Comments
Timelines
Contact
Social Media
Timeline Cover
Showing posts with label Al-Quran (Kontradiksi). Show all posts
Showing posts with label Al-Quran (Kontradiksi). Show all posts

Monday, November 5, 2012

Al-Quran: Menjawab KONTRADIKSI Pada Ayat-Ayatnya [1] Monday, November 5, 2012

SEJAK JAMAN BATU, FFI tidak henti-hentinya membual tentang macam-macam kesalahan dalam ajaran Islam. Salahsatu bualan mereka adalah KONTRADIKSI ayat-ayat Al-Qur'an. Dan herannya, tidak sedikit pemuja FFI yang dengan demikian percaya diri kemudian ikut pula menyebarkan produk kacangan FFI tsb ke berbagai forum diskusi (atau debat) lintas agama karena mengira apa yang dikarang-karang oleh ponggawa FFI itu merupakan keniscayaan. 

Contoh BUALAN FFI tsb antara lain adalah sebagai berikut:

1. KESALAHAN DALAM PERHITUNGAN WARISAN
Jumlahnya tidak tepat. Qur'an 4:11-12 dan 4:176 menyatakan hukum waris Qur'an. Ketika seorang pria wafat, dan meninggalkan 3 anak perempuan, kedua orang tuanya, dan istrinya, mereka semuanya akan menerima 2/3 untuk ketiga anaknya, 1/3 untuk kedua orangtuanya (keduanya menurut 4:11), dan 1/8 untuk istrinya (4:12) yang kalau dijumlahkan lebih dari harta yang ada. Contoh kedua: seorang pria meninggalkan hanya ibunya, istrinya, dan dua saudarinya, kemudian ibunya menerima 1/3 (4:11), istrinya 1/4 (4:12), dan kedua saudarinya menerima 2/3. Jumlah totalnya 15/12, berarti melebihi harta yang ada.

JAWAB: QS. 4:11 berbicara tentang laki-laki bujang atau duda yang meninggal, sedangkan QS. 4:12 berbicara tentang laki-laki beristri yang meninggal. Meski di kedua ayat tersebut tidak dijelaskan siapa yang meninggal, tetapi bagi orang yang berakal, tentu sangat mudah menafsirkan kedua ayat tersebut secara logis. Hal ini berbeda dengan banyak ayat di dalam Bible yang terkesan irrasional, imaginatif, dan mengada-ada. Tentu saja, hanya orang yang tidak berakal sehat yang mengkontradiksikannya.

2. JUMLAH MALAIKAT YANG BERBICARA KEPADA MARYAM
Berapa malaikat yang berbicara pada Maryam? Ketika Qur'an menceritakan diumumkannya kelahiran Isa pada perawan Maryam, 3:41 dan 45 menyebutkan beberapa malaikat, sedangkan pada 19:17-21 disebutkan hanya satu malaikat.

JAWAB: Baik QS. 3:41-45 maupun QS. 19:17-21 berbicara tentang satu malaikat, yaitu malaikat Jibril yang bergelar Roh Kudus (Ruhul Qudus). Hanya orang bodoh yang mengkontradiksikannya. Mereka menganggap Roh Kudus berbeda dengan Gabriel, tetapi dalam Islam Ruhul Quddus ya Malaikat Jibril.

3. KESALAHAN NUMERIK WAKTU TEMPUH MALAIKAT 1000 ATAU 50000?
Ketidakkonsistenan numerik lagi. Apakah harinya Allah sama dengan 1000 tahun manusia (22:47, 32:5), atau 50.000 tahun manusia (70:4)?

JAWAB: QS. 22:47 dan QS. 32:5 berbicara tentang lamanya waktu sehari di sisi Allah jika disamakan dengan lamanya waktu di dunia menurut perhitungan manusia (= 1000 tahun),sedangkan QS. 70:4 berbicara tentang waktu tempuh malaikat ketika naik ke langit dalam sehari ,apabila ditempuh manusia waktunya 50.000 tahun. Hanya orang yang kehilangan akal sehat saja yang menganggapnya kontradiksi.

4. JUMLAH TAMAN DI SURGA
Berapa taman yang ada di surga - satu (39:73, 41:30, 57:21, 79:41) atau banyak (18:31, 22:23, 35:33,78:32)?

JAWAB: QS. 39:73, 41:30, 57:21, dan 79:41 berbicara tentang surga secara umum, sedangkan QS. 18:31, 22:23, 35:33, dan 78:32 berbicara tentang rincian surga-surga (tidak mungkin tiap orang menduduki surga yang sama, ini disesuaikan dengan amal perbuatan yang bersangkutan selama di dunia).

5. JUMLAH GOLONGAN PADA HARI AKHIR
Jumlah golongan pada hari akhir. Menurut 56:7 akan ada 3 golongan orang pada hari Akhir, namun menurut 90:18-19, 99:6-8, dsb hanya ada 2 golongan.

JAWAB: QS. 56:7 berbicara tentang 2 golongan umat sesudah Muhammad SAW dan 1 golongan umat sebelum Muhammad SAW, sedangkan QS. 90:18-19 dsb berbicara tentang 2 golongan umat sesudah Muhammad SAW.

6. SIAPA YANG MENGAMBIL ROH SAAT KEMATIAN?
Siapa yang mengambil ruh saat kematian? Ada pandangan yang bertentangan mengenai siapakah yang mengambil ruh saat kematian: Malaikat Maut (32:11), Para Malaikat (47:27), atau Allah (39:42)?

JAWAB: Baik QS. 32:11, 47:27, dan 39:42 berbicara tentang satu malaikat maut yang ditugasi Allah untuk mencabut nyawa manusia (si pembual menulis "Maut" dengan inisial M, seolah-olah nama malaikat itu adalah Maut, padahal, kata "maut" maksudnya "pencabut nyawa"). Mau nipu lu? Hanya orang bodoh yang bisa elu tipu!

7. JUMLAH SAYAP MALAIKAT
Malaikat memiliki 2, 3, atau 4 pasang sayap (35:1). Tetapi Jibril memiliki 600 sayap.[Sahih Bukhari,Volume 4, Buku 54, Nomor 455].

JAWAB: QS. 35:1 adalah firman Allah, sedangkan Hadits harus dipahami sebagai penjelasan dari firman Allah. Hadits ada yang shahih, mutawattir, dan dhaif. Tentu saja, hanya orang-orang yang tidak berakal waras yang mengkontradiksikannya.

8. MASA PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI
Enam atau delapan hari penciptaan? 7:54, 10:3, 11:7, dan 25:59 jelas-jelas menyatakan Tuhan menciptakan "langit dan bumi" dalam 6 hari. Tetapi prosedur penciptaan dalam 41:9-12 berjumlah delapan hari.

JAWAB: Ada 7 (tujuh) ayat Qur'an yang menegaskan bahwa Allah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa (bukan hari) yaitu: QS. 7:54, 10:3, 11:7, 25:59, 32:4, 50:38, dan 57:4. Sedangkan QS. 41:9-12 harus dipahami sebagai penjabaran atau uraian dari ketujuh ayat tersebut, sehingga angka-angka uraian ini tidak dapat dijumlah dengan kalkulator, tetapi harus dipahami dengan menggunakan akal yang waras, bahwa QS. 41:9-12 merupakan rincian dari waktu penciptaan: enam masa.Ringkasnya, Allah menciptakan bumi dan segala isinya dalam empat masa dan menciptakan langit dalam dua masa. Lebih lamanya waktu penciptaan bumi dibandingkan dengan langit, oleh karena bumi merupakan pokok bahasan di dunia, dimana manusia berada dan diuji ketaqwaannya.

9. METODE ALLAH DALAM PENCIPTAAN, CEPAT ATAU LAMBAT?
Penciptaan Cepat atau Lambat? Allah menciptakan surga dan bumi dalam 6 hari (7:54) dan bagi Muslim yang ingin modern atau ilmiah, 6 hari berarti 6 eon. Tetapi Tuhan juga mencipta secara instan (2:117), "Kun fayakun!"

JAWAB: Empat, 5, atau 6 hari penciptaan adalah hak prerogatif Allah. Bible juga mencatat bahwa Allah menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari (Kejadian 1:1-31), bahkan konon Allah harus beristirahat pada hari ketujuh karena kelelahan (Kejadian 2:1-3), Berati Tuhan lemah dunk ky manusia saja. "Kun fa yakun" adalah salah satu perintah Allah dalam menciptakan segala sesuatu, termasuk ketika menciptakan Adam dan Isa (Yesus).Seandainya Allah mau menciptakan dengan Kunfayakun untuk menciptakan bumi adalah sangat mudah bagi Allah.

10. PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI, MANA LEBIH DULU?
Langit atau Bumi? Mana yang diciptakan lebih dulu? 2:29 kontradiktif dengan 79:27-30.

JAWAB: Baik QS. 2:29 maupun QS. 79:27-30, keduanya berbicara tentang penciptaan bumi terlebih dahulu sebelum penciptaan langit. Belajarlah menggunakan akal secara sehat. Kata "kamu" dalam QS. 79:27 berarti bumi dimana manusia tinggal.

11. DALAM PROSES PENCIPTAAN LANGIT, BERSAMA-SAMA ATAU TERPISAH?
Bersama-sama atau saling terpisah? Dalam proses penciptaan, langit dan bumi pertama-tama terpisah lalu kemudian dipanggil bersama-sama (41:11), sedangkan di 21:30 keduanya berasal dari satu bagian lalu terpisah.

JAWAB: Baik QS. 41:11 maupun QS. 21:30, keduanya berbicara tentang langit dan bumi yang dahulunya merupakan suatu yang padu (asap). Bagaimana si pembual bisa mengkontradiksikannya?

12. DARI APA MANUSIA DICIPTAKAN
Manusia tercipta dari apa? Segumpal darah (96:1-2), air (21.30, 24:45, 25:54), tanah liat kering (15:26), tanah (3:59, 30:20, 35:11), bumi (11:61), setetes mani (16:4, 75:37), atau dari ketiadaan (19:67) yang kemudian disangkal di 52:35?

JAWAB: Allah menjelaskan kepada kita bahwa manusia secara umum diciptakan dari air/H2O, setitik sperma, segumpal darah, segumpal daging, dan seterusnya (al. QS. 23:14). Secara khusus manusia pertama Adam diciptakan dari persenyawaan: tanah keras seperti tembikar/oksigenium dan zat arang/carbonium (QS. 55:14), tanah kering dan lumpur hitam/nitrogenium (QS. 15:28 ), "thin"/tanah/hidrogenium (QS. 32:7), tanah liat/ferum (QS. 37:11), "turab"/tanah/zat anorganik (QS. 3:59), dan setelah sempurna bentuknya diberikan roh (QS. 15:29). Hawa diciptakan dari bagian tubuh Adam (QS. 4:1). Isa/Yesus diciptakan hanya dengan kalimat "Kun" di dalam rahim Maryam (QS. 3:45,59). Sedangkan QS. 19:67 berbicara tentang penciptaan roh manusia yang mendahului penciptaan fisik manusia (sebagai perbandingan, baca kembali nubuat-nubuat Perjanjian Lama, khususnya mengenai ramalan kedatangan seorang nabi yang seperti Musa [Ulangan 18:18], tentu saja, roh nabi ini sudah ada sebelum fisiknya).

13. DI MANAKAH ALLAH BERADA?
Di mana Allah dan 'Arsy-Nya? Allah lebih dekat dari urat leher (50:16), tetapi Dia juga di atas 'Arsy / Singgasana (57:4) yang berada di atas air (11:7), dan pada saat yang sama Dia pun sangat jauh sampai-sampai perlu 1.000 dan 50.000 tahun untuk mencapai-Nya (32:5, 70:4).

JAWAB: Allah adalah Raja Yang Mahakuasa, Mahadekat, dan Maha Mengetahui atas segala sesuatu sekecil apapun. Dan Allah berada dimana saja yang Dia kehendaki (baca QS. 57:4 sampai tuntas). Sedangkan manusia adalah makhluk ciptaan-Nya. 50.000 tahun adalah waktu tempuh manusia dalam mencapai Allah, yang menunjukkan kemustahilan manusia dapat mencapai Allah tanpa seizin-Nya.

14. ASAL MUASAL BENCANA
Darimana asal muasal bencana? Apakah bencana dalam hidup kita berasal dari Setan (38:41), diri sendiri (4:79), atau dari Allah? (4:78)

JAWAB: Jelas sekali, semuanya datang dari sisi Allah (QS. 4:78 ), baik bencana itu disebabkan oleh jin/setan (misal: santet/teluh), kesalahan diri sendiri (misal: kecelakaan/banjir/wabah penyakit), atau dibunuh orang lain (misal: pembunuhan dalam peperangan), pada hakikatnya semuanya atas kehendak Allah karena semua manusia pasti dikembalikan kepada-Nya untuk dimintai pertanggungjawabannya (Rukun Iman ke-6: Qadha & Qadar). Adapun QS. 4:79 adalah kata-kata Allah kepada Nabi Muhammad SAW secara khusus sebagai pribadi, bukan ditujukan kepada semua manusia, meski hakikatnya mungkin untuk semua manusia.

15. SEBERAPA PENGASIHKAH ALLAH?
Seberapa Pengasihnyakah Allah? Dia menetapkan kasih sayang atas diri-Nya (6:12), tetapi Dia tidak memberi petunjuk orang-orang tertentu meski Dia bisa (6:35, 14:4).

JAWAB: Allah adalah Mahakuasa dan Maha Berkehendak. Kita semua adalah makhluk-Nya, mau diapain kita, terserah Allah, yang terpenting adalah bahwa kita diwajibkan untuk hanya beribadah kepada-Nya.[/green]

16. APAKAH ADA PERTANYAAN DI SURGA?
Apakah ada pertanyaan di Surga? "..tidak ada pula mereka saling bertanya" (23:101) tetapi mereka akan "menghadap kepada sebahagian yang lain saling tanya menanya" (52:25), "..sebahagian yang lain berbantah-bantahan" (37:27).

JAWAB: QS. 23:101 berbicara tentang situasi ketika manusia semuanya dibangkitkan kembali dari kematian di dunia untuk dimintai pertanggungjawaban (setelah kiamat) dengan ditandai ditiupnya sangkakala, sedangkan QS. 52:25 berbicara tentang keadaan manusia ketika di surga, dan QS. 37:27 berbicara tentang keadaan manusia ketika di neraka.

17. SIAPAKAH PELINDUNG ITU, MALAIKAT ATAU ALLAH?
Apakah malaikat itu pelindung? "Tiada bagimu selain Allah seorang pelindung.." (2:107, 29:22). Tapi di 41:31 malaikat berkata "Kamilah Pelindung-Pelindungmu..". Dan juga dalam surat lain malaikat menjaga (13:11, 50:17-18) dan mengawasi (82:10) .

