Perbedaan Prinsip Ajaran Yesus Dan Ajaran Paulus

Kebudayaan Yunani sangat berpengaruh luas di masyarakat tanah Yudea kala itu, negeri yang sekarang kita kenal sebagai Palestina, di mana Yesus dilahirkan dan mulai menyebarkan ajarannya. Masuknya kebudayaan Yunani adalah akibat dari masuknya penjajah Romawi yang menguasai tanah Yudea. Mereka masuk, menjajah, dan tidak hanya merampok harta rakyat dan kekayaan alam, tapi juga menyebarkan ideologi mereka di tengah-tengah masyarakat Yahudi, yaitu Pantheisme.

Jika anda pernah menonton film serial Hercules, di sanalah gambaran tentang ajaran Pantheisme dapat dilihat. Ajaran yang menyembah pada banyak Tuhan. Ada yang disebut dengan Zeus, Tuhan tertinggi, bapak dari semua Tuhan. Ada Hera, istri Zeus, Ares Tuhan perang, Aprodite Tuhan kecantikan, dan masih banyak lagi Tuhan-Tuhan yang lain.

Ada yang menarik di sini, yakni bahwa Zeus mengawini perempuan bumi dan melahirkan seorang anak laki-laki super kuat yang diberi nama Hercules. Seorang manusia setengah Tuhan yang dianggap sebagai penyelamat umat manusia.

Mengapa disebut menarik? Sebab sosok Hercules ini sangat mirip dengan personifikasi Yesus yang juga dianggap sebagai penyelamat umat manusia. Memang kedatangan Yesus, atau Nabi Isa alaihissalam adalah untuk menyelamatkan umat manusia, tapi bukan sebagai Tuhan yang hidup di tengah-tengah manusia seperti halnya Hercules. Nabi Isa alaihissalam, atau dikenal juga sebagai Isa Al Masih, hanyalah seorang manusia, seorang Nabi, seorang utusan Tuhan, penunjuk jalan pada kebenaran yang diridhai oleh Tuhan.

Tapi justru ajaran yang salah ini, bahwa Yesus adalah Anak Tuhan seperti halnya Hercules yang anak Zeus, justru disebar-luaskan dengan cara sedemikian rupa oleh Paulus.

Ajaran Yesus adalah ajaran Tauhid, yaitu ajaran menyembah Tuhan Yang Maha Esa. Sedangkan ajaran Paulus adalah Trinitas, sebuah bentuk turunan dari ajaran Pantheisme yang percaya kepada tiga Tuhan yang menjadi satu, yakni Tuhan Bapa, Tuhan Anak, dan Roh kudus.

Berikut adalah perbedaan-perbedaan mendasar antara ajaran Yesus dan ajaran Paulus, yang menurut banyak peneliti dianggap sebagai orang yang paling bertanggungjawab dalam perombakan total wajah asli ajaran Yesus.


PERBEDAAN
PRINSIP-PRINSIP AJARAN POKOK
YESUS DAN PAULUS


  • Yesus mengaku bahwa dirinya adalah utusan Tuhan, dan sekali-kali tidak pernah minta disembah, apalagi dituhankan.

"Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”(Matius 15:24)

"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus." (Yohanes 17:3 & Yohanes 11:42)

"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya….Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia (Bapa) yang mengutus Aku." (Yohanes 13:16,20)

"Kamu telah mendengar, bahwa Aku (Yesus) telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku." (Yohanes 14:28)

  • Menurut Paulus, Yesus adalah Tuhan.

(*) Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup. (1 Korintus 8:6)

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. (Roma 10:9)

Paulus telah menanamkan doktrin bahwa hanya dengan meyakini Yesus sebagai Tuhan dan percaya Yesus telah bangkit dari antara orang mati sajalah, maka seseorang akan diselamatkan. Dalam ajaran Paulus - yang kemudian dikenal sebagai ajaran Kristen - Yesus lebih ditonjolkan sebagai Tuhan daripada Bapa, atau Allah. Bandingkan dengan pernyataan-pernyataan Yesus sendiri yang lebih menonjolkan Bapa, atau Allah, atau Tuhan Yang Esa.

(*) Perhatikan baik-baik susunan ayat pada 1 Korintus 8:6; di sana ada kata satu Allah saja yaitu Bapa, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus. Ayat ini memberikan pengertian kepada kita bahwa menurut ajaran Paulus, Allah dan Tuhan tidak sama.

