Comments
Timelines
Contact
Social Media
Timeline Cover
Showing posts with label Kristen (Teologi). Show all posts
Showing posts with label Kristen (Teologi). Show all posts

Tuesday, March 13, 2018

Pengantar Paterologi Tuesday, March 13, 2018

Paterologi atau Patriologi dalam teologi Kristen mengacu pada studi tentang Allah Bapa. Kedua istilah tersebut diturunkan dari dua kata Yunani: πατήρ (patḗr, father) dan λογος (logos, teaching). Sebagai suatu disiplin teologis yang khas, dalam Teologi, Paterologi atau Patriologi sangat erat kaitannya dengan Kristologi (studi tentang Kristus sebagai Allah Anak) dan Pneumatologi (studi tentang Roh Kudus sebagai Allah Roh).
Pengantar Paterologi


Monday, March 12, 2018

Pengantar Pneumatologi Monday, March 12, 2018

Pneumatologi adalah ilmu yang mempelajari Pribadi Roh Kudus dan karya-Nya bagi gereja, bukan hanya dalam pertumbuhan rohani melainkan juga pertumbuhan secara kuantitas, di mana jumlah orang-orang yang percaya kepada Tuhan semakin bertambah. Roh Kudus juga menolong jemaat untuk tetap teguh dalam menghadapi pengajaran sesat yang semakin merebak. Gereja lahir pada saat peristiwa Pentakosta.

Apa yang dikerjakan oleh Roh Kudus tidak mungkin bisa dibendung oleh manusia dengan cara apapun. Tiap-tiap orang percaya diberi karunia oleh Roh Kudus sehingga tidak boleh menganggap karunia yang satu lebih hebat dari yang lain, karena akan menyebabkan perpecahan. Semua karunia berguna untuk membangun jemaat Tuhan sebagai tubuh Kristus. Membaca buku ini tentunya menarik karena bukan hanya memuat mengenai pekerjaan Roh Kudus tetapi juga ada kisah-kisah yang dimuat di dalamnya.
Pengantar Pneumatologi


Pengantar Kristologi

Kristologi adalah cabang ilmu teologi yang membicarakan tentang posisi Yesus Kristus di dalam agama Kristen. Makna kehadiran Kristus bagi orang Kristen diyakini sebagai pemelihara dan penyelamat dunia terkait dengan setiap persoalan hidup. Tema-tema seperti feminisme, Teologi pembebasan atau kemerdekaan adalah tema-tema yang saat ini sedang populer pada zaman modern, di mana umat Kristen terus merenungkan makna Kristus itu. Tema-tema itu disebabkan adanya penindasan oleh perang,
Pengantar Kristologi


Sunday, March 11, 2018

Pengantar Trinitas Sunday, March 11, 2018

Trinitas (kata Latin yang secara harfiah berarti "tiga serangkai", dari kata trinus, "rangkap tiga") menyatakan bahwa Allah adalah tiga pribadi atau hipostasis yang sehakikat (konsubstansial)—Bapa, Putra (Yesus Kristus), dan Roh Kudus—sebagai "satu Allah dalam tiga Pribadi Ilahi". Ketiga pribadi ini berbeda, tetapi merupakan satu "substansi, esensi, atau kodrat" (homoousios).Dalam konteks ini, "kodrat" adalah apa Dia, sedangkan "pribadi" adalah siapa Dia.
Pengantar Trinitas


Saturday, March 10, 2018

Pengantar Soteriologi Saturday, March 10, 2018

Soteriologi

Soteriologi secara sederhana dapat diartikan sebagai ajaran tentang keselamatan menurut agama Kristen. atau penyelamatan. Dalam ranah ilmu teologi, soteriologi merefleksikan secara metodis dan sistematis apa yang sebenarnya dimaksudkan dengan keadaan manusia yang baik dan bahagia karena bersatu dengan Allah, setelah manusia dibebaskan dari macam-macam bahaya dan ancaman.

Arti

Soteriologi berasal dari kata sôteria yang artinya keselamatan. Dengan kata lain soteriologi adalah cabang ilmu teologi yang membahas ajaran tentang keselamatan di dalam tradisi teologi Kristen. Pengertian lain dari soteriologi mengikuti kasih dan anugerah Allah.

Soteriologi dalam Alkitab

Perjanjian Lama

Di dalam Perjanjian Lama, keadaan manusia yang selamat itu disebut keadaan yang damai sejahtera (syalom). Keadaan syalom ini mencakup segala sesuatu yang berupa kebahagiaan manusia seluruhnya dan seutuhnya baik rohani maupun jasmani.Dalam arti yang begitu luasnya, syalom merupakan pemberian dari Allah. Khususnya sebagai hasil dari tindakan Allah yang membebaskan manusia dari bahaya apapun.Tindakan Allah yang memberikan keselamatan itu dapat terlihat dari teks-teks tertua yang membicarakan karya Tuhan atas Israel. Penyelamatan itu terjadi di dalam peristiwa-peristiwa sejarah umat Allah seperti keluaran dari perbudakan di Mesir ([Keluaran 14:30; 15:2, Hosea 13:4, Mazmur 106:21). Keselamatan yang diperjuangkan oleh manusia diyakini sebenarnya merupakan kemenangan Tuhan. Pengharapan akan keselamatan dari Allah di dalam Perjanjian Lama juga dapat kita lihat di dalam kitab Yeremia (Yeremia 3:23; 14:8).