JAWAB: Secara konteks tekstual, yang berkata dalam QS. 41:31 adalah Allah, bukan malaikat. Sedangkan QS. 13:11; 50:17-18; dan 82:10 berbicara tentang malaikat-malaikat yang bertugas mencatat amal baik-buruk manusia ketika di dunia. Belajarlah memahami tata bahasa dengan baik.

18. SEMUA MAKHLUK TUNDUK PADA ALLAH, KENAPA SETAN MEMBANGKANG?
Apakah semuanya tunduk dan taat pada Allah? Hal ini disebut di 30:26, tetapi banyak ayat berbicara mengenai kebanggaan Setan yang tidak patuh pada Allah (7:11, 15:28-31, 17:61, 20:116, 38:71-74, 18:50), juga banyaknya manusia yang menolak perintah-Nya dan firman-Nya.

JAWAB: Tampaknya mereka sudah kehabisan ide membual. QS. 30:26 berbicara tentang ajaran Tauhid, bahwa tidak ada tuhan yang patut disembah kecuali hanya Allah semata. Semua yang ada di dunia ini adalah makhluk ciptaan-Nya. Karenanya, kita wajib hanya tunduk patuh kepada-Nya. Dalam surat Annas setan berasal dari dua gologan Jin dan Manusia.

19. TENTANG DOSA SYIRIK
Apakah Allah mengampuni syirik? Syirik termasuk sebagai dosa yang paling buruk, namun penulis Qur'an nampaknya tidak mampu memutuskan apakah Allah akan mengampuni dosa tersebut (4:153, 25:68-71) atau tidak (4:48, 116). Ibrahim melakukan dosa syirik saat dia menyembah bulan, matahari, dan bintang sebagai tuhannya (6:76-78 ) tetapi orang Muslim percaya bahwa nabi-nabi tidak berdosa.

JAWAB: Orang-orang musyrik seperti Hindu, Budha, Kristen, dan lain-lain, tidak akan diampuni dosanya, kecuali mereka bertaubat secara total dan kembali ke agama yang lurus (Islam). Demikian juga dengan orang-orang yang mengaku muslim yang melakukan perbuatan syrik, mereka wajib melakukan taubatan nasuha. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

20. APAKAH YUNUS DILEMPAR KE DAERAH TANDUS?
Apakah Yunus dilempar ke daerah tandus atau tidak? "Kemudian Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit" (37:145), atau "Kalau sekiranya ia tidak segera mendapat ni'mat dari Tuhannya, benar-benar ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadan tercela" (68:49)

JAWAB: Yunus dilemparkan oleh Allah ke daerah yang tandus (QS. 37:45). Pertanyaan ini juga tidak jelas. Pastinya si pembual tidak mampu berbahasa dengan baik.

21. MUSA DAN ISA? BUALAN TIDAK JELAS
Musa dan Injil? Isa lahir 1.000 tahun setelah Musa, tetapi dalam 7:157 Allah berfirman pada Musa mengenai apa yang tertulis dalam Injil, yaitu Kitab yang diturunkan pada Isa.

JAWAB:Pastinya si pembual sedang mengada-adakan bualannya. QS. 7:157 berbicara tentang Nabi yang ummi (Muhammad SAW), bukan Musa.

22. TENTANG MENUDUH WANITA BAIK-BAIK BERZINA
Dapatkah seseorang yang menuduh wanita baik-baik berzina dapat diampuni (24:5) atau tidak? (24:23)

JAWAB: QS. 24:5 berbicara tentang orang-orang yang menuduh wanita baik-baik (berbuat zinah) yang memohon ampun kepada Allah. Sedangkan QS. 24:23 berbicara tentang siksaan Allah kepada orang-orang yang menuduh wanita baik-baik (berbuat zinah) yang tidak memohon ampun kepada Allah.

23. ARAH PENERIMAAN CATATAN AMAL
Bagaimana kita menerima kitab catatan amal kita pada hari Pembalasan? Pada hari Pembalasan, orang yang celaka akan diberikan Kitab catatan amal: dari belakang (84:10), atau pada tangan kiri mereka? (69:25)

JAWAB: Orang-orang celaka pada hari kiamat nanti akan menerima catatan amalnya dari arah belakang dan mereka terima pada tangan kiri mereka, sedangkan orang-oang beruntung akan menerima catatan amalnya dari arah depan dan pada tangan kanan mereka.

24. DAPATKAH MALAIKAT MENJADI TIDAK PATUH?
Dapatkah malaikat menjadi tidak patuh? Tidak ada malaikat yang tidak patuh, semuanya mematuhi Allah (16:49-50), tetapi "Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah MEREKA, KECUALI Iblis: ia enggan dan takabur..." (2:34) (artikel asli - English)

JAWAB: Pertanyaannya yang tidak jelas. Jawaban sangat jelas, semua malaikat tunduk kepada perintah Allah, kecuali Iblis sebab Iblis bukan malaikat.

25. SIAPA YANG MENYAMPAIKAN WAHYU ALLAH KEPADA MUHAMMAD
Tiga kontradiksi dalam 2:97 dan 16:101-103. Siapa yang membawa wahyu Allah pada Muhammad? Malaikat Jibril (2:97), atau Ruhul Qudus (16:102)? Membenarkan kitab-kitab sebelumnya (2:97) atau menggantikannya (16:101)? Qur'an dalam bahasa Arab yang terang (16:103), tetapi di dalamnya banyak kata-kata asing, non Arab, di dalamnya.

JAWAB: Malaikat Jibril/Gabriel mendapat gelar Roh Kudus (QS. 16:102) atau Roh al-Amin/Roh Kebenaran (QS. 26:192-193). Al-Quran membenarkan adanya kitab-kitab wahyu sebelumnya, seperti Taurat, Zabur, dan Injil, dan Al-Quran merupakan wahyu progressif puncak yang me-nasakh aturan-aturan hukum Islam yang diterapkan oleh para rasul sebelum Nabi Muhammad SAW. Dengan diturunkannya Al-Quran, maka kitab-kitab wahyu terdahulu menjadi tidak berlaku lagi (untuk perhatian, Alkitab/Bible bukanlah Taurat dan Injil, meski di dalamnya memuat serpihan-serpihan dari kedua kitab wahyu tersebut). Kata-kata asing kalau sudah diadopsi, bukanlah asing lagi.

26. BENARKAH AL-QUR'AN PENYEMPURNA KITAB TERDAHULU?
Pernyataan: "...Qur'an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta Alam...dengan bahasa Arab yang jelas. Dan sesungguhnya Qur'an itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab orang yang dahulu." Nah, "Kitab-kitab orang yang dahulu" adalah Taurat dan Injil, contohnya, dituliskan dalam bahasa Ibrani dan Latin. Bagaimana mungkin Al Qur'an yang berbahasa Arab tersebut di dalam buku dengan bahasa yang lain? Lebih jauh lagi, di dalam Taurat dan Injil harus ada pernyataan ini secara persis karena Qur'an tersebut dalam Kitab-kitab orang yang dahulu. Karenanya, tidak masuk akal.

JAWAB: Sayangnya, Allah tidak pernah menjamin kelanggengan Taurat dan Injil, hingga kita sulit membuktikannya. Sekali lagi, Alkitab/Bible bukanlah Taurat dan Injil, meski di dalamnya memuat serpihan-serpihan dari kedua kitab wahyu tersebut. Namun demikian, serpihan-serpihan tersebut masih dapat diidentifikasi dalam Kitab Ulangan 33:2 dan Habakuk 3:3, yaitu tentang sinar/cahaya (Al-Quran) dari pegunungan Paran (Mekah).

27. KISAH LUTH DAN PEREMPUAN TUA
"Seorang perempuan tua" dan karakter Tuhan dalam kisah Luth: "Lalu Kami selamatkan ia beserta keluarganya semua, kecuali seorang perempuan tua, yang termasuk dalam golongan yang tinggal" (Sura 26:170-171). Dan lagi, "Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya, kecuali isterinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal" (Sura 7:83). Entah ini sebuah kontradiksi, atau istri Luth disindir dengan perkataan "perempuan tua", dan karenanya tidak menunjukkan hormat kepadanya sebagai istri seorang Nabi.

JAWAB: Perempuan tua tersebut adalah isteri dari Nabi Luth AS. Di sinilah letak keindahan gaya bahasa Al-Quran, yang tentu saja hanya dapat dipahami oleh orang-orang yang berakal sehat.

28. KISAH LUTH
Masalah lagi dengan kisah Luth: "Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: Usirlah mereka (Luth dan pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri" (7:82 & 27:56). Tetapi; "Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan: Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar" (29:29). Jelas bahwa kedua jawaban ini berbeda.

JAWAB: Kedua jawaban tersebut berbeda karena diucapkan pada saat yang berbeda dengan pertanyaan yang berbeda pula.

29. APAKAH ALLAH PLIN-PLAN?
"Kesukaan" Allah? Apakah tindakan Tuhan yang menghukum dan mengampuni, lalu menuntun dan menyesatkan, adalah tindakan yang plin-plan?

JAWAB: Jika Allah menghendaki, niscaya manusia dan jin beriman semuanya kepada Allah (QS. 5:48 dan QS. 10:99-100). Itulah kehendak Allah, dan Allah Maha Berkehendak.

30. TINDAKAN IBRAHIM MENGHANCURKAN BERHALA
Apakah Ibrahim menghancurkan berhala? Tindakan Ibrahim dalam 19:41-49, 6:74-83 berbeda sedikit dari 21:51-59. Dalam Surat 21 Ibrahim menentang sukunya secara kuat bahkan menghancurkan berhala. Dalam Surat 19 Ibrahim menjauhkan diri setelah ayahnya mengancam akan merajamnya karena berbicara menentang berhala.

JAWAB: Kedua tindakan Ibrahim tersebut berbeda karena dilakukan pada saat yang berbeda dengan pertanyaan yang berbeda, dan di hadapan orang yang berbeda pula (QS. 19:41-49 di hadapan bapaknya, sedangkan QS. 21:51-59 di hadapan bapak dan kaumnya).

31. ANAK NUH MATI ATAU SELAMAT?
Bagaimana dengan anak Nuh? Menurut 21:76, Nuh dan keluarganya selamat dari air bah, begitupula disebutkan juga oleh 37:77. Tetapi dalam 11:42-43 disebutkan bahwa anak Nuh tenggelam.

JAWAB: Nama anak Nuh yang kafir dan ditenggelamkan oleh Allah adalah Qanaan, sedangkan nama anak-anak Nuh yang beriman dan diselamatkan oleh Allah adalah Sam, Ham, dan Jaffits. Ketiga anak inilah yang meneruskan keturunan Nuh (QS. 37:77). Hanya dengan pemahaman yang sempit, kedua ayat tersebut terlihat seolah-olah saling kontradiktif.

32. APAKAH NUH DIUSIR?
Apakah Nuh diusir? "Sebelum mereka, telah mendustakan (pula) kaum Nuh maka mereka mendustakan hamba Kami (Nuh) dan mengatakan: Dia seorang gila dan dia sudah pernah diusir" (54:9). Apabila ia diusir (dari negerinya), bagaimana mungkin mereka menghina Nuh saat ia membangun bahtera seperti tertulis "Dan mulailah Nuh membuat bahtera. Dan setiap kali pemimpin kaumnya berjalan melewati Nuh, mereka mengejeknya." (11:38 ). Tidak mungkin Nuh diusir tetapi orang-orang dari negerinya bisa melewati bahteranya.

JAWAB: Pertanyaannya tidak jelas. Nuh bukan diusir, tetapi diberi ancaman. Kalaupun Nuh pernah diusir, apakah ini berarti Nuh tidak bisa kembali? Nyatanya Nuh membuat bahtera dan mendapat ejekan, berarti Nuh mampu kembali ke kaumnya meski ia pernah diusir.

33. FIRAUN BERTOBAT ATAU DITENGGELAMKAN KE LAUT?
Fir'aun bertobat saat hampir tenggelam? Menurut 10:90-92, Fir'aun bertobat saat hampir tenggelam lalu terselamatkan. Tetapi di 4:18 tertulis bahwa hal itu tidak mungkin terjadi. (artikel asli - English)

JAWAB: Yang diselamatkan Allah adalah badan fisik (jasad) Fir'aun yang sudah mati (QS. 10:92 ) sebagai pelajaran bagi orang-orang yang berfikir yang datang sesudah masa Fir'aun. Kini jasadnya dapat dilihat langsung di museum Mesir kapan saja anda sempat ke sana.

34. AL-QUR'AN KALIMAT SEMPURNA, MENGAPA MUHAMMAD MERUBAHNYA?
"Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al Qur'an) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merobah-robah kalimat-kalimat-Nya" (6:115). Lihat juga 6:34 dan 10:65. Tetapi Allah (Muhammad?) melihat bahwa perlu untuk mengubah beberapa ayat dengan "yang lebih baik" (2:106,16:101).

JAWAB: Al-Qur'an adalah kitab wahyu progressif puncak yang me-nasakh/mengganti/memodifikasi kitab-kitab wahyu sebelumnya seperti Taurat, Zabur, dan Injil. Setelah diturunkannya Al-Qur'an, maka kitab-kitab wahyu sebelumnya menjadi tidak berlaku lagi. Di samping itu, Allah SWT hanya menjamin kesucian terhadap kitab wahyu Al-Quran saja. Secara khusus QS. 5:90-91 me-nasakh QS. 4:43 (tentang haramnya meminum khamar), dan QS. 24:2 me-nasakh QS. 4:15 (tentang hukuman bagi pezina perempuan). Kedua nasakh di dalam Al-Qur'an ini tetap dibiarkan apa adanya sesuai wahyu yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan malaikat Jibril/Roh Kudus/Roh Kebenaran.

35. ALLAH YANG MEMBERI PETUNJUK TAPI JUGA MENYESATKAN HAMBANYA
"Allah-lah yang menunjuki kepada kebenaran" (10:35). Tetapi "Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki" (14:4). Bagaimana kita tahu apa yang Allah suka? Bagaiman kita yakin bahwa seorang Muslim termasuk yang diberi petunjuk dan bukan yang disesatkan?

JAWAB: Tidak ada manusia yang mengetahui secara persis keinginan Allah sang Pencipta. Manusia adalah makhluk yang diberi ilmu hanya sedikit (QS. 17:85). Seorang muslim pastilah seorang yang diberi petunjuk oleh Allah, namun demikian, ia diberi cobaan-cobaan oleh Allah dalam hidupnya, apakah ia mampu melaluinya ataukah ia malah tersesat olehnya.[/green]

36. HUKUMAN PEZINA
Apakah hukuman zinah? Dera 100 kali untuk pria dan wanita (24:2), kurungan dalam rumah hingga wafat untuk wanita (4:15)? Untuk pria "jika mereka bertobat dan memperbaiki diri, maka biarkanlah mereka: (4:16). 24:2 kontradiktif dengan prosedur mengenai pria dan wanita di surat 4. Dan mengapa hukuman untuk wanita dan pria sama pada surat 24 tapi berbeda pada surat 4?