  • Ajaran Yesus tidak membatalkan hukum Taurat, tapi melanjutkan dan menyempurnakannya.

“Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga." (Matius 5:17-20)

Hukum Taurat merupakan bagian dari ajaran Yesus yang wajib dilaksanakan dan ditaati oleh umatnya sementara, sangat kontradiktif, Paulus justru mengajak pengikut Kristen untuk mengutuk hukum Taurat. (*)

  • Paulus mengajak pengikut Yesus untuk mengutuk Taurat!

Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami-pun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorangpun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat. (Galatia 2:16); (Galatia 3:24-25); (Galatia 5:4); (Roma 3:27-28); dan (Efesus 2:15).

Perhatikanlah baik-baik Galatia 2:16. Ayat-ayat di dalamnya tidak saja secara terang-terangan menentang sabda Yesus seperti tertulis dalam Matius 5:17-20, akan tetapi juga mencerminkan "kebencian" yang besar terhadap Taurat.

(*)
Kelak kita akan mengerti bahwa latar belakang keluarga, di mana Paulus tumbuh dan menjadi dewasa, ternyata memiliki pengaruh besar mengapa ia demikian membenci Taurat.

  • Ajaran Yesus mewajibkan setiap anak laki-laki dikhitan (sunat).

"Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya." (Lukas 2:21)

"Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu." (Kejadian 17:10-11)

"Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu." (Kejadian 17:12-14)

  • Paulus meniadakan hukum khitan (sunat).

Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih. (Galatia 5:6)

Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah. (1 Korintus 7:19)

  • Yesus tidak pernah mengajarkan adanya dosa waris.

"Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah." (Markus 10:14)

"Janganlah ayah dihukum mati karena anaknya, janganlah pula anak dihukum mati karena ayahnya; Setiap orang harus dihukum mati karena dosanya sendiri." (Ulangan 24:16)

"Orang yang berbuat dosa, itulah yang harus mati. Anak tidak akan ikut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah pun tidak akan ikut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung diatasnya." (Yehezkiel 18:20)

  • Paulus memastikan bahwa setiap anak manusia yang dilahirkan ke dunia mewarisi dosa Adam

Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang (Adam), dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat. (Roma 5:12-13)

Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib! (Galatia 3:13).

Oleh karena dosa waris dari Adam itulah, konon menurut Paulus, Yesus harus disalib guna menebus kutuk Taurat terhadap dosa-dosa yang diwariskan Adam kepada seluruh umat manusia.

  • Yesus mengajarkan ibadah puasa, berwudlu, sujud, dan berdoa saat bersujud.

"Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu," (Matius 6:17)

"Musa dan Harun serta anak-anaknya membasuh tangan dan kaki mereka dengan air dari dalamnya. Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu, maka mereka membasuh kaki dan tangan–seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa."
(Keluaran 40:31-32)

"Maka Ia (Yesus) maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:39); (Bilangan 20:6);(Kejadian 17:2-3)

  • Ajaran ibadah Paulus, mari bernyanyi di Gereja!

dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. (Efesus 5:19)

Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. (Kolose 3:16)

  • Yesus melarang hidup bermewah-mewah di dunia

“Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya." (Matius 6:19-20).

"Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut." (Amsal 11:4)

  • Ajaran Paulus, di dalam Kristen tidak ada larangan untuk hidup bermewah-mewah

Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan. (Efesus 4:28)

  • Yesus mengajarkan agar sebelum dikuburkan, jenazah harus dikafani lebih dulu .

"Dan Yusuf pun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih," (Matius 27:59)

"Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat." (Yohanes 19:40)

  • Paulus mengganti kain kafan dengan pakaian rapi dan peti mati.

Perhatikanlah, upacara pemakaman Paus Yohanes Paulus II misalnya, atau pemakaman umat Kristiani di Indonesia pada umumnya. Kita melihat ritual yang sama sekali berbeda dengan apa yang dicontohkan oleh murid-murid Yesus ketika merawat "jenazah" guru mereka.

  • Yesus tidak membatalkan hukum rajam.

"Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu (Yesus) tentang hal itu?” (Yohanes 8:5)

"Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya (Yesus), Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” (Yohanes 8:7).

  • Paulus mentapkan bahwa di dalam Kristen tidak ada hukum rajam!

Ajaran Kristen menolak hukum rajam, karena ia adalah bagian dari hukum Taurat. Lihat kembali pernyataan Paulus dalam Galatia 2:16 (butir 2 di atas).

