brought him forth abroad, and said, Look now toward heaven, and tell the stars, if thou be able to number them: and he said unto him, So shall thy seed be.

LAI *BIS 1985

2 Tetapi Abram berkata, "TUHAN Yang Mahatinggi, TUHAN tidak memberikan anak kepada saya. Orang yang akan mewarisi harta saya hanyalah Eliezer, hamba saya dari Damsyik. Jadi apa gunanya TUHAN memberi upah kepada saya?"

3 [15:2] Abram mengatakan, “Engkau tidak memberikan anak kepadaku. Jadi, hamba yang lahir di rumahku menerima segala sesuatu yang kumiliki.”

4 Kemudian Abram mendengar TUHAN berkata lagi kepadanya, "Bukan hambamu yang akan menjadi ahli warismu, melainkan anak laki-lakimu sendiri."

5 TUHAN membawa Abram ke luar lalu berkata kepadanya, "Pandanglah langit, dan cobalah menghitung bintang-bintang; engkau akan mempunyai keturunan sebanyak bintang-bintang itu."

Nah, sekarang perhatikan lagi pertanyaannya yang saya sebut sebagai "kurang ajar" di atas tadi:

Jadi siapa yang harus dikasihani ini? (a). Zakaria yang berdoa tapi ketika dikabulkan malah bengong? (b). Ibrahim yang PUTUS ASA tidak pernah berdoa karena merasa sudah uzur?

Tidakkah kita semua bisa melihat sendiri betapa jelas Alkitab mengisahkan kesedihan Abraham yang sampai di usia lanjut masih belum juga dikaruniai anak? Dan kitab yang sama ini juga mengisahkan bagaimana kemudian beliau berkeluh kesah (memohon - berdoa) kepada Tuhan agar memberinya keturunan supaya segala warisannya (bukan cuma harta benda, tapi juga ajaran TAUHID yang menjadi syiarnya) tidak jatuh hanya kepada hamba-hamba sahaya yang tinggal dan hidup bersamanya saja?

Untuk fakta alkitabiyah yang jelas dilawannya ini, terus terang saja saya sudah tidak tahu lagi harus memilih kata apa yang paling tepat guna menggambarkan kedunguan kafir pemilik TS yang satu ini. TOLOL? GOBLOG? DONGOK? atau masih ada lagikah kata yang lebih buruk daripada itu? Silahkan anda simpulkan sendiri deh!

Sampai di sini, bagaimana menurut penilaian anda?

Kalau saya sih, cuma mau bilang seperti biasanya saja;

"Kasian betul kau dik! 
Sudah tolol, kafir pulak lagi!"

Semoga berguna! 
Salam bagi umat yang mengikuti petunjuk!

GM



Contact Form

Name

Email *

Message *