JAWAB: Baca kembali BUALAN 31 di atas tentang nasakh di dalam Al-Qur'an, bahwa QS. 24:2 me-nasakh QS. 4:15 (tentang hukuman bagi pezina perempuan). Nasakh di dalam Al-Qur'an ini tetap dibiarkan apa adanya sesuai wahyu yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan malaikat Jibril/Roh Kudus/Roh Kebenaran.

37. APAKAH ORANG KRISTEN MASUK SURGA?
Apakah orang-orang Kristen masuk surga (2:62 dan 5:69) atau neraka (3:85)

JAWAB: Orang-orang Kristen PASTI masuk neraka (QS. 98:6), dan siapa saja yang tidak beragama Islam PASTI masuk neraka (QS. 3:85). Sedangkan QS. 2:62 dan QS. 5:69 harus dipahami bahwa siapa saja yang benar-benar menjalankan agama Islam PASTI masuk surga (catatan: beriman kepada Allah berarti juga beriman kepada Nabi Muhammad SAW, dan beramal saleh berarti juga menjalankan sholat, puasa, dan lain-lain).

38. AL-QUR'AN HANYA UNTUK ORANG BERAKAL?
Tuhan sendiri atau manusia juga? Jelas atau sulit dimengerti? Quran adalah "bahasa Arab yang jelas" (16:103). Tapi "tidak ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Allah" (3:7). Tetapi, "Dan tidak dapat mengambil pelajaran daripadanya melainkan orang-orang yang berakal"(3:7).

JAWAB: Sudah barang tentu kalau Al-Qur'an itu diturunkan dalam bahasa Arab yang jelas, namun di dalamnya terdapat ayat-ayat "muhkamaat" (mudah dimengerti oleh siapapun) dan ayat-ayat "mu-tasyabihaat" (sukar dimengerti oleh orang-orang yang tidak berakal). Ta'wil yang dimaksud dalam QS. 3:7 adalah terhadap ayat-ayat mutasyabihaat (termasuk dalam pengertian ayat-ayat mutasyaabihaat: ayat-ayat yang mengandung beberapa pengertian dan tidak dapat ditentukan arti mana yang dimaksud kecuali sesudah diselidiki secara mendalam, termasuk penemuan modern terkini yang sudah di beritakan Al Quran; atau ayat-ayat yang pengertiannya hanya Allah yang mengetahui seperti ayat-ayat yang berhubungan dengan yang ghaib-ghaib misalnya ayat-ayat yang mengenai hari kiamat, surga, neraka dan lain-lain). Mohon dibaca ayatnya secara lengkap. Tentu saja hanya orang-orang berakal yang bisa memahami kandungan Al-Qur'an.

39. KAPAN FIR'AUN MEMERINTAHKAN PEMBUNUHAN ANAK LAKI-LAKI?
Kapankan Fir'aun memerintahakan pembunuhan anak-anak laki-laki? Saat Musa sudah menjadi Nabi dan mengatakan kebenaran pada Fir'aun (40:23-25) atau saat Musa bayi (20:38-39)? (artikel asli - English)

JAWAB: Terlalu jelas, pembunuhan anak-anak bayi laki-laki di masa Fir'aun dilakukan pada saat sebelum/menjelang dan sesudah Musa dilahirkan. Sedangkan QS. 40:25 berisi ancaman kosong orang-orang kafir. Berikut kutipan lengkap ayatnya: "Maka tatkala Musa datang kepada mereka membawa kebenaran dari sisi Kami, mereka berkata: 'Bunuhlah anak-anak orang-orang yang beriman bersama dengan dia dan biarkanlah hidup wanita-wanita mereka'. Dan tipu daya orang-orang kafir itu tak lain hanyalah sia-sia belaka" (QS. 40:25).

40. KAPAN TAKDIR DITENTUKAN DAN SIAPA YANG MENENTUKAN, ALLAH ATAU MANUSIA?
Kapan dan bagaimana takdir ditentukan? "Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan" (97:3,4). "Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah" (44:3). Untuk Muslim, "Lailatul Qadr" adalah malam yang diberkati, di mana takdir ditetapkan dan seluruh yang berhubungan dengan hidup, mati, dsb, yang muncul sepanjang tahun dititahkan. Dikatakan pada malam itu titah Allah untuk tahun tersebut dibawa turun ke bumi. Dengan kata lain, urusan penciptaan dititahkan setahun sekali. Berlawanan dengan ini, 57:22 mengatakan "Tidak ada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab sebelum Kami menciptakannya". Artinya, hal ini tertulis dalam Kitab yang terjaga, baku dengan sepengetahuan Allah sebelum siapapun tercipta. Kedua hal di atas bertentangan dengan "Dan tiap-tiap manusia itu telah Kami tetapkan amal perbuatannya pada lehernya" (17:13) yang berarti manusia sendirilah yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi padanya.

JAWAB: Allah SWT adalah Maha Mengetahui atas segala sesuatu. Sebelum dunia ini ada, Allah sudah tahu kapan si Fulan lahir, tinggal, dan mati. Di mana ia harus ditempatkan di akhirat nanti, di surga atau neraka, Allah sudah tahu. Inilah hakikat dari rukun iman ke-6: Qadha & Qadar. "Lailatul Qadar" atau "Malam Kemuliaan" adalah hadiah istimewa dari Allah bagi orang-orang muslim/mukmin umat Nabi Muhammad SAW yang umurnya relatif pendek-pendek. "Lailatul Qadar" lebih baik dari 1.000 bulan, yang berarti sekitar 83 tahun. Jika seorang muslim mendapatkan "Lailatul Qadar" sebanyak 20 kali selama hidupnya, ditambah usianya 60 tahun, maka ia telah mendapat amal ibadah sama dengan beribadah kepada Allah selama kira-kira 1.700 tahun. Jelas, angka ini jauh melebihi angka umur umat-umat sebelum Nabi Muhammad SAW yang relatif panjang-panjang. Bible mencatat, umur Adam 930 tahun (Kejadian 5:5) dan umur Nuh 950 tahun (Kejadian 9:29). Di sinilah keistimewaan umat Muhammad dibandingkan dengan umat-umat Islam sebelumnya.

41. ANGGUR HARAM KARENA MEMABUKKAN DAN MINUMAN KERAS, KENAPA DI SURGA ADA ANGGUR?
]Anggur: Baik atau buruk? Minuman keras yang merupakan perbuatan setan (5:90, 2:219). Tetapi di Surga terdapat sungai anggur (47:15, 83:22,25). Bagaimana mungkin perbuatan setan masuk ke Surga?

JAWAB: Hahaha, pertanyaan konyol, Meminum khamar, berzinah, dan meninggalkan sholat jelas diharamkan di dunia, tetapi semuanya itu dihalalkan di surga, oleh karena kehidupan di surga tidak mengenal halal, haram, makruh, wajib, dan sunah. Atau mungkin si pembual sudah mulai kehabisan bahan?,satu lagi minuman di surga beda dengan di dunia, anggur di surga tidak memabukan.

42. APAKAH SEMUA MUSLIM MASUK SURGA?
Apakah semua Muslim masuk neraka? Menurut 19:71 setiap Muslim akan masuk neraka untuk sementara waktu, sedangkan dalam ayat lain dinyatakan barangsiapa yang meninggal dalam Jihad akan langsung masuk Surga.

JAWAB: Ayat lain yang mana? Tidak bosan membual? Pernyataan yang mengatakan bahwa para syuhada akan langsung masuk surga adalah pendapat manusia, bukan ayat/firman Allah!

43. APAKAH ISA MASUK NERAKA?
Akankah Isa masuk neraka? Isa diangkat kepada Allah (Sura 4:158), didekatkan kepada Allah (3:45). Tetapi Isa disembah jutaan orang Kristen. Allah berkata dalam 21:98, siapapun yang menyembah kepada selain Allah akan masuk neraka bersama apa yang disembahnya.

JAWAB: Seluruh Rasul Allah PASTI masuk surga, termasuk Nabi Isa AS. Apakah umat Kristen menyembah Isa? Umat Kristen tidak pernah menyembah siapapun! Menyanyi dan berdoa di gereja sama sekali bukan kegiatan menyembah! QS. 21:98 berbicara tentang sesembahan yang nyata seperti: patung, pohon, dan benda-benda yang dituhankan lainnya. Mohon dibaca ayat selanjutnya: "Andaikata berhala-berhala itu Tuhan, tentulah mereka tidak masuk neraka. Dan semuanya akan kekal di dalamnya." (QS. 21:99).

44. JIN DAN MANUSIA UNTUK MENYEMBAH TUHAN
Jin dan manusia diciptakan untuk melayani Tuhan (51:56) atau untuk masuk neraka (7:179).

JAWAB: Jin dan manusia dalam QS. 51:56 bukan untuk melayani Allah, tetapi untuk menyembah (beribadah) kepada Allah. Adapun QS. 7:179 dapat diterjemahkan sebagai berikut: "Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka (misal: Kristen) mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai."

45. SIAPA AYAH ISA IBN MARYAM?
Siapakah ayah Isa? Sebuah argumen yang sulit untuk disimpulkan dalam satu kalimat.

JAWAB: Adam, Hawa, dan Isa (Yesus) adalah tiga manusia yang tidak mempunyai ayah! Mereka adalah manusia-manusia yang diciptakan Allah secara langsung tanpa proses coitus.

46. ALLAH DAPAT MEMILIKI ANAK ATAU TIDAK?
Allah dapat memiliki anak (39:4) atau tidak (6:101)

JAWAB: Perumpamaan oleh Allah dalam QS. 39:4 bukanlah Allah memiliki anak, tetapi mengambil anak, karena Allah tidak punya istri (QS. 6:101),semakin kacau saja pertanyaan si pembual.apa dia tidak bisa memahami kalimat dengan baik.

47. APAKAH ISA TELAH WAFAT?
Apakah Isa sudah wafat? Semua nabi dan rasul sebelum Muhammad telah wafat (3:144). Tetapi Isa diangkat kepada Tuhan hidup-hidup (4:158 )

JAWAB: QS. 3:144 sama sekali tidak menyatakan bahwa semua nabi dan rasul sebelum Muhammad telah wafat. Mungkin si pembual salah baca. Perlu diketahui, QS. 4:158 termasuk golongan ayat "mu-tasyaabihaat". Sebagian ulama berpendapat bahwa Isa telah diwafatkan sebelum diangkat ke langit, dasarnya adalah tafsir dari QS. 19:33. Sedangkan sebagian lainnya berpendapat bahwa Isa masih hidup, dasarnya adalah tafsir dari QS. 4:158 dan Hadits Riwayat Bukhari yang menyatakan bahwa Almasih putra Maryam akan turun mendekati hari kiamat. Golongan ulama pertama berpendapat bahwa Hadits tersebut adalah dhaif karena diduga kuat dibuat oleh golongan ahli kitab dan dilatarbelakangi oleh pernyataan dalam kitab-kitab injil sinoptik, yaitu: Markus 13:26, Matius 24:30, dan Lukas 21:27.

48. ALLAH ADALAH PENCIPTA TERBAIK, BERARTI ADA PENCIPTA LAIN SELAIN ALLAH!
Satu pencipta atau banyak? Qur'an menggunakan frase bahwa Allah adalah "Pencipta yang paling baik" (23:14, 37:125), berarti ada pencipta lain yang kurang baik. Siapakah pencipta yang lain itu? Bertentangan dengan itu, banyak ayat menyatakan bahwa Allah sendirilah "pencipta segala" (contoh 39:62) di mana tertutup kemungkinan adanya pencipta lain.

JAWAB: Allah adalah Maha Pencipta atas segala sesuatu. Yang dimaksud dengan "Allah adalah Pencipta yang paling baik" tentu saja jika dibandingkan dengan jin dan manusia. Berikut kutipan lengkap ayatnya: "Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik." (QS. 23:14).

49. APAKAH TIAP UMAT MEMILIKI RASUL?
Dari tiap-tiap umat, atau turunan Ibrahim? 29:27 menyatakan bahwa nabi-nabi lahir dari turunan Ibrahilm. Tetapi 16:36 menyatakan bahwa Allah mengutus rasul pada tiap-tiap umat.

JAWAB: QS. 29:27 sama sekali tidak menyatakan bahwa seluruh nabi-nabi lahir dari turunan Ibrahim. Lima nabi/rasul berikut justru lahir sebelum Ibrahim, yaitu: Adam, Idris, Nuh, Hud, dan Salih. Nabi Luth juga bukan keturunan Ibrahim, meski waktu pengutusannya hampir bersamaan dengan Ibrahim. Dan banyak nabi/rasul yang namanya/kisahnya tidak disebutkan dalam Al-Qur'an (QS. 4:164-165).

50. MENIKAHI MANTAN ISTRI ANAK ANGKAT LAKI-LAKI
Menikahi istri-istri dari anak angkat lelaki? Muslim boleh menikahi istri-istri dari anak angkat lelaki (33:37), tetapi mengangkat anak lelaki terlarang (33:4-5).

JAWAB: Menikahi para mantan istri dari anak-anak angkat adalah halal (QS. 33:37). Tampaknya si pembual salah baca ayat lagi. Yang dilarang dalam QS. 33:4-5 adalah menjadikan anak angkat sebagai anak kandung sendiri. Tidak ada larangan mengangkat anak!

"Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan merupakan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu." (QS. 5:48)  

"Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya? Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya." (QS. 10:99-100)


[Oleh: Mas Ndink | Forum Muslim Menjawab]

Thursday, August 11, 2011

Al-Quran: Kontradiksi Ayat-Ayat Penciptaan Manusia Thursday, August 11, 2011


Ini adalah awal dari cerita kenapa saya terpanggil untuk mulai mengumpulkan notes guna menjawab tuduhan-tuduhan ngawur para pendebat, bahkan penghujat Islam, agar tidak harus cape mengulang-ulang jawaban yang sama untuk pertanyaan yang sama tapi terus diulang-ulang seperti KASET RUSAK!. 

Dulu (perhatikan tanggal posting tulisan ini), sekitar 2 atau 3 tahun yang lalu saya menemukan tudingan miring tentang Al-Qur'an di salahsatu forum saling hujat agama 'edan-edanan' tentang ayat-ayat penciptaan manusia. Kendati tidak jelas pertanyaan sesungguhnya apa, tapi saya kira yang menjadi substansi tuduhannya adalah MENGAPA ayat-ayat Al-Qur'an "tidak konsisten" dan merujuk pada elemen yang berbeda-beda menyangkut penciptaan manusia? Bukankah itu sama artinya bahwa Al-Qur'an bukan kitab suci? 