  • Yesus menjalankan hukum Qisash

"Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi." (Matius 5:38)

"Mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki." (Keluaran 21:24)

"Patah ganti patah, mata ganti mata, gigi ganti gigi; seperti dibuatnya orang lain bercacat, begitulah harus dibuat kepadanya." (Imamat 24:20)

"Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, sebab berlaku: nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki.” (Ulangan 19:21)

  • Paulus membatalkan hukum Qisash, sekaligus melemahkan mental umat Kristen untuk bangkit melawan Kezaliman.

Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu. (Matius 5:39-42)

  • Yesus tidak membawa agama baru.

Lihat kembali pernyataan Yesus dalam Matius 5:17-20 (Butir 2 di atas). Sedangkan Kristen adalah agama baru yang diperkenalkan setelah Yesus tiada.

  • Paulus memanipulasi ajaran Yesus menjadi sebuah agama baru bernama Kristen

Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. (Kisah Para Rasul 11:26).



[Sumber: Silmy kaffah | irenahandono.or.id | al-islahonline.com | Dan sumber-sumber lainnya]

  1. gravatar

    # by Supri Joanhart Nainggolan - 18 April 2014 02.48

    SETELAH SAYA BACA SEMUA ARTIKEL ANDA, TAK SATUPUN YANG BERBOBOT, ALIAS PERNYATAAN PERNYATAAN BASI!
    DAN SARAN SAYA KALAU MENGUTIP AYAT ITU YANG BENAR DAN RINCI
    LAIN KALI SAYA BERKUNJUNG DI SITUS INI SAYA HARAP ANDA BISA MEMBUAT ARTIKEL KESALAHAN KRISTEN YG LEBIH BERMUTU YANG BISA MEMBUAT ORANG BERPIKIR 2 KALI .

  2. gravatar

    # by kang sugeng - 27 Februari 2015 23.46

    hehe.. cukup bagus.. orang kristen ini mengubah tuan yesus menjadi tuhan yesus.. padahal dalam bahasa ibrani, mar artinya tuan, kalao bahasa inggris lord dan bukan god.. lord sebutan orang laki laki terhormat jelas beda dengan god... ngawur si paulus ini...

  3. gravatar

    # by kang sugeng - 27 Februari 2015 23.49

    oiya ada yang lupa.. ada salah satu sekte di kristen yang mengakui yesus sebagai nabi dan bukan tuhan.. begitu juga roh kudus.. mereka tidak mengakui trinitas, menolak natalan dan banyak hal lagi yang berbeda dengan orang2 kristen / katolik...

  4. gravatar

    # by adhie parama - 6 April 2015 01.27

    saya mau bertanya, apa sebenarnya motivasi anda menulis artikel ini?
    bersaksi atau ingin populer dengan memancing perdebatan ?

    jika ingin bersaksi, bahaslah ajaran agama anda sendiri yg sekiranya belum banyak org tahu, klo bersaksi dengan membandingkan dengan iman saudara kita yg berbeda, hanya akan memunculkan dosa dari saudara seiman anda dan saudara non seiman. saya rasa saudara hanya tahu kulit dari iman islam, dan tak pernah menyentuh kulit dari iman kristen. pahami, pelajari, amalkan. niscaya anda beroleh damai, dan anda dapat berbagi damai itu dengan saudara seiman maupun saudara tidak seiman anda..

    semoga damai beserta anda.

  5. gravatar

    # by wahyudi - 1 Juli 2015 10.23

    Gus mendem, persaksiannnya bagus buat buka mata yang mau melihat, buat buka telinga yang mau dengar n buat buka hati yang mau merenung. Dan itu tetap bs dilakuin kok tanpa harus debat, cukup sampaikan argumentasi disertai dasar ilmiah...

  6. gravatar

    # by Anonim - 8 Agustus 2015 00.21

    Orng kristen itu ajaran 100% paulus, si pengacau akidah. Agama kristen itu bkn agama yg dibawa oleh yesus. Ada firman dtri tuhan allah langsung ngk yg berfirman bahwa yesus adalah anak tunggalnya dan memang dipersiapkam utk di salib utk menebus dosa asal. Berikan fukti firmannya. Seperti firman tuhan langsung kpd abraham untk menjadikan anak tunggalnya korban pembakaran.