Perjanjian Baru

Dalam Perjanjian Baru, keadaan selamat dan damai sejahtera disebutkan dalam bahasa Yunani yaitu eirènè. Sama halnya dengan Perjanjian Lama, keselamatan di dala Perjanjian Baru juga merupakan anugerah Allah kepada manusia. [Sumber: Wikipedia]
Pengantar Soteriologi Kristren


Friday, March 9, 2018

Pengantar Eskatologi Friday, March 9, 2018

Eskatologi Kristen
Eskatologi Kristen adalah studi mengenai nasib akhir umat manusia pada akhir zaman dari sudut pandang Kekristenan sesuai dengan apa yang dinyatakan oleh Alkitab sebagai sumber utama dalam penelitian. Kata "eskatologi" sendiri berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, ἔσχατος yang berarti "akhir"; dan λογία, yang berarti "studi".

Ayat Eskatologi ditemukan di banyak tempat dalam Alkitab, baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Misalnya dalam Perjanjian Lama yaitu Kitab Yesaya dan Daniel, sedangkan Perjanjian Baru pada Injil Matius (pasal 24), dan Wahyu.

Eskatologi merupakan ilmu teologi yang berbicara tentang hal-hal yang bertalian dengan akhir zaman. Eskatologi ini terkait dengan beberapa istilah dan pengertian yang lain seperti: Kedatangan Kristus yang kedua kali, kebangkitan daging, penghakiman dan kerajaan seribu tahun dan juga tanda-tanda, atau hal-hal yang mendahului akhir zaman itu. Istilah ini disebut juga dalam berbagai bentuk, misalnya: Hari Tuhan (Kis. 2:20; II Petr.3:10 dan I Tes.5:2), Hari Kristus (Flp. 1:10), Hari Terakhir (Mat. 7:22), Akhir Zaman (Yoh. 6:39). Pada umumnya, bila berbicara tentang akhir zaman, maka biasanya pemikiran tertuju kepada nasib orang perorang yang ditentukan pada penghakiman yang diadakan pada saat itu. Akan tetapi, sebenarnya Alkitab sendiri lebih cenderung membicarakan Penggenapan Kerajaan Allah yang mencakup bumi yang diperbaharui. Yesaya menyebutnya: langit baru dan bumi baru (Yes. 65:17; 66:22).

Selain itu, ada juga kecenderungan yang menaruh perhatian terhadap suatu masa yang akan datang. Kelak, yang merupakan saat yang tiba-tiba datang dengan gejala-gejala alam yang dahsyat, menghancurkan bumi ini, atau saat di mana orang jahat akan dihukum dan orang saleh akan mendapatkan damai sejahtera. Akan tetapi, dalam Alkitab diperlihatkan bahwa adanya dua tahapan atau jenis akhir zaman, yakni yang pertama: yang dinubuatkan dalam Perjanjian Lama, yaitu tentang kedatangan seorang Mesias dari keturunan Daud (Yes. 9:6-7; 11:1, dst.; Yer. 23:5-6), Anak Manusia yang turun dari Sorga (Dan. 7:13-14), Hamba yang menderita (Yes. 53). Sedangkan yang kedua yakni: sebagai masa penggenapan akan makna kedatangan Kristus ke dunia ini. Dengan kata lain, akhir zaman bisa juga dimulai pada kenaikan Yesus sampai pada kedatangan Kristus yang kedua. Makna akhir zaman ini dapat dilihat sebagai sebuah penyempurnaan dari apa yang dilakukan oleh Mesias yang datang (Luk. 4:18-21; 10:23-24; Mat. 11:4-5; 13:16-17). Dalam Perjanjian Baru, Kitab Ibrani menekankan bahwa akhir zaman itu sudah disini sekarang (1:2), yaitu dengan hadirnya Kristus pewaris Kerajaan Allah.

Kedatangan Kedua Kali
Kedatangan kedua Kristus adalah peristiwa utama dalam eskatologi Kristen. Kebanyakan orang Kristen percaya bahwa kematian atau penderitaan itu akan terus ada sampai kembalinya Kristus. Sedangkan yang lain percaya bahwa penderitaan secara bertahap akan dihilangkan sebelum kedatangan sang Mesias, dan penghapusan ketidakadilan adalah bagian di dalam mempersiapkan peristiwa tersebut. Kedatangan Kristus yang kedua kali dalam Perjanjian Baru juga disebut dengan istilah parousia (I Kor. 14:27; II Kor. 7:7), yang dalam pemakaian sehari-hari berarti perkunjungan seorang penguasa. Makna parousia itu akan menjadi jelas bila dihubungkan dengan kenaikan Kristus, dan kemudian Ia duduk di sebelah kanan Allah Bapa. Biasanya di dalam Kalender Gereja, ajaran tentang parousia ini dipertegas dengan nama Minggu Gerejawi Advent (artinya: kedatangan).

[Sumber: Wikipedia]



Contact Form

Name

Email *

Message *