Begini tudingannya (sesuai tulisan asli tanpa edit):

QURAN, TULISAN NABI PALSU Muhamad, BUKAN ASUMSI ATAU REKAYASA:
(anda / Pembaca akan lihat sendiri KEGANJILAN / KEANEHAN AYAT INI, YANG DI KALIM SEBAGAI WAHYU)

  1. Qs. ar rahman 55 : 14.: Dia menciptakan manusia itu dari TANAH KERING SEPERTI TEMBIKAR.
  2. Qs. ash shaaffaat 37 : 11. : Maka tanyakanlah kepada mereka (kaum Musyrik mekah):"apakah mereka yang lebih kukuh kejadiannya ataukah apa 1274 ( cat. kaki. maksudnya malaikat, langit, bumi dll) yang telah kami ciptakan itu?" sesungguhnya kami telah menciptakan mereka dari TANAH LIAT.
  3. Qs. faathir 35 : 11, : Dan allah menciptakan kamu dari TANAH kemudian dari AIR MANI , kemudian dia menjadikan kamu berpasangan (laki -laki dan perempuan)...".
  4. Qs. al mu'min 40 : 67, : Dialah yang menciptakan kamu dari TANAH kemudian DARI SETETES AIR MANI, sesudah itu DARI SEGUMPAL DARAH,..."
  5. Qs. ath thaariq 86 : 5-6. : Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan? Dia diciptakan DARI AIR YANG TERPENCAR,
  6. Qs. abasa 80 : 18-19. : dari apakah allah menciptakannya ? dari SETETES MANI, allah menciptakannya lalu menentukannya 1558 (catatan kaki menentukan fase kejadian...)
  7. Qs. yaasin 36 : 77, : dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa kami menciptakan dari SETITIK AIR ( MANI ) , maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!
  8. Qs. as sajdah 32 : 8. : kemudian dia menjadikan keturunannya dari SARI PATI AIR YANG HINA ( AIR MANI )
  9. Qs. ali imran 3 : 59. : sesungguhnya misal (penciptaan) 'ISA di sisi allah , adalah seperti (penciptaan) ADAM . allah menciptakan ADAM dari tanah, kemudia allah berfirman kepadanya; "jadilah" (seorang manusia) maka jadilah dia.
  10. Qs. al hijr 15 : 28. : dan (ingatlah),ketika tuhanmu berfirman kepada para malaikat:"sesungguhnya aku akan menciptakan seorang manusia dari TANAH LIAT KERING ( yang berasal ) DARI LUMPUR HITAM YANG DIBENTUK.
  11. Qs.al mu'minuun 23 : 12-14, : dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari SUATU SARIPATI yang (berasal) dari TANAH. kemudia kami jadikan SARIPATI itu AIR MANI ( yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). kemudian AIR MANI itu kami jadikan SEGUMPAL DARAH, lalu SEGUMPAL DARAH itu kami jadikan SEGUMPAL DAGING dan SEGUMPAL DAGING itu kami jadikan TULANG BELULANG, lalu TULANG BELULANG itu kami BUNGKUS DENGAN DAGING. kemudia kami jadikan dia MAKHLUK YANG (BERBENTUK) LAIN...
  12. Qs. nuh 71 : 17. : dan allah menumbuhkan kamu dari TANAH dengan sebaik-baiknya.
  13. Qs. az zumar 39 : 6 . : dia menciptakan kamu dari SEORANG DIRI kemudia dia jadikan daripadanya istrinya dan dia MENURUNKAN UNTUK KAMU DELAPAN EKOR YANG BERPASANGAN DARI BINATANG TERNAK. dia MENJADIKAN kamu DALAM PERUT IBUMU KEJADIAN DEMI KEJADIAN DALAM TIGA KEGELAPAN 1307 (catatan kaki. kegelapan dalam PERUT, kegelapan DALAM RAHIM, kegelapan DALAM SELAPUT YANG MENUTUP ANAK DALAM RAHIM)...
  14. Qs. an nisaa 4 : 1 : hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada tuhanmu yang telah MENCIPTAKAN KAMU DARI DIRI YANG SATU, dan dari padanya 263 (catatan kaki; menurut JUMHUR MUFASSIRIN ialah dari bagian tubuh (tulang rusuk) Adam a.s. berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan muslim. disamping itu ada pula yang MENAFSIRKAN daripadanya IALAH DARI UNSUR YANG SERUPA YA'NI TANAH YANG DARI PADANYA ADAM a.s diciptakan). allah menciptakan istrinya;...

Ringkasnya, saya jawab begini:

Al-Qur’an ada menyebutkan bahwa asal kejadian manusia terdiri dari 7 (tujuh) macam kejadian. Agar diketahui juga oleh yang ingin tahu, kita sebutkan susunan ayat-ayat itu satu demi satu, merujuk pada apa yang anda tuliskan tadi. 

  1. Surat Ar Rahman ayat 14: "Dia (Allah) menjadikan manusia seperti tembikar, (tanah yang dibakar)." Yang dimaksudkan dengan kata "shal-shal" di ayat ini ialah: Tanah kering atau setengah kering yakni "zat pembakar" atau Oksigen.
  2. Dalam ayat itu disebutkan juga kata "Fakhkhar", yang maksudnya ialah "zat arang" atau Carbon.
  3. Surat Al Hijr, ayat 28: "dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat; sesungguhnya Aku (Allah) hendak menciptakan seorang manusia (Adam) dari tanah kering dan lumpur hitam yang berbentuk (berupa)." Di ayat ini tersebut juga "shal-shal", seperti telah saya terangkan. Sedangkan kata "Hamaa-in" di ayat tersebut ialah "zat lemas" atau Nitrogen.
  4. Surat As Sajadah ayat 7: "Dan (Allah) membuat manusia berasal dari pada "tanah." Yang dimaksud dengan kata "thien" (tanah) dalam ayat ini ialah "atom zat air" atau Hidrogen.
  5. Surat Ash Shaffaat ayat 11: "Sesungguhnya Aku (Allah) menjadikan manusia dari pada Tanah Liat". Yang dimaksud dengan kata "lazib" (tanah liat) di ayat ini ialah "zat besi" atau Ferrum.
  6. Surat Ali Imran ayat 59: "Dia (Allah) menjadikan Adam daripada tanah kemudian Allah berfirman kepadanya "jadilah engkau, lalu berbentuk manusia." Yang dimaksud dengan kata "turab" (tanah) di ayat ini ialah: "Unsur-unsur zat asli yang terdapat di dalam tanah" yang dinamai zat-zat An-organis.
  7. Surat Al Hijr ayat 28: "Maka setelah Aku (Allah) sempurnakan (bentuknya), lalu Kutiupkan ruh-Ku kepadanya (Ruh daripada-Ku)."

Dari ketujuh ayat Al-Qur’an ini, Allah telah menunjukkan tentang proses kejadiannya Nabi Adam sehingga berbentuk manusia, lalu ditiupkan ruh kepadanya sehingga manusia bernyawa (bertubuh jasmani dan rohani). Sebagaimana disebutkan pada ayat keenam tentang kata "turab" (tanah) ialah zat-zat asli yang terdapat didalam tanah yang dinamai zat An-organis. Zat Anorganis ini baru terjadi setelah melalui proses persenyawaan antara "Fakhkhar" yakni Carbonium (zat arang) dengan "shal-shal" yakni Oksigenium (zat pembakar) dan "hamaa-in" yaitu Nitrogenium (zat lemas) dan "thien" yakni Hidrogenium (Zat air). Jelasnya adalah persenyawaan antara:

  1. Fachchar (Carbonium = zat arang) dalam surat Ar Rahman ayat 14.
  2. Shalshal (Oksigenium = zat pembakar) juga dalam surat Ar Rahman ayat 14.
  3. Hamaa-in (Nitrogenium = zat lemas) dalam surat Al Hijr ayat 28
  4. Thien (Hidrogenium = zat Air) dalam surat As Sajadah, ayat 7.

Kemudian bersenyawa dengan zat besi (Ferrum), Yodium, Kalium, Silcum dan Mangaan, yang disebut "laazib" (zat-zat Anorganis) dalam surat As Shafaat ayat 11. Dalam proses persenyawaan tersebut, lalu terbentuklah zat yang dinamai protein. Inilah yang disebut "Turab" (zat-zat anorganis) dalam surat Ali Imran ayat 59. Salah satu diantara zat-zat Anorganis yang terpandang penting ialah Zat Kalium, yang banyak terdapat dalam jaringan tubuh, teristimewa di dalam otot-otot. Zat Kalium ini dipandang terpenting oleh karena mempunyai aktivitas dalam proses hayati, yakni dalam pembentukan badan halus. Dengan berlangsungnya "Proteinisasi", menjelmakan "proses penggantian" yang disebut "Substitusi". Setelah selesai mengalami substitusi, lalu menggempurlah electron-electron cosmic yang mewujudkan sebab pembentukan (Formasi), dinamai juga "sebab ujud" atau Causa Formatis.

Adapun Sinar Cosmic itu ialah suatu sinar yang mempunyai kemampuan untuk merubah sifat-sifat zat yang berasal dari tanah. Maka dengan mudah sinar cosmic dapat mewujudkan pembentukan tubuh manusia (Adam) berupa badan kasar (jasmaniah), yang terdiri dari badan, kepala, tangan, mata, hidung telinga dan seterusnya. Sampai disinilah ilmu pengetahuan eksak dapat menganalisa tentang pembentukan tubuh kasar (jasmaniah, jasmani manusia/Adam). Sedangkan tentang rohani (abstract wetenschap) tentu dibutuhkan ilmu pengetahuan yang serba rohaniah pula, yang sangat erat hubungannya dengan ilmu Metafisika.

Cukup jelas tentang ayat-ayat Al-Qur’an yang anda sangka berselisih antara satu dengan yang lain mengenai penciptaan manusia (Adam). Ayat-ayat itu pada hakikatnya bukanlah berselisih, melainkan menunjukkan proses asal kejadian tubuh jasmani Adam (visible), hingga pada badan halusnya (invisible), sampai berujud manusia. 

Rasanya penjelasan dari Al-Qur'an itu sendiri sudah cukup jelas bukan? Atau apakah anda sudah siap untuk dilanjutkan pada penjelasan proses asal kejadian tubuh dan rohani manusia dari segi ilmu metafisika? Nasehat saya, sebaiknya anda fahami yang wujud saja dulu. Sebab tentang segala sesuatu yang masuk dalam ranah ilmu ghaib dalam Al-Qur;an (bukan mistik, black magic atau white magic) akan sangat sulit untuk anda fahami, terutama jika anda sendiri tidak mengerti, apalagi mempercayai Al-Quran. Sementara itu, tolong jangan buru-buru menghakimi penjelasan di atas sebelum anda tanyakan sendiri kepada para ahlinya. Lain halnya jika anda sorang Genekolog, atau ahli lainnya. Cobalah tanyakan pada mereka, penjelasan di atas memenuhi kaidah sains dan teknologi atau atau tidak? Jika tidak, mungkin perlu sama-sama kita bahas lagi di ringkat pertanggungjawaban Thesis!. 

Sampai di sini, saya yakin anda tentu sudah puas membaca riwayat hidup Nabi Muhammad Salallahu'alaihi Wassalam dari berbagai sumber, terutama tentunya dari sumber-sumber favorit anda yang mendikreditkan beliau. Terlepas apa pun cerita yang anda tanamkan di benak anda tentang beliau; satu hal yang pasti. Beliau tidak tahu tulis-baca, tidak pernah belajar ilmu kepada siapapun, tidak pernah berguru dan belum pernah sama sekali bergaul dengan cendikiawan dan para cerdik pandai. Kami menyebutnya "Ummi", atau dalam pengertian kalian bodoh. Pertanyaannya sekarang, Bagaimana "orang bodoh" ini dapat menjelaskan ilmu yang pada abad inipun masih dianggap rumit lebih dari 1400 tahun lalu? Darmanakah beliau belajar ilmu urai, kepada siapakah beliau belajar ilmu kimia, ilmu hayat, ilmu alam dan soal-soal kerohanian, kalau bukan wahyu dari Tuhannya, yakni Allah SWT? Dan tentu saja tidak mungkin beliau menerima wahyu dari Allah jika beliau bukan seorang Nabi dan Rasul Allah. Sederhana saja bukan?

Ohiya, adapun tentang mani (sperma) yang barangkali anda fikir sengaja saya kesampingkan, maka baiklah saya serahkan kepada ilmu pengetahuan modern saja untuk menjelaskannya kepada anda. Untuk itu, monggo silahkan singgah di sini. 


[Sumber: Gus Mendem Menjawab Fitnah]

Tuesday, January 11, 2011

Al-Quran: Menjawab KONTRADIKSI Pada Ayat-Ayatnya [2] Tuesday, January 11, 2011

Ini cuma arsip jawaban untuk tudingan "sotoy" laskar Paulus yang seperti lagu CENDOL BASI dari KASET RUSAK, terus diulang-ulang dari generasi ke generasi oleh Kristen abangan yang mengira copasan dari situs abal-abal Kristen dapat dijadikan hujah untuk menuduh adanya kontradisksi ayat-ayat Al-Qur'an yang (mereka pikir) tidak mungkin dapat dibantah oleh umat Islam.

Kita langsung saja;

1. Siapakah yang pertama kali menjadi Muslim?
Muhammad (Qs.6:14,163).

14. Katakanlah: "Apakah akan aku jadikan pelindung selain dari Allah yang menjadikan langit dan bumi, padahal Dia memberi makan dan tidak memberi makan?" Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintah supaya aku menjadi orang yang pertama kali islam, dan jangan sekali-kali kamu masuk golongan orang musyrik."

 قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ أَوَّلَ مَنْ أَسْلَمَ
163. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menjadi Muslim.

 لا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ
Yang dimaksud adalah Nabi Muhammad saw adalah yang pertama menjadi muslim dikalangan ahli (warga) mekah, bukan yang pertama kali Islam di atas dunia.(kamus Qur'an Addamghani 1/57)

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
(a).Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Musa (Qs.7:143).
143. Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: "Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau." Tuhan berfirman: "Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku." Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: "Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman."

وَأَنَا أَوَّلُ الْمُؤْمِنِينَ
Yang dimaksud adalah orang yang pertama beriman dikalangan bani isra’il (yang membenarkan) bahwa Allah tidak bisa dilihat diatas dunia (Kasyiful Bayan 3/289)

(b). Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Beberapa orang Mesir (Qs.26:51).
51. sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman."