  7. gravatar

    # by IBARAH - 26 Juni 2016 18.08

    Hidayah memang milik Allah... pengungkapan fakta seperti ini perlu dikembangkan sebagai bentuk kepedulian kita kepada sesama untuk diajak pada jalan kebenaran demi keselamatan dunia dan akhirat...

  8. gravatar

    # by Ah Masa - 26 Juni 2016 21.28

    Ajaran Paulus TIDAKLAH BERTENTANGAN dengan ajaran Yesus / para Rasul lain dan para Nabi sebelumnya.

    Bahkan YESUS MENGANGKAT NYA MENJADI ALAT PILIHAN NYA / UTUSAN NYA (Baca KIS 9: 15-18 DAN KIS 22: 21 )

    Sesuatu ajaran atau kitab dikatakan PALSU, bila isinya BERTENTANGAN dengan Alkitab, yang adalah induk dari segala Kitab Suci.

    Contoh :

    Menurut Alkitab, Yesus mati disalib, untuk MENEBUS dosa manusia, dan membawa KESELAMATAN bagi manusia.

    Yesus berkata :

    Matius 26:28
    Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.

    Dan dijelaskan oleh Paulus :

    Efesus 1:7
    Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,

    Jadi ajaran Yesus dan Paulus tidak bertentangan...!!

    Justru yang bertentangan itu adalah Qoran (ALKITAB PALSU) mengatakan : ia tidak disalib, tidak mati, digantikan oleh yudas (tanpa dalil yang jelas)..!!!

    Tul gak...????


  9. gravatar

    # by Nur Damia Qaisara - 13 Agustus 2016 20.50

    islam adalah agama yang benar. NABI DAN RASUL ADALAH UTUSAN ALLAH UNTUK MENYERU UMATNYA AGAR MENYEMBAH ALLAH SWT. IAITU TUHAN SEMESTA ALAM. TUHAN YANG SATU. JUMLAH NABI ADALAH RAMAI. DIANTARA NABI-NABI TERSEBUT KITA SEBAGAI UMAT ISLAM WAJIB PERCAYAI PADA 25 NABI/ RASUL BERMULA NABI ADAM SEHINGGA YANG TERAKHIR ADALAH NABI MUHAMMAD S.A.W. SELEPAS ITU TIADA LAGI NABI/ RASUL. DAN KITA ADALAH UMAT MANUSIA AKHIR ZAMAN SEBELUM TERJADINYA KIAMAT.

    DALAM 25 NABI/RASUL TERSEBUT, ALLAH SWT TELAH MENGUTUSKAN 4 KITAB KEPADA 4 ORANG DARI MEREKA IAITU:-
    1- NABI DAUD A.S = KITAB ZABUR
    2- NABI MUSA A.S = KITAB TAURAT
    3- NABI ISA A.S = KITAB INJIL
    4- NABI MUHAMMAD S.A.W = KITAB AL-ALQURAN.

    SEMUA NABI/ RASUL ADALAH MANUSIA YANG TELAH DIPILIH OLEH ALLAH SWT SEBAGAI UTUSAN KEPADA SEMUA MANUSIA UNTUK MENYEMBAH ALLAH SWT IAITU TUHAN KITA SEMUA YANG HANYA SATU.

    TENTANG KES NABI ISA ITU, SEBENARNYA YANG DI SALIB BUKANNYA NABI ISA TAPI ADALAH SEORANG PENENTANG NABI ISA YANG TELAH DISERUPAKAN MUKANYA SEPERTI NABI ISA. NABI ISA TELAH DISELAMATKAN OLEH ALLAH DENGAN DILANGITKAN KE LANGIT DAN AKAN KEMBALI KE AKHIR ZAMAN UNTUK MENGEMBANGKAN AJARAN ISLAM YANG DI BAWA OLEH NABI MUHAMMAD. TURUNNYA NABI ISA SEBAGAI SALAH SATU TANDA-TANDA BESAR KIAMAT. NABI ISA AKAN MEMBUNUH DAJAL DAN MENGEMBANGKAN ISLAM SEPERTI MANA YANG PERNAH DILAKUKAN OLEH NABI MUHAMMAD S.A.W. PADA MASA ITU NABI ISA BUKAN LAGI SEBAGAI NABI/ RASUL DISEBABKAN TIADA LAGI NABI/RASUL SELEPAS NABI MUHAMMAD SAW. KERANA NABI MUHAMMAD TELAH TERMAKTUB SEBAGAI NABI/ RASUL TERAKHIR. OLEH ITU NABI ISA PADA KETIKA ITU ADALAH SEBAGAI SEORANG ISLAM DAN PENGIKUT/ PENGEMBANG KEPADA APA YANG TELAH DISAMPAIKAN OLEH NABI MUHAMMAD SAW.