أَنْ كُنَّا أَوَّلَ الْمُؤْمِنِينَ
Mereka adalah tukang sihir Fir’aun,mereka mengikrarkan iman yang pertama kali kepada Tuhan musa (Allah swt) dikalangan yang hadir dalam pertempuran sihir  (bukan yang pertama di dunia) setelah mereka mengetahui bahwa musa bukanlah tukang sihir seperti mereka, melainkan yang dibawa musa adalah mu’jizat yang benar dari Allah,(Mufatihul Ghaib 34/117)

Pada dua ayat ini tidak disinggung masalah yang pertama kali muslim dan tidak bertentangan dengan ayat diatas.

(c). Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Ibrahim (Qs.2:127-133, )
127. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): "Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".

128. Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.

Ini do’a nabi Ibrahim.

129. Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Quran) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.

Tidak ada berkaitan dengan tema ini.
130. Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.

Disini hanya disebut Millatul Ibrahim Tidak ada berkaitan dengan tema ini.

131. Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: "Tunduk patuhlah!" Ibrahim menjawab: "Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam."

إِذْ قَالَ لَهُ رَبُّهُ أَسْلِمْ قَالَ أَسْلَمْتُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ
Ini perintah Allah kepada Ibrahim “islamlah(tunduklah) bagi tuhan sekalian alam” Ibrahim menjawab ” Aku Islam(tunduk patuh) sebagimana tersebut dalam surah Ali imran:20 أسلمت وجهي لله aku tundukkan wajahku pada Allah. (Tahrir Wa tanwir 11/242) yang dimaksud islam disini adalah Tunduk patuh.

132. Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'qub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim".

فَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
Janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan Islam (tetap menyembah Allah tidak Musyrik).yang dimaksud adalah tetap dalam tauhid.(Kasyiful bayan 1/271)

133. Adakah kamu hadir ketika Ya'qub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: "Apa yang kamu sembah sepeninggalku?" Mereka menjawab: "Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami muslim (hanya tunduk patuh kepada-Nya").

إِلَهًا وَاحِدًا وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ
Ayat ini menjelaskan bahwa anak-anak Yaq’kub yang mengikrarkan janji bahwa di kemudian hari mereka akan tetap menyembah “Allah Tuhan yang maha Esa”(Tidak akan syirik).

Saat ayat ini diturunkan, Rasulullah saw sedang berada dihadapan orang2 yahudi dan nasrani maka Rasulullah berkata: Aku juga diperintah seperti ini” maka awalnya mereka diam,kemudian Rasulullah meneruskan: Musa dan Isa juga diperintah seperti ini”maka mereka marah dengan berkata: Isa bukanlah golongan para nabi melainkan ia adalah anak Allah.(Kasyiful bayan 1/273)

67. Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi Muslim  dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik. (Qs.3:67).

مَا كَانَ إِبْرَاهِيمُ يَهُودِيًّا وَلا نَصْرَانِيًّا وَلَكِنْ كَانَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Ayat ini menjelaskan bahwa ibrahim bukanlah orang yahudi atau nasrani akan tetapi ibrahim itu islam(mengesakan Allah) tidak musyrik karena yahudi dan nasrani itu musyrik.

كما قال محمد بن إسحاق بن يسار :حدثني محمد بن أبي محمد مولى زيد بن ثابت ، حدثني سعيد بن جبير أو عكرمة ، عن ابن عباس قال : اجتمعت نصارى نجران وأحبار يهود عند رسول الله صلى الله عليه وسلم ، فتنازعوا عنده ، فقالت الأحبار : ما كان إبراهيم إلا يهوديا. وقالت النصارى ما كان إبراهيم إلا نصرانيا. فأنزل الله تعالى
Artinya:Telah berkump l-kumpul Nasrani najran dan Ahbar yahudi pada sisi Rasulullah Saw maka mereka berbantah-bantah,berkata Ahbar  yahudi :tidak ada ibrahim kecuali Yahudi” ,dan berkata pula Nasrani ”tidak ada Ibrahim kecuali Nasrani,maka turunlah Ayat ini.,.,mematahkan bantahan mereka (Tafsir Ibnu Katsir juz 4 hal 11)

Semua Ayat diatas menjelaskan Bahwa Ibrahim,Musa dan Ya’qub dan Anak2nya membawa agama islam mengesakan Allah (Tauhid) bukan agama Musyrik atau Yahudi dan nasrani, tidak ada mengatakan bahwa Ibrahim adalah orang yang mula-mula Islam, dan tidak bertentangan dengan ayat diatas.

(d). Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Adam, yaitu manusia ciptaan pertama, yang menerima wahyu dari Allah Muslim (Qs.42:51).

51. Dan tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau dibelakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.

Ayat ini menjelaskan bagimana manusia berkata-kata dengan Allah,Ayat ini tidak menyinggung masalah nabi Adam,dan tidak bertentangan dengan ayat diatas.
Semua ayat diatas menjelaskan tentang ”Aqidah” para nabi yang dahulu yaitu ”Tauhid”.dan tunduk patuh hanya pada Allah maka tuduhan yang mengatakan bahwa ayat itu bertentangan adalah tuduhan bodoh.

Sampai disini sudah lenyap 10 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 10 pertentangan.

2. Bisakah Allah Muslim dilihat oleh manusia dan apakah Muhammad melihat Allahnya?
Ya, Muhammad dapat melihat Allahnya (Qs.53:1-18, Qs.81:15-29).

(Qs.53:1-18)  13. Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, 14. (yaitu) di Sidratil Muntaha,
(Qs.81:15-29) 23. Dan sesungguhnya Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang.

Dalam surah An najm dan At takwir ini tidak pernah ada disebut bahwa Nabi Muhammad melihat Allah, akan tetapi yang dilihat Rasulullah saw adalah Malaikat Jibril. Tuduhan ini jelas ngawur!

Apakah hal ini bertentangan dengan:
(Qs.6:102-103 dan Qs.42:51) mengatakan bahwa Mhd tidak dapat melihat Allahnya..
(Qs.6:102-103) 103. Dia (Allah)tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan; dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui.
(Qs.42:51) 51. Dan tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau dibelakang tabir.

Jelas-jelas tidak ada pertentangan sedikitpun pada ayat diatas dan Allah memang tidak bisa dilihat dengan pandangan mata.

Sampai disini sudah lenyap 4 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 14 pertentangan.

3. Apakah pemberi peringatan (Rasul) dikirim kepada semua manusia sebelum kedatangan Muhammad?
Ya, Allah Muslim telah mengirim pemberi peringatan (Rasul) kepada setiap orang (Qs.10:47, 16:35-36, 35:24).

(Qs.10:47) 47. Tiap-tiap umat mempunyai rasul; maka apabila telah datang rasul mereka, diberikanlah keputusan antara mereka.
(Qs.16:35-36) 36. Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja),
(Qs.35:24) 24. Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada(rasul) padanya seorang pemberi peringatan.

Apakah hal ini bertentangan dengan:
Ibrahim dan Ismael secara spesial telah dikirim oleh Allah Muslim untuk mengunjungi Mekah dan membangun Ka’bah serta memberi peringatan kepada orang2 di sana ( Qs.2:125-129) .

125. Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim  tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku' dan yang sujud".

Anehnya, Muhammad ternyata dikirim sebagai pemberi peringatan (Rasul) kepada orang2 yang belum memiliki rasul/pemberi peringatan tersebut sebelumnya (Qs.28:46, 32:44, 36:2-6).
(Qs.28:46) 46. Dan tiadalah kamu berada di dekat gunung Thur ketika Kami menyeru (Musa), tetapi (Kami beritahukan itu kepadamu) sebagai rahmat dari Tuhanmu, supaya kamu memberi peringatan kepada kaum (Quraisy) yang sekali-kali belum datang kepada mereka pemberi peringatan sebelum kamu agar mereka ingat.

لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَا أَتَاهُمْ مِنْ نَذِيرٍ مِنْ قَبْلِكَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ
(32:44) surah As Sajdah hanya 30 ayat darimanakah tambahan ayat sampai 44? Ini yang lebih aneh lagi.

(36:2-6) 3. Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul,dan ayat 6. Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.

لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَا أَتَاهُمْ مِنْ نَذِيرٍ مِنْ قَبْلِكَ
لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَا أُنْذِرَ آبَاؤُهُمْ فَهُمْ غَافِلُونَ

Disini jelas yang dimaksud adalah kepada kaum quraisy pada zaman Muhammad karena kaum quraisy sebelum diutusnya Nabi Muhammad adalah kaum Futrah (kaum yang putus pemimpin) dan juga disebut kaum Jahilyah sejak diangkatnya Isa kelangit hingga mereka berdo’a:

 رَبَّنَا لَوْلا أَرْسَلْتَ إِلَيْنَا رَسُولا فَنَتَّبِعَ آيَاتِكَ وَنَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

Ya tuhan kami mengapa tidak engkau utus kepada kami seorang Rasul hingga kami mengikuti ayat-ayat engkau dan adalah kami orang yang beriman.maka musibah Futrah di musnahkan dari mereka dengan diutusnya Muhammad saw,(Tafsir Ibnu katsir 2/300)

Ayat diatas menjelaskan bahwa Nabi Muhammad diutus sebagai pemberi peringatan kepada kaum(quraisy). Bukan Rasul kepada orang2 yg belum pernah memiliki rasul sebelumnya didunia,,bukan berarti Muhammad adalah rasul yang pertama muncul didunia.

Hal ini menimbulkan pertanyaan: “Bagaimana dengan Hud dan Salih yg nyata2 juga telah dikirim sebagai pemberi peringatan ke Arab? Bagaimana juga dengan Kitab yg telah diberikan kepada Ismael? Dll ( Qs.11:50, 11:61).

(QS.11:50) 50. Dan kepada kaum 'Ad (Kami utus) saudara mereka, Huud. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Kamu hanyalah mengada-adakan saja.
(QS 11:61) 61. Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh.

Tentu saja tidak pernah ada pertentangan Ayat ini dengan Ayat diatas, yang mengatakan ayat itu bertentangan jelaslah karena kebodohannya sendiri dalam memahami ayat suci Al-Qur'an.

Sekarang Pertanyaan anda dijawab: Hud dan Shalih adalah rasul sebelum Muhammad ,jika anda bertanya Ibrahim berasal dari Bani Israil atau Arab? Tentu saja pertanyaan itu lucu. 

Arab dan Bani Israil berasal dari Ibrahim. Makanya dikatakan beliau adalah bapak para nabi. Nabi-nabi utusan Allah banyak yang berasal dari garis keturunan Ibrahim. Dari Ibrahim muncul Ismail dan Ishaq. Dari Ismail muncul bani Arab. Dari Ishaq kemudian muncul bani Israil.

Hanya ada empat kitab suci Taurat, Zabur, Injil dan Quran. Ada satu lagi yaitu ”lembaran” Ibrahim. Tidak ada kitab lain yang dikirim kepada Ismail. Kalaupun ada pastilah berasal dari warisan Ibrahim.

Sampai disini sudah lenyap 18 pertentangan ayat. Jadi total sudah lenyap 32 pertentangan.

4. Apakah yang menjadi makanan orang-orang di Neraka?
Makanan orang2 yg ada di Neraka adalah Dhari atau pohon berduri (Qs.88 :6).

6. Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri,

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Makanan orang2 di Neraka adalah darah dan nanah (Qs.69:36). 36. Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.
Makanan orang2 di Neraka adalah buah dari pohon Zaqqum (Qs.37:66). 66. Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu.

Pohon dhari/berduri itu namanya Sajar Zaqqum dan minuman mereka adalah Hamim yaitu darah dan nanah, apalagi yang harus dibingungkan apanya yang bertentangan disini? Otak yang waras pastilah tidak akan kebingungan kecuali otak yang idiot,

Sampai disini sudah lenyap 2 pertentangan ayat. Jadi total sudah lenyap 34 pertentangan.

5. Bisakah malaikat-malaikat menyebabkan kematian/penderitaan terhadap manusia?
Al-Qur'an menyerang mereka yg menyembah selain Allah Muslim, seperti malaikat, atau nabi. Mengapa? Karena malaikat dan dan nabi tidak bisa menciptakan, memberi kehidupan atau bahkan menyebabkan kematian atau penderitaan.

Apakah hal ini bertentangan dengan:
“Sesungguhnya orang2 yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri…(Qs.4: 97).

“(Yaitu) orang2 yg dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat zalim kepada diri mereka sendiri” (Qs.16:28).

“(Yaitu) orang2 yg diwafatkan dlm keadaan baik oleh para malaikat..” (Qs.16:32).
“Katakanlah, “malaikat maut yg diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikan kamu..” (Qs.32:11).

وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ ثُمَّ يَتَوَفَّاكُمْ
Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu;(16/70)

Apakah ini bertentangan dengan:

قُلْ يَتَوَفَّاكُمْ مَلَكُ الْمَوْتِ الَّذِي وُكِّلَ بِكُمْ ثُمَّ إِلَى رَبِّكُمْ تُرْجَعُونَ

11. Katakanlah: "Malaikat  maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikanmu, kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan."(32/11).

Maksudnya Allah menyerahkan tugas mencabut nyawa makhluq maka dikembaliakan makhluq itu kepada Allah.

Jelas ayat itu tidak bertentangan karena bila disebut Allah yang menjadikan kamu, kemudian disebut ibumu yang melahirkan kamu apakah kalimat itu bertentangan? Tentu tidak!

Jika disebut Allah yang menurunkan Al-Qur'an, kemudian disebut pula Jibril bertugas menurunkan Al-Qur'an. Apakah itu bertentangan? Tentu tidak! Karena Allah yang memerintah Jibril menurunkannya dengan izin Allah.

Sampai disini sudah lenyap 4 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 38 pertentangan.

6. Bisakah umat Muslim menikah dengan orang Non-Muslim?
Al-Qur'an melarang umat Muslim menikahi wanita penyembah berhala dan kafir juga musyrik serta menganggap orang di luar Islam adalah binatang yang paling jahat dan buas (Qs.2:221, 8:55, 9:28-33).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Qs.5:5 yang ternyata memperbolehkan Umat Muslim untuk mengawini/menikahi wanita Kristen.

وَالْمُحْصَنَاتُ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ

Kitab yang dimaksud disini adalah Ahlul kitab atau yang disebut Alkitabiyah sebagimana yang dijelaskan dalam Tafsir2 yang mu’tabar,

 استثنى الله من ذلك نساء أهل الكتاب (Tafsir Ibnu Katsir 3/101)
على الكتابيات الذين كانوا من أهل الكتاب (Tafsir Al bahri Almuhit 4/365)
أهل الكتاب المعاهدات دون الحربيات (Tafsir Al Izza bin abdissalam 1/372)
أنَّهنّ أولى بالمؤمنين من محصنات أهل الكتاب (Tahrir wa Tanwir 6/123)
في جميع الكتابيات (Kasyif wal Bayan 4/22)

Alkitabiyah/Ahlul Kitab adalah orang2 yang berpegang teguh pada Kitab2 yang diturunkan sebelum Muhammad seperti Suhuf  Ibrahim,Taurat, Zabur, juga Injil yang asli, yang mana mereka tidak syirik sama sekali. Itulah yang disebut Ahlul kitab. Wanita ahlul kitab di jaman nabi Muhammad SAW. Setelah itu tidak pantas atau tidak ada lagi istilah ahlul kitab. Ahlul kitab yang dimaksud adalah ahlul kitab yang masih memegang teguh ajaran tauhid. 

Perhatikan ayat itu 5:5 jelas-jelas disebut ahlul kitab sebelum nabi Muhammad diutus. Wajarlah MUI telah mengeluarkan fatwa keharaman nikah beda agama, Islam-non-Islam.
Maka tidak ada pertentangan ayat yang dituduhkan diatas,

Sampai disini sudah lenyap 1 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 39 pertentangan.

7. Apakah Allah Muslim akan menganugerahi imbalan yg baik atas perbuatan-perbutan baik orang Non-Muslim?
Tidak (Qs.9:17, 9:69).

Apakah hal ini bertentangan dengan:
Qs.2:62 menjanjikan bhw Umat Kristen (Non-Muslim) akan diberi penghargaan atas perbuatan baik mereka.

Perhatikan Qs.2:62 Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Sangat jelas intinya disini yaiatu mereka yang benar2beriman kepada Allah yaitu tidak musyrik dan lihat (Qs.9:17)  Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan mesjid-mesjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka.

Inti dari diterimanya Amal itu adalah IKHLAS BERIMAN DAN TIDAK SYIRIK siapapun dia tidak akan disia2kan amalnya

Sampai disini sudah lenyap 2 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 41 pertentangan.

8. Berapa banyak Ibu yang dimiliki seorang Muslim?
Hanya satu, yaitu wanita yg melahirkan mereka dan tiada yang lain (Qs.58:2).

Orang-orang yang menzihar istrinya di antara kamu, (menganggap istrinya sebagai ibunya, padahal) tiadalah istri mereka itu ibu mereka. ibu mereka tidak lain hanyalah wanita yang melahirkan mereka.

Apakah ini bertentangan dengan:
Ibu yg dimiliki seorang Muslim adalah dua (2) (Qs.4:23, termasuk seorang ibu yg merawat mereka). Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu,

Ibu yg dimiliki seorang Muslim adalah sedikitnya sepuluh (10) (Qs.33:6). Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan istri-istrinya adalah ibu-ibu mereka.

Yang dimaksud dalam Qs.58:2 adalah ibu kandung, yang dimaksud dalam Qs.4:23 adalah ibu rida’(menyusui), yang dimaksud dalam Qs.33:6 adalah istri2 nabi yang dipanggil Ummil mu’minin. Sama sekali tidak ada pertentangan di sana. Ayat-ayat itu menjelaskan tentang pengertian ibu. Apanya yang bertentangan? Seandainya dikatakan yang melahirkanmu itulah ibumu, kemudian dikatakan pula yang melahirkanmu itu bukanlah ibumu barulah ayat itu bertentangan.

Ibu kandung kalau tidak bisa menghasilkan air susu boleh meminta ibu lain menyusukan bayinya. Ibu susuan itu statusnya seperti ibunya sendiri dalam hal pernikahan. Tapi tidak dalam zihar.

Sampai disini sudah lenyap 2 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 43 pertentangan.

9. Mengenai pembagian harta warisan
Dalam Hukum Kewarisan Islam. Qs.4:11-12 dan Qs.4:176 menyatakan bahwa jika seorang lelaki Muslim meninggal dan ia meninggalkan 3 puteri, 2 orangtua, dan 1 isteri, maka pembagian harta warisannya adalah 2/3 dari harta warisan yg diberikan kepada 3 puterinya secara bersamaan, 1/3 dari harta warisan diberikan untuk orangtuanya (Qs.4:11) dan 1/8 untuk isterinya (Qs.4:12).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Jika lelaki Muslim meninggal, maka pembagian harta warisannya adalah ibunya menerima 1/3 dari harta warisan (Qs.4:11), isterinya menerima ¼ dari harta warisan (Qs.4:12), dan 2 saudara perempuannya menerima 2/3 dari harta warisan (Qs.4:176), dan ditambah lagi hingga 5/12 dari harta warisan yang tersedia/ada.

Ayat ini sangat jelas tak perlu diperdebatkan. Ada syarat-syarat yang harus diperhatikan.

Sampai disini sudah lenyap 6 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 49 pertentangan.

10. Berapa banyak malaikat yang berbicara kepada Maryam?
Beberapa malaikat (several angels) (Qs.3:42, 3:45). Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, menyucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).

وَإِذْ قَالَتِ الْمَلائِكَةُ

َإِذْ badal pada sebelumnya, قَالَتِ Fi’il madhi yang bermaqam pada wahid mu’anas, menyimpan dhamir هِىَ yang artinya telah berkata ia seorang malaikat,jika disebut telah berkata beberapa malaikat maka kalimatnya harus jamak, الْمَلائِكَة  قالنا yang artinya telah berkata beberapa malaikat,,

Tentu saja Hal ini tidak bertentangan dengan:
Malaikat yg berbicara kepada Maryam adalah hanya satu malaikat (Qs.19:17-21) . maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.

Sampai disini sudah lenyap 3 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 52 pertentangan.

11. Berapakah 1 hari di mata Allah Muslim?
Satu hari dimata Allah Muslim=1000 tahun (Qs.22:47, 32:5). 47, Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.

Seperti 1000 tahun itu bilangan perkiraan, mungkin lebih 1tahun1bulan1hari 1jam1menit kurang 12 detik,

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
1 hari dimata Allah Muslim=50.000 tahun (Qs.70:4) 4, Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun.

Di sini disebut dalam kadar, yang maksudnya kira-kira 50,000 tahun di dunia, karena menyatakan betapa cepatnya bilangan disisi Allah dibanding dengan bilangan di sisi manusia, dalam menyatakan bilangan jarak masa seperti itu sudah lazim dalam islam.

Berapakah jarak Jakarta-Bangkok? Berapakah lama perjalanan Jakarta-Bangkok?
Pertanyaan ini tak bisa dibandingkan karena sama-sama menyatakan kebenarannya sendiri.

Sampai disini sudah lenyap 3 pertentangan ayat, total sudah lenyap 55 pertentangan.

12. Ada berapa golongan/groupkah orang-orang yang ada pada akhir zaman?
Ada 3 golongan/group (Qs.56:7).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:

(a). Qs.90:18-19 mengatakan bahwa ada 2 golongan/group yg ada pada hari Penghakiman/ Akhir Zaman, yaitu golongan kanan dan golongan kiri.
(b). Qs.99:6-8 juga mengatakan bahwa akan ada 2 golongan/group yg ada pada hari Penghakiman/ Akhir Zaman, yaitu golongan yg berbuat baik dan yg berbuat jahat.

Tidak ada yang bertentangan. Pada dasarnya hanya ada dua golongan beriman dan tidak beriman. Yang beriman kemudian terbagi lagi yang utama itulah yang paling dahulu berimandan telah masuk syurga terlebih dahulu, dan yang tidak utama.

Sampai disini sudah lenyap 3 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 58 pertentangan.

13. Berapa harikah yang dibutuhkan Allah Muslim untuk menghancurkan orang-orang Aad?
Satu hari (Qs.54:19). Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang sangat kencang pada hari nahas yang terus menerus,

Hari nahas maksudnya adalah hari yang sial, bukan satu hari.

Hal ini tidak bertentangan dengan:
Qs..41:16 dan Qs.69:6-7 mengatakan bahwa waktu yg dibutuhkan Allah Muslim untuk menghancurkan orang2 Aad adalah beberapa hari.

Sampai disini sudah lenyap 2 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 60 pertentangan.

14. Berapa harikah masa Penciptaan?
Bila anda menjumah hari penciptaan dalam Qs.41:9 (4 hari), Qs.41:10 (2 hari) dan Qs. 41:12 (2 hari), maka total hari Penciptaan adalah 8 hari.

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Qs.7:54, Qs.10:3, Qs.11:7 dan Qs.25:59 jelas menyebutkan bahwa Allah Muslim menciptakan langit dan bumi adalah dalam waktu 6 masa. Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, (Qs.7:54)

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ

Yang dimaksud سِتَّةِ أَيَّامٍ adalah الساعة Masa bukan hari, suatu hal yang mustahil Allah menjadikan langit dan bumi dalam 6 hari, sedangkan hitungan hari belum ada. Hitungan hari berjalan setelah selesai penciptaanNya, (Tafsir Baydawi 3/25) dan (Tafsir Ibnu katsir 1/421 yang menyebut Sa’ah artinya masa/tahap) idafah kepada ayyam, Allah mengajari manusia menghitung hari dan malam.

Perhatikan Qs 16:40. Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: kun (jadilah)", maka jadilah ia!

Apakah membutuhkan waktu 6 hari mengucapkan kalimah "KUN" (Jadilah) bagi Allah? Dan bilangan hari disisi Allah tidak sama dengan bilangan hari di dunia. Sama sekali ayat itu tidak bertentangan,

Sampai disini sudah lenyap 4 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 64 pertentangan.

15. Cepat atau lambatkah Penciptaan itu?
Allah Muslim menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari (Qs.7:54, Qs.10:3, Qs.11 :7 dan Qs.25:59).

Hal ini tidak bertentangan dengan:
Allah Muslim mencipta secara “spontan” dan langsung jadi (Qs.2:117).

Cepat artinya apa yang dikehendaki Allah pasti langsung terjadi. Bila Allah memerintahkan enam masa maka enam masa/tahap terjadinya tidak akan pernah telat.

Sampai disini sudah lenyap 4 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 68 pertentangan.

16. Manakah yang lebih dahulu diciptakan, langit atau bumi?
Pertama, bumi dulu yg diciptakan, lalu kemudian barulah langit ( Qs.2:29).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Qs..79:27-30 yg menyebutkan bahwa yg diciptakan terlebih dahulu adalah langit, kemudian bumi. 27. Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya, 28. Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya, 29. dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang. 30. Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.

أَأَنْتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ السَّمَاءُ بَنَاهَا apakah kamu lebih sulit menciptakannya ataukah langit? Allah telah mebinanya(langit itu),,perhatikan hamzah awal ayat ini kenapa hamzah ini ada disini? Itu Hamzah istifaham ta’kid,,,Allah bertanya apakah menjadikan kamu ini sulit,,?mana yang lebih sulit daripada menjadikan langit,,? lihatlah langit itu telah aku bina.

itu tidak berarti langit diciptakan lebih dahulu dari bumi, dan tidak ada dikatakan Allah menciptakan langit lebih dahulu kemudian bumi dalam ayat itu. Artinya tidak ada pertentangan ayat disini. Inilah akibat kalau tidak mengerti bahasa arab dengan matang, cuma membaca terjemahan sepintas saja,

Sampai disini sudah lenyap 1 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 69 pertentangan.

17. Bagaimanakah proses penciptaan terjadi?
Dalam proses penciptaan langit dan bumi diciptakan dengan suka hati atau terpaksa ( Qs.41:11). 11. Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa." Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati."

Yang dimaksud "keduanya" adalah dua jenis ciptaan yang dipanggil, bukan dua yang terpisah, dan tidak ada dikatakan disini bahwa keduanya adalah dua ciptaan yang terpisah,,

Hal ini tidak bertentangan dengan:
Qs.21:30 menyebutkan bahwa langit dan bumi pada mulanya diciptakan telah bersatu padu, kemudian baru dipisahkan. 30. Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?
sesuatu yang padu sebelum dibentuk menjadi langit dan bumi kemudian dipisahkan maka jadilah ia seperti sekarang.

Sampai disini sudah lenyap 1 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 70 pertentangan.

18. Dari manakah manusia itu diciptakan?
Dari Segumpal Darah (Qs.96:1-2).

Hal ini tidak pernah bertentangan dengan:
Manusia diciptakan dari air (Qs.21:30, 24:45, 25:54).
Manusia diciptakan dari tanah liat kering yg berasal dari Lumpur hitam (Qs.15:26).
Manusia diciptakan dari debu tanah (Qs.3:59, 30:20, 35:11).
Manusia diciptakan dari bahan yg tidak ada sama sekali (Qs.19:67).
Manusia diciptakan dari bumi (Qs.11:61).
Manusia diciptakan dari mani/sperma (Qs.75:37).

Awalnya manusia itu tidak ada sama sekali sebelum diciptakan (Qs.19:67).bukan diciptakan dari yang tidak ada,,seorang yang ber otak jernih pasti mengerti dengan belum ada,,Manusia pertama diciptakan yaitu Adam dari tanah yang ada dibumi (Qs.11:61) yang berlumpur yang hitam (Qs.15:26).,juga berdebu (Qs.3:59, 30:20, 35:11) yang dicampur air (25:54).dan berikutnya pencitaan manusia melalui perkawinan yaitu dari air yang dipancarkan oleh laki-laki. (Qs.75:37).maka jadilah air/sperma itu segumpal darah dalam rahim perempuan (Qs.96:1-2).

Memangnya apa yang bertentangan?

Sampai disini sudah lenyap 11 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 81 pertentangan.

19. Bolehkah menjadi perantara/orang yang bersyafaat atau tidak pada Hari Penghakiman / Akhir Zaman?
Boleh (Qs.20:109, 34:23, 43:86, 53:26).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:

Menjadi perantara/orang yg bersyafaat pada Hari Penghakiman/Akhir Zaman adalah tidak boleh (Qs.2:122-123, 2:254, 6:51, 82:18-19).

Begitu jelas dalam semua ayat (Qs.20:109, 34:23, 43:86, 53:26) di atas terdapat kalimat لا yang artinya Tidak ada syafa’at, kemudian ada kalimat إِلا yaitu pengecualian yang dapat memberi syafa’at.

Tidak ada ayat itu bertentangan melainkan ayat diatas menjelaskan ayat yang dituduhkan.

20. Dimanakah Allah Muslim dan tahtaNya?
Allah Muslim lebih dekat daripada urat leher manusia (Qs.50:16). 16. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,yaitu ilmuNya meliputi seluruh alam memenuhi sekalian rongga tidak ada yang tersembunyi dari pengetahuanNya,sampai apa yang terlintas dalam hati manusia.

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Allah Muslim itu berada di tahtaNya/arasyNya (Qs.57:4) tahtaNya dimana?!
Allah Muslim itu tahtaNya berada di atas air (Qs.11:7).
Allah Muslim itu tahtaNya berada antara 1.000 hingga 50.000 tahun untuk dijangkau (Qs.32:5, 70:4).