    NASIHAT SAYA, KITA SEBAGAI ORANG ISLAM HENDAKLAH SENTIASA BERIBADAH DAN MENGABDIKAN DIRI KEPADA ALLAH.IMBANGKAN AKAN KEHIDUPAN DI DUNIA DAN AKHIRAT
    IBARAT: MELAKUKAN IBADAH SEOLAH AKAN MATI PADA BESOK HARI, DAN BEKERJA IBARAT AKAN HIDUP SERIBU TAHUN.
    HARUS KITA SEBAGAI UMAT ISLAM INGAT, BAHAWA INI HANYALAH KEHIDUPAN YANG SEMENTARA. AKHIRAT ADALAH YANG KEKAL ABADI. JANGAN LUPA SOLAT 5 WAKTU. KERANA ITU TIANG AGAMA. BILA KITA MATI BESOK SOALAN YANG UTAMA DI TANYA ADALAH SOLAT!!!!. DAN JAUHKANLAH DIRI DARI MELAKUKAN PERKARA-PERKARA MUNGKAR. BANYAKKAN BERSEDEKAH KERANA ITU YANG DAPAT MEMBANTU KITA KELAK. MEMANG ORANG ISLAM AKAN MASUK SYURGA AKHIRNYA. TETAPI LARAT KE KITA AKAN MERENGKOK DALAM NERAKA DENGAN TERLALU LAMA??? FIKIRKANLAH BAHAWA SEHARI DI BUMI ADALAH SERIBU TAHUN DI AKHIRAT!!!

    BAGI YANG BUKAN ISLAM, MAKA SEBELUM MENGHEMBUSKAN NAFAS TERAKHIR INI, ALLAH SWT ITU MASIH MEMBERI RUANG UNTUK ANDA MENCARI KEBENARAN. SEKARANG SEMUA TELAH ADA DI DEPAN MATA,

  10. gravatar

    # by Nur Damia Qaisara - 13 Agustus 2016 21.00

    KISAH PARA NABI/ RASUL BUKANNYA CERITA DONGENG ATAU MITOS. TETAPI ITU ADALAH KISAH BENAR. ALLAH SWT ITU AMAT BERKUASA.MAKA DIA BOLEH BERBUAT APA SAHAJA PADA HAMBANYA. ALLAH TELAH MENGANUGERAHKAN NABI/ RASUL DENGAN MUKJIZAT. MUKJIZAT YANG DIBERI ITU ADALAH BUKTI BAHAWA BETAPA BESARNYA KUASA ALLAH SWT IAITU TUHAN SEMESTA ALAM. KITA SEBAGAI HAMBANYA ADALAH HANYA SEORANG INSAN KERDIL YANG MENUMPANG HIDUP DI BUMI MILIKNYA.

  11. gravatar

    # by Nur Damia Qaisara - 13 Agustus 2016 21.15

    Bagi yang islam banyakkan beribadah kepada allah dan melalukan kebaikan selagi kita hidup ini. Jangan terlalu mengejar harta dunia sehingga kita melupakan akhirat. Imbangkan antara kehidupan dunia dan akhirat agar kita berjaya menjadi manusia yang berjaya hidup. Hidup secara besederhana. Jika anda seorang yang kaya, nasihat saya gunakan harta yang dimiliki ke arah kebaikan dan banyakkan bersedekah dengan niat kerana Allah. Allah itu maha penyayang dan sentiasa menerima taubat dari hambanya yang ingin berubah ke arah kebaikan. Allah itu maha memahami maka,jika inginkan sesuatu berdoa lah terus kepadanya. Jangan menzalimi orang lain, kerana doa orang yang teraniaya itu akan makbul meskipun orang yang teraniaya itu adalah orang non-muslim. Kalau berhutang hendaklah membayar hutang itu, walaupun anda berhutang dengan non muslim pun maka, anda wajib bayar hutangnya. Sebab Allah itu tidak suka kita menganiaya makhluknya.

    Buat non muslim pula, segera mencari kebenaran sebelum mati. Kerana bila telah mati akan tertutup segalanya. INGAT, BAHAWA KITA HANYA HAMBANYA.