(Qs.57:4)  Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; Kemudian Dia Istawa atas 'Arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

Istawa’ adalah salah-satu Ayat Mutasyabihat, para Ahli Mufassirin tidak menafsirkan ayat ini, dan ada yang menta’wilkannya sebagaimana yang tertulis dalam Tafsir2 yang Mu’tabar,”

أن الاستواء على العرش صفة لله بلا كيف

Yang maksudnya istawa Atas ‘aras Adalah salah satu sifat Allah tidak ditanya bagimana sifat istawa itu,,”  (Tafsir Baydawi 3/26)

فاستوى على عرشه باسم الرحمن

istawa’ atas ‘aras dengan asma’ Ar Rahman(maha mengasihi) (Tafsir Ibnu Qayyim 1/37)

فتدل على العلو

menunjukkan diatas yang tertiggi (Tafsir Sa’idi 1/327)

أن المراد استوى على الملك

Maksud istawa’ itu memiliki (Mufatihul Ghaib 14/95)

الاستواء معلوم والكيف غير معقول والإيمان به واجب والسؤال عنه بدعة

Adapun Istawa’ itu telah dima’lumi, dan betepakah istawa tidak boleh diakal2i, dan iman kepadanya wajib, dan bertanya2 tentangnya sama dengan bid’ah (Tafsir Bahri Almuhit 5/358)

Selama ini Tidak ada Tafsir  yang menafsirkan bahwa ‘Aras adalah tempat Allah/Istana Allah/Tahta Allah. Maka itu tidaklah bertentangan dengan ayat diatas,

Sampai disini sudah lenyap 4 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 101 pertentangan.


21. Siapakah sumber malapetaka?
Sumber malapetaka adalah Syetan di “dalam” diri manusia atau gangguan (Qs..38:41).
41. Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika ia menyeru Tuhan-nya: "Sesungguhnya aku diganggu syetan dengan kepayahan dan siksaan."

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Sumber malapetaka adalah kita sendiri (Qs.4:79). 
79. Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi.

Sumber malapetaka adalah Allah sendiri (Qs.4:78). Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah." Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?

Malapetaka itu disebabkan dri manusia sendiri, yaitu karena ia diganggu syetan. Menyimpangnya manusia dari jalan Allah lantaran mengikuti syetan atau mengikuti hawa nafsunya.itu syetan dan diri manusia itu semuanya memang berasal dari Allah,kalau tidak dari Allah darimana lagi datangnya? Syetan diciptakan Allah, Manusia diciptakan Allah, kebenaran diciptakan Allah, kesesatan diciptakan Allah, Rahmat dari Allah dan Bencana Dari Allah, akan tetapi kebenaran didatangkan Allah melalui rahmatNya, Kesesatan didatangkan Allah melalui Syetan, tinggal pilih mana yang suka.

Sampai disini sudah lenyap 3 pertentangan, jadi total sudah lenyap 104 pertentangan.

22. Apakah Allah Muslim memerintahkan untuk melakukan kejahatan dan perbuatan keji?
Tidak! (Qs.7:28, 16:90).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Allah Muslim memang memerintahkan untuk melakukan kejahatan/perbuatan keji (Qs.17:16, Qs.5:33, 33. Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar,  Qs.8:12, 12. (Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman." Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka Qs.8:17). 17. Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Tidak sepotong ayat pun yang memerintahkan perbuatan keji. Yang disebut perbuatan keji adalah mendurhakai Allah, sedang ayat2 diatas adalah Ayat Syiff yang artinya ayat pedang, dengan ayat ini Allah menghukum manusia. Ini adalah tanda keadilan Allah. Jika Allah tidak menurunkan Ayat Syiff maka dimanakah keadilan Allah? Seorang yang durhaka dan kafir kepada Allah itu harus dihukum dan yang Ta’at itu harus diselamatkan. Seandainya yang kafir dan yang ta’at itu sama2 diselamatkan/sama2 dibinasakan, lalu di manakah letak keadilan Allah? Apa manfa’atnya ta’at dan apa pula akibat dari mudharat, durhaka kepada Allah?

Fikir saja sendiri, jika anda seorang guru di hadapan beberapa murid, bagaimankah penilaian anda pada murid yang rajin dan tekun, segala pelajaran yang anda ajarkan ditekuninya, dan ada pula murid yang selalu membangkang dan apa yang anda ajarkan tidak pernah ia dengar, apa yang anda perintahkan tidak pernah ia patuhi. Apakah anda akan sama ratakan nilai mereka? dan bila itu anda lakukan atas alasan sayang pada mereka, maka siapapun akan setuju untuk menganggap anda guru yang benar2 gila!

Sampai disini sudah lenyap 8 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 112 pertentangan.

23. Salah satu dari 99 Nama dari Allah Muslim adalah Maha Benar
Hal ini bertentangan dengan:
Allah Muslim menjuluki diriNya sebagai “Sebesar-besar Penipu Daya/Penipu Ulung Penipu yang Hebat” (Qs.3:54).

Si penggugat jelas menampakkan kejahilannya. Ayat ini menunjukkan bahwa Allah tidak bisa ditipu, dan tipu daya mereka tidak ada artinya kecuali hanya kebinasaan yang mereka dapatkan, sebagaimana yang tersebut dalam (Qs,27/51). Maka perhatikanlah betapa sesungguhnya akibat makar mereka itu, bahwasanya Kami membinasakan mereka dan kaum mereka semuanya.

Pelajaran bagi manusia penipu, jangan sekali2 menipu agama Allah, dan menipu siapa saja, Allah mengetahui rencana jahat manusia dan sesungguhnya Allah Maha pembuat rencana,

Sampai disini sudah lenyap 1 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 113 pertentangan.

24. Allah Muslim adalah Jalan yang Lurus (Qs.19:36).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Allah Muslim juga berwenang untuk menyesatkan manusia/siapa saja yg dikehendakiNya untuk disesatkan (Qs.4:88). 
88. Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya.

Menafikan petunjuk itu datangnya dari selain Allah, sesungguhnya manusia hanya menyampaikan apa yang diajarkan Allah, yang memberi petunjuk pada jalan yang lurus hanya Allah saja,

Yang dimaksud siapa yang disesatkan Allah adalah yang dikutuk Allah yang artinya dijauhkan Allah dari rahmatNya, siapa yang dikutuk Allah tidak seorangpun yang bisa menyelamatkannya dari kutukan itu.

Sampai disini sudah lenyap 1 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 114 pertentangan.

25. Allah Muslim itu MahaKuasa (Qs.2:20),
bertentangan dengan: Allah Muslim itu juga ditolong manusia (Qs.47:7). 
7. Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.

Allah tak butuh pertolongan manusia. Maksud ayat 47:7 itu ditujukan kepada orang-orang yang bersungguh-sungguh menggunakan tenaga, waktunya, dan hartanya untuk membantu Rasulullah dan menegakkan agama Allah.(Tafsir Baydawi 5/190)

Sampai disini sudah lenyap 1 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 115 pertentangan.

26. Allah Muslim itu Maha Mengetahui (Qs.4:24),
Bertentangan dengan: Allah Muslim juga belum mengetahui (Qs.9:16). 16. Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, RasulNya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Ayat itu maksudnya agar orang-orang yang menyatakan dirinya beriman harus membuktikan keimanannya. Dia harus melaksanakan perintah Allah dan harus bersabar menerima ketentuan-Nya jangan cuma ngomong tanpa bukti.

Sampai disini sudah lenyap 1 pertentangan, jadi total sudah lenyap 116 pertentangan.

27. Allah Muslim itu Mahakaya (Qs.2:263),
Ini tidak bertentangan dengan:
Allah Muslim meminjam kepada manusia (Qs.5:12). 
12. Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian (dari) Bani Israil dan telah Kami angkat diantara mereka 12 orang pemimpin dan Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku beserta kamu, sesungguhnya jika kamu mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik.

Maksud ayat memberi pinjaman kepada Allah adalah seperti memberi nafkah sebagian hartanya untuk menolong orang lain yang kesusahan, zakat dan sedekah di jalan Allah,(Tafsir Baydawi 2/305)

Sampai disini sudah lenyap 1 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 117 pertentangan.


28. Allah Muslim itu Esa/Satu/Tauhid (Qs.112:1),
Itu tidak bertentangan dengan:
Allah Muslim itu lebih dari satu/jamak, karena setiap kali berfirman kepada nabiNya, kepada manusia, kepada malaikat maka Allah Muslim selalu berkata: “KAMI” (Lihat Qs.4:47, 6:92, 12:2, 13:37, 14:1, 15:6, 17:2, 18:7, 19:40, 20:55, 21:71, 29:15, 36:12, 40:78, 46:16, 49:13, 56:57, 66:12, 72:16, 80:25-27, 90:4, dll).


Yang dimaksud KAMI dalam Al-Qur'an dinisbatkan kepada Allah adalah Allah dan para Malaikatnya,

Sampai disini sudah lenyap 21 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 138 pertentangan.

29. Apakah malaikat itu pelindung? Tidak ada pelindung selain Allah Muslim (Qs.2:107, 29:22).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Qs.41:31 yg mencatat bahwa malaikat berkata: “Kamilah pelindung-pelindung mu dalam kehidupan dunia dan akhirat.”

Peranan malaikat adalah sebagai pengawas dan penjaga (Qs.13:11, 50:17-18).
Malaikat adalah pengawas pekerjaan manusia (Qs.82:10).
Malaikat adalah pesuruh Allah. Allah memerintahkan malaikat untuk melakukan pekerjaan tertentu. Apanya yang salah? No problemo.

Sampai disini sudah lenyap 8 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 146 pertentangan.

30. Apakah semua yang ada di langit dan bumi tunduk kepada Allah Muslim?
Ya (Qs.30:26).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Ternyata Setan/Iblis tidak tunduk kepada Allah Muslim (Qs.7:11, 15:28 -31, 17:61, 20:116, 38:71-74, 18:50)., bahkan orang2 Non-Muslim pun menolak taat dan tunduk kepada Allah Muslim sampai hari ini!

Yah, itu artinya orang non muslim sama dengan syaithan/iblis tidak mau taat kepada Allah. Iblis tidak tunduk ketika diperintah sujud kepada Adam karena iblis gengsi alias takabur. Iblis kemudian diusir dari kediamannya. Namun iblis memohon agar dia diberi kesempatan menggoda manusia agar manusia mengikutinya ke nereka kelak. Akibatnya banyak diantara manusia tergoda mengikuti iblis sehingga mereka sesat dan akhirnya diazab Allah. Azab yang dialami oleh umat manusia yang tidak mengikuti nabinya selalu terjadi setelah mereka menyatakan pengingkarannya. Ini sering terjadi sebelum masa kenabian Muhammad. 

Adapun umat manusia yang tidak beriman kepada Allah, setelah itu akan diberi kesempatan sampai hari kiamat untuk memperbaiki diri. Makanya Allah tidak juga mengazab mereka sampai saat ini.

Ayat-ayat yang disebutkan tidak bertentangan karena ketundukan di sini bisa dipahami sebagai mengikuti hukum-hukum yang telah ditetapkan oleh Allah. Kita bisa lihat manusia pada umumnya perlu makan untuk mempertahankan hidupnya. Adakah manusia yang menentang hukum ini untuk bertahan hidup? Adakah manusia yang tidak perlu udara untuk bertahan hidup? Itulah yang dimaksud manusia semuanya tunduk pada Allah.

Sampai disini sudah lenyap 6 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 152 pertentangan.

31. Apakah Allah Muslim mengampuni dosa syirik?
Dosa syirik dianggap dosa yg paling buruk dari segala dosa, tetapi penulis Quran tidak dapat memutuskan apakah Allah Muslim akan mengampuni dosa syirik atau tidak (Qs.4:48, 4:116).

Mungkinkah Hal ini bertentangan dengan:
Dosa syirik adalah dapat diampuni (Qs.4:153).
Dosa syirik adalah dapat diampuni (Qs.25:68-71) .
71. Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.

Allah tidak pernah mengampuni syirik. Cukuplah ayat 3:10 dan 22 menjelaskannya. Ayat 4:153 menjelaskan pengampunan Allah terhadap kelakuan umat nabi Musa semasa mereka masih hidup, BUKANNYA SETELAH MATI.

Sangat jelas di ayat 25:68-71 tidak menyebutkan ampunan Allah terhadap pelaku syirik. Allah menyebut mereka yang tidak menyembah selain Allah, tidak membunuh, tidak zina akan mendapat kebaikan dan yang syirik, membunuh, berzina akan diazab. Kalau mau kritis lagi ayat ini menjelaskan siapa yang sirik akan dihukum, yang membunuh akan dihukum, yang zina akan dihukum.

Sampai disini sudah lenyap 4 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 156 pertentangan.

32. Siapakah yang mewahyukan Al-Qur'an?
Sosok Allah Muslim (Qs.53:2-18) .

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Yg mewahyukan Al-Qur'an adalah RuhulQudus/Roh Kudus (Qs.16:102, 26:192-194).
Yg mewahyukan Al-Qur'an adalah para malaikat/banyak malaikat (jamak dalam bahasa Arabnya) (Qs.15:8).
Yg mewahyukan Al-Qur'an adalah Jibril (Qs.2:97).

Awas! Harap lihat Al-Qur'an dalam bahasa aslinya, dan tidak dikaburkan/dicampur-adukkan dengan istilah/sisipan dari “penterjemah” yg menyamaratakan/menggantikan “Ruhul Qudus”, “Jibril”, dan “Malaikat”.

Sangat jelas ngawurnya tuduhan ini. Ayat 53:10 jelas menyebut wahyu itu asalnya dari Allah lalu malaikat yang menyampaikannya kepada Muhammad saw. Ayat ini terlalu mudah untuk dipahami. Hanya mempersoalkan sebuah sinonim. Siapakah presiden Republik Indonesia, siapa itu mantan walikota asal Solo, siapa itu Jokowi? Ketiga frasa kata ini menunjuk pada satu sosok.

Sampai disini sudah lenyap 5 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 161 pertentangan.

33. Apakah Ibrahim menghancurkan berhala-berhala? 
Ya (Qs.21:51-59) .

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Ibrahim tidak menghancurkan berhala, tetapi berdiam diri dan meninggalkan para penyembah berhala tersebut (Qs.19:41-49, 6:74-83).

Beginilah kalau orang sok pintar tapi sebenarnya jahil. Kisah ini kita semua sudah hafal. Yang dihancurkan adalah berhala-berhala yang kecil dan membiarkan yang besar untuk mengejek para penyembahnya.

Sampai disini sudah lenyap 2 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 163 pertentangan.

34. Apakah Raja Firaun menjadi Muslim atau menolak menjadi Muslim?
Raja Firaun bertobat (menjadi Muslim) dan diselamatkan.

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
(Qs.4:18) mencatat bahwa “Tidaklah tobat itu (diterima Allah Muslim) dari orang2 yg mengerjakan kejahatan…dst. .” Dengan kata lain, Raja Firaun tidak mungkin menjadi Muslim dan bertobat.

Harus diakui si penuduh disini tidak paham kalimat dalam Al-Quran, dan di sini si penuduh tidak mengetengahkan ayat mana yang menyebutkan fir’aun diselamatkan? Wong yang disebut Al-Quran adalah orang yang bertobat setelah napas sampai ditenggorokan, tobatnya tidak akan diterima.

Sampai disini sudah lenyap 1 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 164 pertentangan.

35. Apakah ayat-ayat Al-Qur'an atau Firman Allah dapat diganti?
Firman Allah adalah sempurna dalam kebenaran dan keadilan dan tiada seorangpun yg dapat mengganti Firman Allah (Qs.6:115).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Nyata-nyatanya Allah Muslim dan Muhammad juga mempertimbangan bahwa perlu juga untuk mengganti beberapa kalimat (Firman) Allah dengan yg lebih baik ( Qs.2:106, Qs.16:101).

Betul, tak seorang pun boleh mengganti firmanNya kecuali Dia sendiri. Adalah hak Allah untuk mengganti ayat atau mengubah ketentuanNya. Allah berbuat demikian tentu punya tujuan. Dan sipenuduh juga tidak mengerti tentang hukum nasakh mansukh.

Sampai disini sudah lenyap 2 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 166 pertentangan.

36. Apakah hukum bagi orang yg melakukan perbuatan keji?
Didera (dipecut) sebanyak 100 kali, baik pria maupun wanita (Qs.24:2).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Orang yg berzinah, khususnya pria hukumannya adalah jika bertobat dan memperbaiki diri, maka akan diampuni (Qs.4:16).

Orang yg berzinah, khususnya wanita, hukumannya adalah dikurung didalam rumah sampai mati atau sampai Allah Muslim memberi jalan lain (Qs.4:15). 15. Dan (terhadap) para wanita yang mengerjakan perbuatan keji, hendaklah ada empat orang saksi diantara kamu (yang menyaksikannya). Kemudian apabila mereka telah memberi persaksian, maka kurunglah mereka (wanita-wanita itu) dalam rumah sampai mereka menemui ajalnya, atau sampai Allah memberi jalan lain kepadanya.

Pertanyaan: Mengapa penghukuman untuk pria dan wanita adalah sama dalam Qs.24, tetapi berbeda di Qs.4?

Qs 4:16 menjelaskan setelah dihukum dia harus diberi kesempatan memperbaiki diri.
(Qs.4:15).yang dimaksud adalah wanita lesbi, bukan zina antara dua jenis, (Tajul ’urus 16/444)  Hal itu tidak bertentangan. Kenapa bingung?

Jadi disini lenyap 2 pertentangan ayat. Total sudah lenyap 168 pertentangan.

37. Siapakah yang menderita akibat dari konsekuensi dosa?
Al-Qur'an menyatakan bahwa setiap orang bertanggung jawab terhadap dosa yg diperbuatnya masing2 (Qs.17:13-15, 53:38-42).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Anehnya, Al-Qur'an menyalahkan orang2 Yahudi pada zaman Mhd karena dosa yang telah mereka lakukan 2000 tahun sebelumnya oleh orang2 Yahudi ketika menyembah Patung berhala Lembu Emas (Qs.7:152). 
152. Sesungguhnya orang-orang yang menjadikan anak lembu (sebagai sembahannya), kelak akan menimpa mereka kemurkaan dari Tuhan mereka dan kehinaan dalam kehidupan di dunia. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang membuat-buat kebohongan.

Tidak ada satupun yang bertentangan dalam ayat ini, setiap orang memang bertanggung jawab terhadap dosa mereka, dan dosa orang2 yahudi 2000 tahun yang lalu juga ditanggung oleh mereka sendiri, dan siapa yang melakukan dosa yang serupa dengan itu akan menanggung dosa pula seperti mereka.

Sampai disini sudah lenyap 2 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 170 pertentangan.

38. Disebut apakah kota Mekah?
Umat Muslim berani mengatakan kota Mekah adalah kota suci dan rumah Allahnya Muslim.

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Qs.17:1 mengatakan bahwa kota Mekah adalah “al-Masjidil Haram”. Jadi kota Mekah adalah kota haram dan rumah Setan terkutuk.

1. Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya.

Haram artinya terlarang untuk orang kafir, non-muslim, dan diharamkan berperang di sisi masjid itu, kecuali bila orang2 kafir yang menyerang. (2/191) dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu.

Jadi disini sudah lenyap 1 pertentangan keyakinan dari umat Muslim, jadi total sudah lenyap 171 pertentangan.

39. Apakah orang2 Kristen/Nasrani akan ke sorga?
Ya (Qs.2:62, Qs.5:69)
62. Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Orang2 Kristen/Nasrani tidak akan ke sorga (Qs.3:85). 
85. Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.

Kuncinya adalah benar-benar  beriman kepada Allah, mengikuti perintah Allah dan menjauhi larangan Allah. Dengan ayat ini dijelaskan bahwa tidak ada perbedaan antara yahudi atau nasrani bila mereka betobat, dengan benar-benar beriman kepada Allah, yaitu menganut agama islam dan tidak syirik, maka tobat mereka diterima dan ‘amal mereka dibalas Allah, tapi bila mereka mencari agama selain islam yang syirik pada Allah maka tidak diterima darinya,

Sama sekali ayat itu saling menjelaskan dan tidak bertentagan. Penjelasan tentang itu sudah pernah ditayangkan di TVRI.

Sampai disini sudah lenyap 2 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 173 pertentangan.

40. Apakah Raja Firaun tenggelam di laut atau selamat ketika mengejar nabi Musa dan umat Israel?
Raja Firaun selamat (Qs.10:92). 
92. Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu, supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Raja Firaun tenggelam di laut (Qs.28:40).
Raja Firaun tenggelam di laut (Qs.17:103).
Raja Firaun tenggelam di laut (Qs.43:55).

Yang diselamatkan Allah ialah tubuh kasarnya, sejarah dunia telah mencatat, setelah Fir'aun ditenggelamkan mayatnya terdampar di pantai diketemukan oleh orang-orang Mesir lalu dibalsem, sehingga utuh sampai sekarang dan dapat dilihat di musium Mesir,

Jadi, disini sudah lenyap 3 pertentangan ayat yg saling bertentangan, jadi total sudah lenyap 176 pertentangan.

41. Khamar (Arak): Baik atau Jahat?
Meminum Khamar (Arak) adalah perbuatan setan/iblis (Qs.5:90, 2:219).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Di sorga tersedia sungai-sungai dari khamar/arak (Qs.47:15).
Di sorga tersedia sungai-sungai dari khamar/arak (Qs.83:22-25) . 25. Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya),

Arak di dunia tidak sama dengan arak di syurga, arak didunia minuman syetan sedang arak disyurga minuman hamba Allah, arak di syurga tidak memabukkan. Makanya mati dulu baru nanti ketemu arak di surga.

Sampai disini sudah lenyap 3 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 179 pertentangan.

42. Jin dan manusia, apakah diciptakan untuk menyembah Allah Muslim atau neraka?
Jin dan manusia diciptakan hanya untuk melayani Allah Muslim (Qs.51:56).
56. Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.

Apakah ini bertentangan dengan:
Jin dan Manusia, beberapa di antara mereka diciptakan untuk menempati neraka jahanam (Qs.7:179). 
179. Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

Khusus kepada jin dan manusia yang ingkar, disiksa Allah dalam neraka. Suka-suka Allah dong mau menempatkan jin dan manusia di surga atau neraka.

Jadi, disini sudah lenyap 1 pertentangan, jadi total sudah lenyap 180 pertentangan.

43. Siapakah yg menyesatkan manusia?
Setan (Qs.4:119-120, 5:42 ).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Allah Muslim berwenang untuk menyesatkan manusia/siapa saja yg dikehendakiNya untuk disesatkan (Qs.4:88).
Suatu bencana datangnya berasal dari sisi Allah Muslim (Qs.4:78).

Allah membiarkan orang-orang durhaka mengikuti syetan. Orang yang beriman tak akan mampu disesatkan oleh syetan. Hal ini sudah dibahas di atas.

Jadi, disini sudah lenyap 4 ayat yg saling pertentangan. Total sudah lenyap 184 pertentangan

44. Salahsatu dari nama Allah Muslim adalah Mahatahu (Qs.4:24).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Qs..4:142 berkata: “Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.” (Allah ditipu?!)

Maksudnya orang-orang munafik merencanakan konspirasi untuk menentang Allah. Menentang Allah artinya melawan syariatNya seperti menteror dan menyusahkan umat Islam. Dan ini sudah dibahas di atas.

Jadi disini sudah lenyap 1 pertentangan ayat, total sudah lenyap 185 pertentangan.

45. Apakah umat Muslim akan masuk ke neraka?
Ya, umat Muslim sudah ditetapkan pasti akan mendatangi (masuk) ke neraka (Qs.19:17).
17. maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka, lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Allah Muslim adalah jalan yg lurus (Qs.19:36) dan Quran adalah jalan yang lurus (Qs.5:16). Aneh! 

Pertanyaan: Jika Allah Muslim dan Quran adalah jalan yg lurus, lalu mengapa umat Muslim ditetapkan harus masuk ke neraka?

Ayat 19:17 menceritakan soal Maryam yang mengandung Nabi Isa, tidak menyiggung masalah muslim masuk neraka atau tidak. Aneh! Seorang Muslim tentu saja bisa masuk neraka kalau amal kejahatannya lebih banyak dibanding kebaikannya. Hanya mereka yang mengikuti Quran dengan sepenuh hati yang akan mendapatkan jalan lurus.

Sampai disini sudah lenyap 2 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 187 pertentangan.

46. Allah Muslim tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas/sewenang- wenang
(Qs.5:87). 87. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Yaitu batas halal dan haram.

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Allah Muslim berwenang untuk menyesatkan manusia/siapa saja yg dikehendakiNya untuk disesatkan (Qs.4:88). Allah Muslim sewenang2 untuk menyesatkan umat manusia?!
Allah Muslim memerintahkan umaatNya untuk membunuh dan Allah Muslim berkata: “Maka (yg sebenarnya) bukan kamu yg membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yg membunuh mereka ….” (Qs.8:17).

Ayat 5:87 menjelaskan kebencian Allah pada para pendurhaka (tak mendapat petunjuk)
Ayat 4:88 menjelaskan hak Allah memberikan petunjuk kepada seseorang
Ayat 8:17 menjelaskan bantuan Allah kepada pejuang fi sabi lillah di medan perang.

Yang berwenang membunuh itu yang berwenang menghidupkan. Suka-suka Allah mau membunuh mau menghidupkan, semua milikNya siapa yang larang.

Jadi, di sini sudah lenyap 2 pertentangan ayat, dan total sudah lenyap 189 pertentangan.

47. Allah Muslim adalah Petunjuk Jalan yang Lurus (Qs.19:36).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
“Barangsiapa yg disesatkan Allah, maka kamu sekali-kali tidak akan mendapat jalan” (Qs.4:143).
“Dan barangsiapa yg disesatkan Allah, maka merekalah orang2 yg merugi.” (Qs.7:178).

Sudah dijawab.

Jadi, disini sudah lenyap 3 pertentangan ayat. Total sudah lenyap 192 pertentangan.

48. Allah Muslim membenci orang kafir, orang yang berbuat sewenang-wenang dan orang syirik
(Qs.8:55, 4:48, 4:116).

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Allah Muslim menangguhkan (menahan) penghukuman terhadap orang2 kafir sehingga dosa2 mereka semakin bertambah?! (Lihat Qs.3:178).

Meskipun Allah membenci mereka, mereka masih diberi kesempatan memperbaiki diri. Itulah kasih sayangnya Allah. Adapun orang yang keras kepala, hatinya tidak tergerak beriman kepada Allah maka dia dibiarkan berbuat dosa seumur hidupnya. Sama sekali ayat itu tidak bertentangan.

Jadi, disini sudah lenyap 4 pertentangan ayat, total sudah lenyap 196 pertentangan.

49. Al-Qur'an mengatakan: “Tidak ada paksaan dalam agama Islam…” (Qs.2:256)

Apakah Hal ini bertentangan dengan:
Qs. 5:33 mengatakan dan memerintahkan kepada umat Muslim untuk membunuh, memotong tangan dan kaki, melakukan penyaliban, membuang (menyingkirkan/ memusnahkan) orang2 yg menolak Allah Muslim & RasulNya (Mhd) serta ajarannya. 33. Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik,

Allah Muslim memerintahkan untuk memancung/memenggal kepala dan membunuh orang2 kafir (Non-Muslim) (Qs.47:4, Qs.9:5, Qs.8:12, Qs.8 :17, Qs.8:60, Qs.9:14, Qs.9:73, Qs.9:29, Qs.48:29, Qs.4:74, Qs.2:154, Qs.2:190-191, Qs.9:38, Qs.9:41, Qs.4:76).

Betul tidak ada paksaan dalam memeluk Islam. Membunuh hanya diijinkan kalau non muslim melakukan permusuhan dan mengancam keselamatan umat Islam. Dalam berperang tentu saja memancung/memenggal, membunuh dengan apa saja bisa terjadi, namanya juga perang! Kalau mau santai-santai, ya jangan ikut berperang. Tidak ada pertentangan ayat sedikitpun disini.

Sampai disini sudah lenyap 16 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 212 pertentangan.

50. QS. 2:54 berkata: “Bunuhlah dirimu sendiri! Hal itu lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yg menjadikan kamu, maka Tuhan akan menerima taubatmu …” 

54. Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, sesungguhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu (sembahanmu), maka bertaubatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima taubatmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang."

Ayat ini bercerita tentang ummat nabi musa, di mana beliau sangat marah dan kecewa kepada umatnya yang ingkar sehingga mengucapkan kata-kata tersebut.

Apakah Hal ini bertentangan dengan:

Qs.4:29: ” … Janganlah kamu membunuh dirimu sendiri, sesungguhnya Allah Maha Penyayang kepadamu.” 29. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu,sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.

Ayat ini ditujukan kepada orang mu’min di zaman Muhammad saw. Jadi, masalahnya apa? Apanya yang bertentangan? Jelas sekali tidak ada yang pertentangan di sana!.

Sampai disini sudah lenyap 1 pertentangan ayat, jadi total sudah lenyap 213 pertentangan.


Masih ada lagi?
Bawa ke sini deh!

[Sumber: Islam menjawab fitnah | Gus Mendem]

Contact Form

Name

Email *

Message *